
Malam ini setelah sholat isya himma meminta sang mama untuk menemaninya tidur dikamar.Himma tidur di pangkuan sang mama sambil mendengarkan sang mama berbicara.
" Sayang tak terasa ya kini kamu sudah menjadi istri orang.Rasanya baru kemarin kamu belajar berjalan,kamu belajar berbicara dan kata pertama yang kami ucapkan adalah Kakak, sampai - sampai mama dan papa merasa cemburu." Ucap mama mengingat masa kecil Himma sambil mengusap lembut rambut panjang sang Putri
" Roy adalah pria yang baik ,kau sangat berubah menjadi istrinya,dia sangat mencintaimu Himma.Jangan sekali - kali kamu melalaikan kewajiban mu sebagai seorang istri. Mama tak perlu menjelaskan panjang lebar kamu pasti tau apa kewajiban seorang istri terhadap suaminya.Jangan sekali - kali kamu mengumbar aib suamimu,jadilah pakaian untuknya." Mama menasehati Himma
" Do' akan Himma ya Ma ,do' akan aku supaya tetap menjadi istri yang baik ya ma.Karena doa mama dapat menembus langit." pinta himma sambil mencium telapak tangan mama.
" Mama selalu mendoakan yang terbaik buat kamu dan kakak - kakakmu sayang."
" Terima kasih Mama,aku sangat bersyukur bisa terlahir dari rahim seorang ibu yang luar biasa seperti mama." Himma berterima kasih kepada mama, matanya sudah berkaca - kaca sebagai seorang anak himma tentu sadar dia tak bisa membalas jasa ibunya ,hanya berdoa semoga keluarganya mendapatkan kebaikan dunia dan akhirat saja yang dapat himma lakukan.
__ADS_1
" Iya sayang,mama juga sangat bersyukur mempunyai putri seperti Himma." Mama mencium kening himma.
Mama menemani Himma dikamarnya Sampai putrinya itu terlelap.
seperti kemarin malam ini pun himma terbangun dan tak bisa tidur lagi dia menangis sendiri dikamarnya.Himma menangis karena rindu pada suaminya.Kalau kemarin dia bisa menahan rasa rindunya beda dengan malam ini rasanya dia sudah tidak tahan himma ingin sekali tidur dalam pelukan Gus Rokhim.
Begitu besar rasa rindunya kepada lelaki penutup luka hatinya itu.Tapi dia tak ingin menghubungi Gus Rokhim karena takut sang suami khawatir padanya.Himma semakin terisak kala Indra penciumannya menangkap aroma tubuh sang suami, semakin lama aroma tubuh Gus Rokhim semakin kuat menusuk hidungnya.Himma mencoba menepis,tapi dia begitu terkejut ketika sebuah sentuhan lembut dia rasakan di bahunya.
" Sayang ada apa hmm,Kamu nggak senang ada mas disini....?" tanya Gus Rokhim dengan lembut melihat ekspresi dari istrinya itu.Ya sosok itu memang nyata bukan khayalan himma .Gus Rokhim memutuskan untuk datang menemui himma karena dia pun merasa begitu rindu dengan istrinya ini.
" Mas....hiks...hiks...aku rindu kamu mas..." himma menghambur dalam pelukan sang suami setelah yakin jika sosok yang ada dihadapannya itu adalah benar - benar lelaki yang dia rindukan.
__ADS_1
" Mas lebih rindu sama kamu sayang." Gus Rokhim menghujani himma dengan ciuman
mencurahkan segenap rasa rindu yang mendera.
" I Miss you so much babe."
Gus Rokhim menghapus air mata di pipi Himma ,lalu mengecup kedua kelopak mata Himma dengan lembut kecupan itu turun kepipi lalu turun lagi dan sampailah pada bibir mungil berwarna pink kecupan demi kecupan dia layangakan pada bibir manis itu.
Sungguh rasa rindu yang mendera keduanya tak dapat terbendung lagi.Mereka melampiaskan rasa itu dengan saling ******* memberikan kenikmatan yang luar biasa serta membawa mereka mengarungi indahnya surga dunia dalam balutan cinta kasih yang tulus dari dalam hati.Cinta karena Allah Ta'ala.
Kenikmatan yang terbalut dalam hubungan sah dan halal, kenikmatan yang mendatangkan pahala yang besar.
__ADS_1
Mencintai Karena Allah bisa mengantarkan seorang muslim menuju syurgaNya , Mereka akan menempati derajat yang mulia segera dengan kedudukan pemimpin yang adil di dunia.