
setelah mengakhiri panggilan dari sahabatnya tangis himma semakin menjadi jadi.
" kuatkan hamba ya Allah...kuatkan hamba...." katanya disela isakan
iklas.......
mungkinkah dia akan iklas dengan ini semua
kenapa semakin dia ucapkan kata " iklas" semakin dalam pula perih yang dia rasakan.
dalam tangisannya ia ingat akan mimpinya beberapa hari yang lalu.
ya mimpi tentang gamisnya yang diminta oleh sang sahabat.
apakah ini arti dari mimpi itu.......?
ya gamis itu adalah gambaran dari Gus Rohman yang telah berjanji akan melamarnya namun tanpa disangka saat ini telah menjadi suami orang yang telah mengambil gamis himma dalam mimpi.
ya setelah mengerti jika dia sudah pernah mendapat peringatan dari mimpinya itu kini himma sudah terlelap.
*
*
*
__ADS_1
malam telah datang selesai makan malam keluarga besar Gus Rohman telah undur diri dari kediaman keluarga ulfa.mereka meninggalkan sang pengantin dengan berbagai nasehat.
setelah mengantar kepergian keluarganya Gus Rohman bergegas masuk ke dalam kamar sang istri namun setelah sampai didalam kamar Gus Rohman tak mendapati Ulfa dikamar.ia pun mendekati pintu kamar mandi dan menempel kan telinga disana.terdengar gemericik air didalam sana .ia pun yakin jika gadis yang beberapa jam lalu telah sah menjadi istri nya itu sedang ada didalam.
Gus Rohman menyandarkan tubuhnya didinding sebelah pintu kamar mandi.tampak beberapa kali dia menghirup nafas dalam-dalam dan menghembuskan nafas pelan.ia berharap kegiatannya itu dapat mengurangi sesak didadanya.
ia pejamkan mata menata hatinya untuk menunggu sang istri keluar kamar mandi.
hatinya bergetar bukan karena gugup dengan "malam pertama" melainkan gugup karena ia akan bicara terus terang tentang hatinya.mungkin akan sakit diawal daripada lebih menyakitkan nanti kedepannya.
krekk........
terdengar suara pintu kamar mandi terbuka.
membuat dia membuka mata, perlahan dia menoleh.
sontak Ulfa kaget mendengar suara yang tiba tiba.
" udah wudhu sekalian...?" tanya Gus Rohman lagi.
karena gugup Ulfa menjawab pertanyaan itu hanya dengan menganggukkan kepala.
" baiklah ,jangan sholat dulu tunggu aku.kita sholat berjamaah." katanya seraya masuk kedalam kamar mandi
pintu kamar mandi tertutup pelan.
__ADS_1
Ulfa duduk didepan cermin sambil memegang dadanya.
gugup tentu saja.....
ia membayangkan pria yang masuk ke kamar mandi tadi memegang kepalanya yang masih menggunakan jilbab instan berwarna pink itu dengan perlahan sambil merapatkan doa pengantin baru lalu dibuka jilbabnya dengan perlahan.setelah jilbab terbuka sempurna sang pria tersenyum meraih dagunya dengan lembut dan menempelkan bibir tebal itu kebibirnya ,mengecupnya berkali kali lalu ********** perlahan setelah puas menikmati ******* dibibirnya kini ciuman itu beralih ke leher
".ehm....Gus.... "suaranya mendesah.
lama ciuman itu masih bersarang dilehernya sesekali terasa hisapan hisapan kecil disana.
" ASTAGHFIRULLAH....." serunya mengakhiri bayangan itu ketika terdengar suara pintu kamar mandi terbuka
" gila " batinya dengan pipi bersemu merah.
Ulfa merutuki dirinya dalam hati
bagaimana pikirannya bisa membayangkan macam itu.setan mana yang telah merasuki pikiran nya.
" ehm....kita sholat dulu setelah itu aku ingin bicara penting " kata Gus Rohman sambil menggelar dua sajadah satu untukny dan satu untuk sang istri.
" iya ...! " kata Ulfa canggung dan segera menempati sajadah yang sudah disiapkan suaminya itu....
" oh.....So sweet batin Ulfa ." ia pun tersenyum
setelah selesai sholat isya berjamaah dilanjutkan dengan dzikir dan berdoa.
__ADS_1
selesai mengucapkan amiiinnn Gus Rohman menghadapkan tubuhnya kehadapan Ulfa.disodarkan tangganya kepada istrinya.sang istri pun meraih tangan itu dan mencium punggung tangan sang suami dengan takzim.