Gus ROKHIM,Sang Penutup Luka

Gus ROKHIM,Sang Penutup Luka
EPISODE 138


__ADS_3

Setelah mendapatkan maaf dari keluarga Gus Rokhim Tuan Lexi berpamitan untuk pulang,tapi papa Ahmad memintanya ikut makan siang bersama.


Tuan Lexi pun tak bisa menolak permintaan dari keluarga Gus Rokhim.Sambil menunggu Mama Humaira,Umi serta Ulfa memasak para lelaki itu pun mengobrol santai kecuali Gus Rokhim yang ijin untuk membawa Himma ke dalam kamar agar himma bisa beristirahat walau hanya sebentar, sedangkan dirinya ingin membersihkan diri maklumlah selama seminggu ini dia hanya berwudhu saja di dalam penyekapan Tuan Lexi.


Didalam kamar Gus Rokhim memeluk Himma dengan penuh kasih sayang,penuh kerinduan dan penyesalan


" Sayang,maafkan aku." kata maaf tak pernah bosan dia ucapkan kepada istrinya itu.


Himma yang masih betah ada didalam pelukan Gus Rokhim tersenyum.


" Iya mas ,berapa kali lagi mas akan meminta maaf padaku, aku merasa lebih baik saat ini mas karena ada mas disisiku.mas tau gak aku sangat frustasi kemarin waktu mas menghilang.Aku takut mas tidak kembali." Ucap Himma.


" Ya sayang aku paham dengan apa yang kamu rasakan.Maaf ,maaf maaf aku tak peduli harus berapa kali aku meminta maaf kepada mu sayang."


" Sudahlah lebih baik mas mandi sekarang,mas bau banget nih." Goda himma


" Biarin bau toh kamu nempel terus dari tadi hmm." Gus Rokhim tak mau kalah

__ADS_1


" Habis kangen banget tau !" Manjanya Himma membuat Gus Rokhim sangat gemas hingga diangkatnya tubuh Himma dan membawanya kedalam kamar mandi.


" Mas...aku sudah mandi loh.!" pekik himma terkejut.


" Mandiin aku sayang....!" Gus Rokhim terkekeh


Setengah jam mereka habiskan didalam kamar mandi.Saling bercanda dan menggoda tapi hanya Gus Rokhim yang menggoda bukan himma.


Akhirnya mereka pun Keluarganya kamar mandi dengan himma yang cemberut pasalnya suaminya itu telah membasahi tubuhnya agar himma ikut mandi juga.


" Habis mas jail sih " Gerutu Himma


" Maaf sayang,aku juga kangen banget sama kamu jadi pengen mandi bareng.Ya udah ayo cepat ganti baju, habis itu kita ikut makan siang bersama yang lain." Gus Rokhim mencarikan pakaian buat himma.Aktifitas yang sangat dia rindukan beberapa hari ini.


Setelah itu mereka pun keluar kamar dengan penampilan yang sudah segar.


Bahkan himma yang beberapa hari yang lalu terlihat pucat pasi kini sudah tampak segar dengan aura kebahagiaan di wajahnya.

__ADS_1


Tampak dirinya lebih semangat untuk hidup.matanya yang sayu kini tampak bersinar.Ditambah lagi saat ini dia menggunakan gamis berwarna Peach dengan motif bunga serta jilbab polos berwarna senada dengan gamisnya,sungguh himma tampak anggun dan sangat elegan.Senyuman dengan lesung pipi menambah aura kecantikan dari dalam dirinya.


Tuan Lexi melihat Himma yang sedang digandeng oleh Gus Rokhim merasa jantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya.


*******


Setelah makan siang bersama dengan keluarga Gus Rokhim Tuan Lexi pun akhirnya undur diri.


"Shiitt....." Umpat tuan Lexi ,Umpatan itu membuat Sopir serta anak buahnya yang ada didalam satu mobil dengannya merasa heran


Ada apakah gerangan dengan Tuan mereka itu


Tuan Lexi memejamkan matanya,lalu menghela nafas mencoba menepis bayangan Himma dari dalam otaknya.


Entah pesona apakah yang dimiliki Himma , sehingga bisa membuat seorang Pria macam Tuan Lexi ini begitu terpesona dengannya.


Padahal Himma bukanlah wanita yang luar biasa cantik, kecantikan wajahnya bisa dikatakan standar.Bahkan jika dibandingkan dengan calon istri dari Tuan Lexi , kecantikan Himma jauh dibawah wanita itu.

__ADS_1


__ADS_2