Imram Dan Arul Serta Tim Solidku

Imram Dan Arul Serta Tim Solidku
Bab 100. Kota ku, sangatlah Makmur Dan Sentosa.


__ADS_3

Hai My Readers 🥰🥰❤️ Saat ini Author sudah Alhamdulillah bisa penulisan sampai bab ke 100. Semoga selalu terhibur My Readers ku yang baik, dan penyayang 🥰🥰 dan selalu setia membaca karyaku.


Jangan lupa yah, vote dan like nya juga dan komentarnya juga yah. 🙏🙏🙏🙏


Maaf yah 🙏🙏🙏 Jika ada penulisan yang membuat My Readers 🥰🥰 kurang berkenan, semoga penulisan berikutnya lebih sesuai harapan lagi.🙏🙏


Love Love You All ❤️❤️🥰🥰"


Lanjut Bab 100.


Andre dan Sandi saling berpandangan.


"Iwan kamu khan sudah pacaran dengan Indah tetangga ketiga bidadari Syurga itu, jadi kamu tak usah ikutan dong "


"Enak saja kalian, Apa kamu tak tahu, aku adalah Play Boy paling tampan di SMAN 4. ?Jelaslah aku ikutan lah, masalah Indah gampang aku putusin, selain Indah masih ada


juga kok, tiga pacar ku yang lain."


"Dewa...dewa....namamu tak sesuai akhlak mu."


Kata Irfan, yang di dukung teman yang lain.


"BEEEETUUUL ITUUU...!!!"


"Aaaaahhh bodoh amaaat barang bagus kok, mau di lewatkan. Apalagi Amira itu, dia sangat cantik, rasanya ingin menghisap bibirnya yang sangat indah itu."


Yang lain pun, langsung menower kepala Iwan.


"Huuuuuhhh....dasar mesuuuum....!!!"


Mereka tak tahu kalau di dalam hati Andre. begitu sakit mendengar kata - kata Iwan, yang melecehkan Amira, rasanya Andre tak bisa menerimanya. Tapi dia hanya bisa diam seribu bahasa. Sejak melihat Amira pertama kali nya, yang sedang memakai baju kuning, waktu turun dari mobil keluarganya. Hatinya juga berdetak kencang.

__ADS_1


"Apakah aku menyukai gadis itu, tapi bagaimana dengan Nirmala, dia masih mengharapkan aku, walau aku sudah putus, karna dia berselingkuh dariku, waktu aku pergi ke Jakarta.


Memang alasannya katanya, karna dia pikir aku tak pulang lagi. karna mendaftar tentara dan dia berpacaran dengan orang yang katanya mirip juga denganku. Kata orang sih, mirip denganku tapi aku tak pernah melihatnya. Tapi sejak melihat Amira hatiku, menjadi bimbang.


Nirmala sudah berapa kali menangis dan meminta maaf padaku, tapi entahlah aku sungguh tak bisa menerima penghianatan walaupun aku masih suka dia, tapi sejak melihat Amira, mengapa dada ini berdetak sangat kencang. dan aku tak pernah merasakan ini pada Nirmala. Karna aku pacaran dengannya juga hanya di jodohkan teman -;teman saja, walau Nirmala tak kalah cantik dengan Amira, tapi Amira sungguh membuat hatiku berdetak sangat kencang.


Saat ini Author dan My Readers nya sudah berpelukan baper.


"Aaaaaahhhh....jadi bapeeeer...deeh...ternyata Andre suka juga sama Amira, Ayo Author kita kasih tahu Amira."


"Huuusshh...Ini bukan tugas kita, Apa mau di marahi para malaikat yang Maha Kuasa, semua orang punya garis takdir masing - masing. jadi kita tak usah ikut campur, mau lagi jadi stoker di Neraka.."


"Aaaahhh....takuuut....!!"


Author pun kembali menyimak percakapan para pemuda pemuda tampan itu.


Irfan pun berkata lagi.


Sandi pun sewot.


"Enak saja....akulah pria yang paling tampan di sini, buktinya banyak pacar ku yang cantik - cantik semua."


"Kalau paling rapi IIYAAA...!! Kalau paling tampan di kompleks ini adalah Andre.!!!"


