
Tuan Lexi merasa sangat frustasi hanya karena bayangan Himma yang sedang tersenyum.
" Shitt " umpatnya lagi
" Himma...himma ..himma Am I fall in love with you,but It' s wrong." Gumamnya lagi
" Hello Mr Rokhim ,apakah anda sudah sehat...?" Tanyanya melalui sambungan telepon
" Maaf Tuan suami saya sedang mandi ,apa ada yang penting biar nanti saya sampaikan...?" Pucuk dicinta Ulam pun tiba ternyata yang bicara dengannya saat ini adalah wanita yang sedang menari - nari didalam benaknya
" Oh ,boleh kita ngobrol...?" Tanyanya sangat gugup
" Maksud anda ingin mengobrol dengan Sumi saya, bukankah sudah saya katakan jika suami saya sedang ada dijamahnya mandi.kalau penting dan mendesak silahkan anda sampaikan sekarang,tapi kalau tidak mendesak silahkan anda hubungi nomor ini sebentar lagi." Himma berbicara panjang tapi Tuan Lexi hanya diam ,pria itu ternyata sedang membayangkan jika saat ini himma sedang berbicara dihadapannya.
" Hallo Tuan...Hallo apa anda masih mendengar suara saya....?" tanya Himma karena tak mendengar respon apapun dari lawan bicaranya.
" Ehmm ,maaf ,saya masih mendengar suara anda.Kalau begitu tolong sampaikan pada Mr. Rokhim saya mengundangnya bersama dengan anda juga untuk makan malam di restoran Xx ,malam ini." Tuan Lexi sangat gelagapan.
" Oh baiklah nanti saya sampaikan Tuan ,kalau tidak ada yang ingin disampaikan lagi,saya matikan teleponnya dulu Tuan." Himma mencoba mengakhiri sambungan itu
__ADS_1
" Tolong jangan,jangan dimatikan dulu saya masih ingin mendengarkan suara Anda Nona !"
" Maksud anda Tuan." Tanya Himma bingung kenapa pula Tuan bule itu masih ingin mendengarkan suaranya
" Oh tidak ,tidak maksud saya baiklah." Akhirnya Tuan Lexi menyerah karena tak ada lagi alasan yang masuk akal.
Sambungan telepon itu pun terputus
" Crazy..." Umpatnya pada dirinya sendiri.
Tapi betapa senang dia karena akan bertemu dengan Himma nanti eh Mr Roy maksudnya.
".Siapa yang telepon sayang....?" Gus Rokhim yang baru saja keluar dari kamar mandi bertanya kepada Himma
" Oh Tuan Lexi mas ,Kita diundang makan malam di restoran Xx malam ini." Himma pun menyampaikan undangan dari tuan Lexi itu.
" Kamu mau ikut...?" Tanya gus Rokhim
" Emang boleh .Gak takut nih tuan Lexi suka sama aku....?" Goda himma padahal dia tak tau apapun tentang perasaan tuan Lexi terhadapnya.Himma hanya bermaksud bercanda untuk menggoda Suaminya itu.
__ADS_1
Gus Rokhim mendekat lalu memeluk agama himma sangat erat.
" Kalau memang dia suka sama kamu ,apa kamu mau dengan pria bule itu hmm...?" Godanya balik
" Mau tau aja atau mau tau banget ...?"
" Mau tau banget ...!" Gus Rokhim mencubit ujung Hidung himma karena gemas dengan wanita itu.
" Kalau aku juga mau gimana...?" Himma tersenyum jail
" Maka aku akan gila..." Jawab Gus Rokhim semakin mempererat pelukannya
Himma tertawa terbahak-bahak.
" Mas ,sayangku sama mas itu sangat besar ,maka tak akan ada lagi pria yang bisa membuatku tertarik.Mas Taukan aku pernah gila karena mas tak ada kabar " Ucap Himma lalu wanita mungil itu berjinjit untuk mengecup bibir suaminya.
" Terima kasih sayang ,I love you so much." mereka pun saling memeluk
Sungguh hal sesederhana ini bisa mempererat tali cinta dalam hubungan mereka.Yah mereka pasti akan menjadi gila jika mereka berpisah buktinya himma pernah mengalami hal itu.Dan hanya kedatangan Gus Rokhimlah yang membuat himma bisa sembuh seperti ini.
__ADS_1