
" Sayang....." Tanpa Himma sadari Gus Rokhim sudah memeluknya dari belakang.Himma tersenyum dia merasa sangat nyaman diperlakukan seperti ini oleh suaminya,himma merasa disayangi.
" Apa yang adek lihat hmm....?" Tanya Gus Rokhim
Himma menunjuk fotonya yang menempel ditembok itu.
" kenapa ada aku disini dan sejak kapan ...?" tanya himma
" kamu ingat Tyan...?"
Himma mengangguk." Nah setelah pertemuan kita waktu itu aku melihat kamu sedang makan bersama temanmu di Warteg depan toko buku." Gus Rokhim semakin merapatkan pelukannya dan menciumi kepala istrinya yang masih terbalut jilbab syar'i berwarna tosca.
__ADS_1
" Sejak saat itu aku sudah berharap kaulah jodohku sayang, setiap selesai sholat dan berdzikir aku selalu meminta kepada Allah agar kelak kau jadi istriku.Dan ternyata Allah mengabulkannya."
" lalu bagaimana perasaan mas ,ketika tau tentang aku dan Kak Rohman....?'" Himma ingin tau bagaimana perasaan suaminya kala itu.
" Sedih, sedih banget, aku gak bisa membayangkan seandainya takdirmu adalah abangku.Tapi aku lebih sedih lagi saat tau kau sangat terluka,maka dari aku segera melamar mu waktu itu agar aku bisa merengkuh dirimu dan membawa mu kedalam pelukanku." Gus Rokhim menjelaskan semuanya tentang perasaanya terhadap wanita yang kini telah sah menjadi istrinya itu.
Himma melepaskan pelukan suaminya itu dan berbalik lalu dia naik dan berdiri diatas kasur.Dia lalu merentangkan tangannya agar suaminya itu masuk kedalam pelukannya.
" Biasanya kan mas yang peluk aku,sekarang biar aku yang peluk mas sebagai ungkapan rasa bahagia dan rasa cintaku pada mu mas.Bimbinglah aku supaya aku bisa jadi makmum yang baik dan menjadi jalanmu menuju syurga ." ucapnya sambil berkaca - kaca.Di balik luka yang pernah dia rasakan karena ditinggal menikah oleh Gus Rohman ternyata Allah telah mempersiapkan seseorang yang amat mencintainya.
Himma merasa bersyukur hubungan mereka bisa menjadi Sakinah ,Mawadah dan Warohmah.Semoga mereka berdua bisa melewati semua cobaan dan ujian didalam rumah tangga mereka, bukankah tidak ada kehidupan yang bebas dari cobaan dan ujian.
__ADS_1
Gus Rokhim mata Gus Rokhim membulat sempurna saat dia merasakan bibir himma telah mendarat dibibirnya tak mau melepaskan kesempatan itu dia dengan semangat segera menyesap bibir mungil milik istrinya itu.Himma melingkarkan kedua tangannya dileher sang suami.Ciuman itu semakin lama semakin panas hingga membangkitkan gairah Gus Rokhim.Tangan Gus Rokhim sudah menjalar kemana - mana dia menyibak Gamis Himma dari bawah berharap bisa segara meraba paha mulus milik istrinya itu namun dia harus sedikit bersabar ternyata paha mulus yang ia bayangkan bisa dengan cepat dijamahnya itu masih terbungkus oleh celana legging panjang.
Meski sedikit kecewa namun dia masih mencoba membuka penghalang itu dengan sangat lembut.Setelah berhasil membuang celana legging himma Gus Rokhim mengangkat kaki himma untuk dilingkarkan di pinggangnya setelah itu dia membawa tubuh himma menuju kearah sofa.Himma melepaskan pagutan mereka dia mengerutkan dahinya.Belum sempat bertanya apa yang diinginkan oleh suaminya itu bibirnya sudah diserang oleh pagutan lembut namun menuntut .Sambil menyerang bibir sang istri tangan Gus Rokhim menurunkan resleting gamis bagian dada Milik Himma.Himma menahan desahannya ketika ciuman suaminya turun di leher lalu semakin turun hingga sampailah ciuman itu di sebuah tempat lembah yang membuat sipemilik jadi merem melek.
Bisa dibayangkan apa yang terjadi dengan mereka selanjutnya.Sofa dikamar mantan bujangan itu kini bisa menyaksikan kegiatan panas pasangan yang telah sah dimata Tuhan.Bahkan kegiatan panas ini akan dinilai ibadah dengan pahala yang sangat besar.
" Faster sayang ,lebih cepat." dengan sedikit mendesah Gus Rokhim meminta himma yang ada di pangkuannya bergerak lebih cepat.Awalnya himma masih kaku tapi dia bisa belajar dengan cepat sehingga dia tau apa yang diinginkan sang suami.
Himma ambruk didada sang suami, dengan nafas ter engah - engah Sepertinya himma sudah meledak sudah meledak.Merasa sang istri sudah puas kini sang Gus membalik posisinya dengan mengungkung tubuh sang istri.Dia melanjutkan kegiatan panasnya dengan posisi dia berada diatas himma.
" Alhamdulillah.... Terimakasih sayang....kau memang hebat." bisik nya lalu mengangkat tubuh sang istri kedalam kamar mandi dan mereka pun mandi bersama.
__ADS_1