Gus ROKHIM,Sang Penutup Luka

Gus ROKHIM,Sang Penutup Luka
BAB 30 # MENJADI OBAT


__ADS_3

" biarkan saya yang menjaga himma disini...!" kata Gus Roy tiba tiba


" maksudnya.....?" tanya himma bingung


" om Tante saya sudah tau semuanya dari Kana." kata Gus Roy


" maka dari itu saya bersedia untuk menjaga dan merawat himma disini." kata Gus Roy lagi


" om tau kamu seorang dokter tapi kalau kamu harus merawat dan menjaga himma selama 24 jam apakah tidak menimbulkan sesuatu nantinya apalagi kalian bukan mahram." tegas papa.


" om Tante...".jeda Gus Roy nampak gugup


" apakah om dan Tante merestui saya jika saya ingin menikah dengan himma saat ini juga....?"tanya Gus Roy


meski terkesan tak masuk akal Gus Roy memberanikan untuk memohon restu kepada kedua orangtua himma.


papa dan mama himma nampak bingung dengan pertanyaan Roy yang seolah-olah sedang melamar putrinya itu

__ADS_1


apalagi himma


" whaaa haa.....ha....." himma tertawa keras


" apa maksudmu kak .....?" tanya himma kepada Gus Roy tak mengerti apa maksud dari perkataan Roy


meminta restu untuk menikah saat ini juga tentu saja konyol.


" bukan kah jika saya dan himma menikah tak akan ada yang perlu dikhawatirkan.".tanya Gus Roy tegas


" Roy kamu serius...?" tanya kana


selain pandai Roy adalah orang yang sangat bertanggung jawab Kana yakin jika himma bersama Roy dia akan bahagia.


sebenarnya dulu Kana ingin menjodohkan himma dengan Roy namun setelah Kana tau jika adiknya itu menyukai Rohman kakak Roy niat itu dia batalkan.


" maksud kak Roy kita menikah agar kak Roy bisa merawat aku 24 jam gitu....?" tanya himma masih tertawa.

__ADS_1


" menikah itu bukan permainan kak.apa kakak tak tau itu......?.kak Roy jangan bercanda dong...! kata himma lagi


" him.... maaf kan aku ini serius niat aku ingin menikah dengan mu bukan karena itu......"


Gus Roy menghela nafas berharap agar rasa gugupnya berkurang


" sebenarnya aku mencintaimu himma.....!" lanjut Gus Roy tampak dahinya basah oleh keringat.bagaimana ia tak berkeringat ketika ia harus mengatakan apa yang selama ini dia tutupi.ia harus mengungkapkan kata cinta kepada himma sedangkan dia tau jika gadis itu tak mempunyai rasa yang sama dengan nya.


seketika suasana hening.bahkan himma sampai terlonjak kaget dengan pengakuan lelaki itu.himma benar benar tak menyangka jika lelaki yang dia kenal tanpa sengaja beberapa bulan yang lalu itu mencintai dirinya.


" himma ......" suara serak dari lelaki itu membuyarkan pikirannya


" sebenarnya sejak lama rasa ini ada dihatiku.tapi aku tak berani mengatakan kepada siapapun bahkan kepada Kana."


" him aku sakit saat melihat kamu terluka karena melihat pria yang kamu cintai bersanding dengan orang lain.lebih sakit lagi ketika aku tak mampu melakukan apapun untuk mu." Gus Roy berbicara dengan suara serak dan bergetar . sekuat hati dia menahan agar tangisnya tak pecah


" jadi tekadtku sudah bulat aku ingin kamu menjadi istri ku agar aku bisa menjadi penenangmu saat kamu gelisah,aku ingin menjadi obat saat kamu terluka.aku ingin menjadi kebahagiaan mu saat kamu sedih." kata Gus Roy menghapus air mata yang sudah tak mampu dia bendung.

__ADS_1


tangisnya pun pecah juga ia bukan menangis kerena sudah pasti akan ditolak namun dia menangis karena mengingat saat-saat himma terluka dan dia tak bisa berbuat apapun.


__ADS_2