Gus ROKHIM,Sang Penutup Luka

Gus ROKHIM,Sang Penutup Luka
BAB 74.Merana


__ADS_3

Khusnul duduk disebuah Cafe yang ada didepan rumah sakit dimana Kana bekerja.Meski sedang patah hati dan merasa insecure dengan wanita bernama Himma tak bisa dipungkiri jika dia tak bisa menahan rindu terhadap lelaki yang dicintainya.


Khusnul melihat Kana turun dari sebuah mobil dan tersenyum kepada pegawainya rumah sakit yang ditemuinya.Senyuman yang begitu dirindukanya.


Jujur dirinya sedang merana saat ini,pria itu tak bisa digapainya.


" Merana ...kini aku merana kekasih tercinta sudah ada yang punya... sendiri kini tinggal aku sendiri yang tak mampu menggapainya." Lirih Khusnul.


Betapa malang nasibnya baru pertama jatuh cinta dia sudah merana seperti ini.Rasanya saat ini dia ingin sekali menghampiri Kana tapi dia sadar siapakah dia.Dia bukan wanita seperti Himma yang anggun dan lemah lembut perbandingan dia dan Himma sangat jauh dirinya adalah gadis bar-bar tak mengerti tentang agama.


Saat ini Khusnul sebenarnya butuh seseorang untuk mendengarkan keluh kesahnya ,tapi siapa dia tak punya teman atau siapapun yang bisa diajaknya curhat.


Saat dalam kebimbangan itu tiba - tiba dia ingat Mama Humaira,ibunda Dokter Kana,tapi apakah dia Harus kesana menanyakan perihal himma.


Ya ini tak bisa dibiarkan berlarut- larut.Dia harus tahu dengan pasti,jika memang Kana dan Himma adalah pasangan maka dia akan mengalah.Dirinya akan mundur cepat bukan mundur Alon - Alon.


Khusnul berdiri bersiap untuk meninggalkan Cafe dan pergi menemui Mama Humaira.Berharap dirinya masih punya kesempatan untuk mengejar sang pujaan hati.

__ADS_1


" Assalamualaikum..!" Khusnul mengucapkan salam


" Waalaikum salam..." terdengar suara seorang pria menjawab salam dari Khusnul.Beberapa saat kemudian pintu terbuka , muncullah sesosok Pria tampan menawan.


Khusnul melotot dalam benaknya bertanya - tanya mengapa dirumah ini ada pria - pria tampan....? Apakah rumah ini adalah rumah produksi pria tampan.Ya Khusnul terpesona dengan Gus Rokhim yang baru muncul dari dalam rumah.Ingat hanya terpesona bukan jatuh cinta,karena cintanya hanya untuk Dokter Kana seorang.


" Maaf adek cari siapa ya....?" Tanya Kana membuyarkan lamunan Khusnul


Khusnul gelagapan " ehmmm apa Tante Humaira ada dirumah...?" Tanyanya sambil mengerjabkan mata berkali kali.


" Oh cari Mama ,sebentar saya pangilkan dulu ya.!" Tanpa mempersilahkan Khusnul untuk masuk kedalam rumah,Gus Rokhim berbalik untuk memanggil ibu mertuanya.


" Eh ada Khusnul disini...." tiba - tiba Mama Humaira sudah duduk di Kursi yang ada disamping Khusnul.


" Ehmm iya Tante,aku datang lagi kesini....!" Jawab Khusnul menutupi rasa kagetnya karena dia tak menyadari kehadiran Mama Humaira.


"Ayo kita masuk sayang....!" ajak Mama Humaira kepada Khusnul.

__ADS_1


" Iya , Makasih Tante...!" Khusnul mengikuti Mama Humaira masuk kedalam rumah.


" Duduk sayang....!" Perintah Mama.


Khusnul merasa sangat senang bisa bertemu dengan Mama Humaira sosok wanita yang lembut,hangat dan bijaksana.


" Ehm Tante yang tadi itu si..."Khusnul ingin bertanya pada Mama Humaira tentang Pria yang ditemuinya tadi tapi sebuah suara benda jatuh dari arah dapur menghentikan pertanyaan nya.


Prank....


Mama langsung berlari kearah dapur untuk melihat apa yang terjadi disana .


" Astaghfirullah...Himma...sayang..." pekik Mama melihat himma sudah terbaring di lantai dan terdapat pecahan gelas berserakan di dekatnya.Ya Himma pingsan saat dia ingin mengambil air putih sehingga gelas di tanganya pecah karena jatuh ke lantai.


" Roy...Himma Roy...Himma pingsan." teriak Mama memanggil Gus Rokhim.


Gus Rokhim yang berada kamarnya pun segera Keluar.

__ADS_1


" Astaga sayang.....kamu kenapa...?" Pekik Gus Rokhim sambil mengangkat tubuh Himma dari pangkuan Mama.Gus Rokhim membawa himma masuk kedalam kamar dan membaringkan sang istri yang tak sadarkan diri diatas ranjang.Lalu menghubungi salah satu dokter umum yang dikenalnya di kota ini.Gus Rokhim meminta dokter kenalan nya itu untuk datang dan memeriksa himma.


Khusnul hanya bengong melihat kejadian itu dia dibuat bingung kenapa semua orang memanggil Himma dengan panggilan sayang,Lalu siapakah sebenarnya Himma.


__ADS_2