
Sesungguhnya Allah berkata " Aku sesuai prasangka hamba- Ku kepada - Ku dan aku bersamanya apabila ia memohon Kepada- Ku.( H.R . Muslim)
Apapun yang terjadi apapun kondisi saat ini, Yakinlah itu yang terbaik buat kita menurut Allah.
Percayalah Allah telah menyediakan jalan terbaik untukmu. Doalah dan carilah ridhonya tanpa henti.
Hasbunallah wanikmal wakill.
Cukuplah Allah menjadi penolong bagi kami dan Dialah sebaik-baik pelindung.
Gus Rokhim hanya bisa berdzikir dan berdoa serta yakin akan ada jalan baginya untuk keluar dari tempat ini.
" Hei you, makanlah apa kau tak lapar sejak kemarin aku lihat kau tak makan." Terdengar suara seseorang yang sedang membuka pintu.
" Tuan boleh saya minta tolong, tolong sampaikan kepada tuan Anda saya ingin bicara secara langsung kepadanya untuk meluruskan masalah ini.Setidaknya dia harus mendengarkan lebih dulu penjelasan dari saja." Gus Rokhim berusaha untuk membujuk orang yang telah menyekapnya selama ini lewat anak buahnya
__ADS_1
Orang itupun hanya mengernyitkan dahi lalu memindai Gus Rokhim berusaha mencari sesuatu agar dia bisa percaya seratus persen dengan tawanannya itu.
" Oke ,aku akan mencobanya tapi jika tuan ku tidak mau aku tak bisa berbuat lebih." Dan pada Akhirnya entah karena apa lelaki itu pun setuju
" Terima kasih Tuan, saya tidak akan pernah melupakan kebaikan anda ini." Gus Rokhim akhirnya bisa bernafas lebih lega dari sebelumnya
Dan percayalah bahwa pertolongan Allah itu nyata
Dua jam usai sholat Maghrib Gus Rokhim yang masih betah berdzikir itupun mendengar pintu ruangannya dibuka.
" Anak buah ku bilang Anda mau menjelaskan tentang kejadian ini.Apakah anda ingin mengatakan jika ini semua bukan salah Anda...?"
" Apakah Anda tau wanita yang anda jebak itu adalah calon istri saya dan saat ini dia sedang meregang nyawa dirumah sakit." Orang itu pun berkata dengan suara yang keras.Nampak kemarahan dari nada bicaranya
" Lalu apa pembelaan anda bisa saya percaya...?" tanyanya lagi
__ADS_1
Mendengar cercaan dari orang itu Gus Rokhim tetap tenang tak ada keraguan dihatinya karena dia memang tidak bersalah,saat itu Gus Rokhim memang berniat untuk menolong tidak lebih.
" Tuan sebelum saya berbicara saya bersedia bersumpah demi Tuhan saat itu saya hanya ingin menolong calon istri Anda." Lalu Gus Rokhim pun menceritakan semuanya tanpa ada yang dia tutupi
" Apa saya bisa percaya kepada Anda...?" Tanya pria bule itu ragu akan penjelasan dari Gus Rokhim
" Saya siap menerima konsekuensinya jika saya berbohong Tuan." Gus Rokhim tak main-main
" Jika Anda masih saja tidak percaya kepada saya ,saya hanya minta satu hal sebelum saya mempertanggung jawabkan kesalahan meski kesalahan itu bukan berasal dari saya.Tuan Ijinkan saya melihat kondisi anak dan istri saya setelah itu semua terserah Anda." Ucap Gus Rokhim mantap dia tak perduli dengan dirinya sendiri yang dia pedulikan hanya Keluarganya.
" Baiklah saya mengijinkan anda melihat keluarga anda, tapi saya harus ikut dengan Anda." Tawar pria itu.
" Alhamdulillah, terimakasih tuan ." Ucap Gus Rokhim.Sunguh dirinya saat ini tidak sabar ingin memeluk dia orang kesayangannya itu.
Tak peduli lagi dirinya akan dimaki sebagai ayah serta suami yang tak bertanggungjawab pergi tanpa pamit disaat anak serta istrinya sangat membutuhkan kehadirannya.
__ADS_1