
" Wahai orang-orang yang beriman iman apabila kamu hendak melaksanakan sholat maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku dan sapulah kepalamu dan ( basuhlah ) ke dua kakimu sampai kedua mata kaki jika kamu junub maka mandilah." ( Q.S Al - Maidah .Ayat 6.
" Sayang ...ayo bangun ! " Gus Roy membangunkan himma dengan lembut.Namun setelah beberapa kali di panggil himma masih asik terbuai dalam mimpinya.Akhirnya mata himma perlahan terbuka setelah merasaka ada yang menggigit bibir bawahnya.
" Mas ....! " seru himma lirih dengan suara serak khas bangun tidur.
" Maaf ya gara - gara mas adek jadi kelelahan." ucap Gus Roy membelai pipi himma.
" Ayo mandi setelah itu kita sholat malam.!" tanpa menunggu jawaban himma Gus Roy mengangkat tubuh mungil himma menuju kamar mandi.
" kenapa kakak suka sekali menggendong aku sih....? " tanya himma di dalam gendongan suaminya.
" Entahlah suka saja...! " jawab Gus Roy enteng.
__ADS_1
Mereka pun mandi junub bersama dengan air dingin.Namun kedua orang yang sedang bahagia itu tak merasakan dingin yang menusuk karena mereka sudah terbiasa menyentuh air pada dini hari.
Setelah sholat malam Himma langsung dengan kegiatan rutinnya yaitu menghafal ayat-ayat di dalam Al Qur'an dengan dibimbing suaminya. yang ternyata Gus Roy juga seorang penghafal Al-Qur'an.Entah kebaikan apa yang pernah orang tua himma lakukan sewaktu himma masih didalam kandungan sehingga saat ia bisa dinikahi oleh seorang Pria ya katakanlah sempurna. sudah Tampan , mapan ,baik sabar ,penyayang dan yang paling utama Sholeh nya Mak ........ ( sungguh definisi suami impian....wkwkw)
Bila saat ini Himma sedang bahagia karena ia tengah menikmati benih cinta yang sedang tumbuh subur dan sedang mekar- mekarnya.
Di tempat lain kini ada Seseorang yang hampir putus asa karena penantianya selama hampir satu tahun belum juga ada perkembangan .Dia adalah Ulfa sahabat himma di pesantren yang telah menikah dengan Gus Rohman kakak kandung Gus Rokhim suami himma.Gus Rohman adalah seseorang yang tanpa sengaja telah menorehkan luka dihati himma.
Malam ini Ulfa tengah duduk termenung sendiri didekat jendela kamarnya tatapanya kosong.Ia merasa putus asa dan ada keinginan untuk menyerah seolah kesabarannya sudah hampir habis dalam menunggu benih - benih cinta untuknya tumbuh dihati suaminya.Meski Gus Rohman memperlakukan Ulfa dengan baik selayaknya seorang istri tapi hati Gus Rohman bukan untuknya.
Sekelebat bayangan himma tersenyum dan memberikan semangat kepadanya datang dibenaknya.Ya biasanya disaat seperti ini himma lah tempatnya berbagi cerita, himma lah orang yang selalu membuat Ulfa kembali bersemangat saat ia merasa lelah.
" Himm kamu dimana....? " lirihnya
__ADS_1
Ya Ulfa belum tau dimana himma sekarang bahkan dia juga belum tau jika saat ini mereka adalah ipar.Memang tak banyak orang yang tau perihal pernikahan himma dan Gus Roy hanya keluarga himma serta Abah dan umi saja saat ini yang tau.Abah dan Umi sengaja tak merahasiakan itu dari Gus Rohman dan Ulfa karena mereka khawatir dengan kondisi hati Himma dan Gus Rohman.Biarlah seperti ini sampai semuanya kembali tenang.
" Assalamualaikum." seseorang mengucap salam dan masuk ke kamar dimana Ulfa berada.
" Waalaikum salam sudah pulang Gus." Jawab Ulfa sambil berjalan mendekati Gus Roy yang baru saja masuk lalu meraih tangan lelaki itu dan mencium punggung tangannya.
" Sudah makan ....?" Tanya Ulfa berusaha tersenyum meski hatinya tak ingin.
" Belum kamu sendiri sudah makan....?" tanya Gus Rohman sambil melepas baju Koko yang ia kenakan.
" Belum aku nunggu Gus.." Kata Ulfa
" Ya sudah aku ganti baju dulu .Habis itu kita makan bareng Abah sama Umi." kata Gus Rohman sambil berlalu meninggalkan Ulfa
__ADS_1
" Ya...Allah tambahkanlah stok kesabaran dalam diri hamba...." mohon Ulfa