Gus ROKHIM,Sang Penutup Luka

Gus ROKHIM,Sang Penutup Luka
BAB 129


__ADS_3

Malam telah larut terdengar sangat berisik karena hujan deras telah mengguyur sejak petang tadi ,udara semakin dingin.


Disebuah ruangan yang sempit dengan penerangan yang sangat minim.Duduk bersimpuh dilantai yang beralaskan tikar yang sangat tipis dan usang.Menengadahkan tangan memohon petunjuk dan perlindungan kepada Yang Maha sebaik-baiknya meminta perlindungan.


Kemarin ketika dirinya pulang dari rumah sakit untuk mengambilnya beberapa keperluan istri dan anaknya,saat ditengah jalan dilihatnya sebuah mobil Fan tengah menabrak pembatas jalan,karena kondisi jalanan sedang sepi dan tak ada yang menolong pengemudi itu Akhirnya Gus Rokhim menepikan mobilnya tapi naas setelah mobilnya sejajar dengan mobil didepannya itu mungkin karena tidak fokus Gus Rokhim malah menginjak gas sehingga mobilnya malah menabrak bagian belakang mobil yang sudah ringsek itu semakin ringsek.


Untunglah dirinya baik - baik saja.


Tapi beberapa detik kemudian dia mendengar suara jeritan seorang perempuan dari mobil didepannya itu, sehingga Gus Rokhim pun turun untuk memastikan keadaan perempuan itu.


Benar ternyata seorang wanita dengan pakaian ketat dan seksi terjebak didalam kursi kemudi.Sepertinya wanita itu terjepit.


" Ah Mr.Help me....!" pinta wanita itu.


Gus Rokhim pun menolong wanita itu dengan cara memecahkan pintu samping mobil berwarna merah itu.


Brak

__ADS_1


sampai empat kali tendangan baru pintu mobil itu berhasil dia lepas.Dengan cepat Gus Rokhim merangkul tubuh si wanita agar bisa keluar dari sana.Terlihat beberapa luka dikepala wanita itu.


Gus Rokhim tak memperdulikan darah yang mengenai bajunya yang dia pikirkan saat ini adalah menolong dengan cepat agar dia bisa segera kembali kerumah sakit dimana baby Akmal dirawat.


Tiba-tiba wanita itu muntah dan mengeluarkan busa dari dalam mulutnya.


" Huek ...huek....I will die...I Will die because you.Oh shitt." Wanita itu meracau tak jelas hingga akhirnya wanita itu pingsan.


" Hei Nona bangunlah." Teriak Gus Rokhim


Saat Gus Rokhim akan memasukkan wanita itu kedalam mobilnya,tiba - tiba datang dua buah mobil hitam dan berhenti tepat disamping mobil Gus Rokhim yang masih dalam posisi menabrak bagian belakang mobil merah milik wanita itu.


Mereka mendekati Gus Rokhim dan merebut wanita itu dari tangan Gus Rokhim.


" Syukurlah jika anda ke- "


Belum sempat Gus Rokhim melanjutkan ucapannya tiba - tiba sebuah Bogeman melayang di wajahnya.Tentu saja hal itu membuat Gus Rokhim tersungkur hingga tubuh terjatuh.

__ADS_1


Dugh...dugh...bugh...bugh...


Serangan bertubi-tubi membuat Gus Rokhim tak sadarkan diri.


Dan saat sadar Gus Rokhim pun tak tau dimana dirinya saat ini.Hanya sebuah ruangan yang sempit dengan lantai yang dingin dan hanya selembar tikar tipis dan usang sebagai temannya.


Saat pertama kali dia membuka mata dia bertanya Apakah saat ini dia ada dialam kubur.


Ternyata bukan dialam kubur karena perutnya berbunyi tanda dia sedang merasakan lapar sekarang.


Du sekap Ya Saat ini Gus Rokhim sedang di sekap disebuah ruangan yang dia sendiri pun tak tau dimana.


Niat hati ingin menolong malah membuatnya semakin malang.


Saat ini tubuhnya terasa remuk , semuanya terasa nyeri namun yang membuatnya semakin sedih adalah ketika dia mengingat Anak dan istrinya yang tentulah sedang menunggunya, apalagi saat ini anaknya sedang sakit.


Ya Hanya pertolongan dari Allah saja satu - satunya yang dia harapkan saat ini.Karena dia sangat yakin tak ada yang mustahil bagi- Nya.

__ADS_1


Gus Rokhim percaya Entah bagaimana pun caranya pertolongan itu pasti ada.


__ADS_2