Kata Irfan mulai kesal, Karna Sandi selalu narsis dengan ketampanan nya.


Irfan pun berkata kembali, Pria hitam manis itu menjadi sangat bawel dan cerewet, Karna biar satupun pacarnya belum pernah terlihat, dia begitu minder jika bersaing dengan Andre Sandi dan Iwan yang memiliki wajah tampan di atas rata rata.


Apalagi Andre yang sungguh sangat tampan, jangankan wanita pria saja kagum dengan ketampanan dia.


Sore itu, mereka pun hanya membahas Amira bersaudara, setelah itu mereka pun bubar..

__ADS_1


Sedangkan Author dan My Readers nya pun ikut kabur.


Dua Minggu berlalu Amira mencoba melupakan Pria tampan di belakang rumahnya itu.


Andin pun sudah tak pernah datang lagi ke rumah Amira.


Sorenya datang Cahya, Sepupu Amira mengajaknya ke lapangan yang tak jauh dari rumah Amira, yakni lapangan sekolah SMA Swasta di kota Amira. Tapi di jaman ku sekolah swasta tak seperti jaman modern saat ini, tapi berbanding terbalik.


Dulu sekolah Swasta tempat anak - anak remaja yang bandel, yang hanya cari ijazah saja. Ke sekolah pun, semau gua. syukur kalau satu Minggu hadir satu kali, kadang bahkan sebulan sekali, hanya di waktu ujian baru hadir semua, itupun di kasih contekan jika sudah ulangan.


Lanjut lagi ke cerita Cahya dan Amira


Ternyata lapangan itu, sudah penuh orang, ternyata sedang ada pertandingan antar remaja - remaja mesjid, yang di jamanku masih sangat aktif, setiap mesjid pasti ada remaja mesjid nya, bahkan sampai puluhan orang dalam satu mesjid.


Mereka banyak membuat kegiatan pengajian dan mengajar anak - anak sekitar tempat itu mengaji.


Dan di jamanku, para remaja mesjid aktif melakukan kegiatan - kegiatan pertandingan olahraga. juga pada malamnya pertandingan mengaji, menyanyi lagu islami, dan Qasidah yang sudah acara wajib tiap enam bulan, di lakukan rutin bahkan selalu berpindah dari mesjid yang satu ke mesjid lainnya, untuk mempererat jalinan silahturahmi antar remaja mesjid yang satu dengan remaja mesjid lainnya di seluruh kotaku,


Acara ini pun, di sponsori oleh para masyarakat sekitar, dan pejabat desa, dan PNS lainnya di daerah ku. Yang kumpul dana untuk acara tersebut. bahkan bantuan dana juga dari mesjid lainnya yang memiliki uang kas yang di pegang bendahara mesjid, dan jika selesai shalat Isya para pengurus mesjid akan rapat, dan menjelaskan sisa keuangan akan dikeluarkan sesuai kegiatan untuk kepentingan perbaikan mesjid, dan acara keagamaan lainnya, seperti contoh nya, acara perlombaan olahraga yang di hadiri peserta anak - anak, maupun tingkat remaja perwakilan setiap mesjid yang ikut lomba


Di jamanku shalat Jumat selalu full mesjid dan hampir jemaah nya kuat menyumbang di celengan mesjid.


Kota ku, Sangatlah Makmur dan Sentosa pada jaman remajaku, karna kebanyakan Warga nya Ada yang PNS, Ada yang Petani yang sukses, dan peternak sukses , baik Ayam, kambing, sapi dan banyaknya juga Empang ikan dan udang di pinggir kota.


Jadi wajarlah masyarakat di kota ku pada jaman ku, sangatlah makmur dalam segi ekonomi, kebanyakan yang sulit perekonomiannya adalah pendatang yang merantau mencari penghidupan yang lebih layak,. dan beberapa orang yang Amira sering bantu.


kegiatan remaja di jamanku sangat aktif, juga radio - radio FM juga sangat banyak dan hampir aktif semua, bahkan balapan motor juga pertandingan antara pelajar antar SD, Antar SMP dan Antar SMA, semua suka melakukan acara perlombaan untuk ajang silahturahmi juga, jadi jangan heran banyak para remaja nya, CINLOK yakni cinta lokasi dan banyak berakhir di pelaminan.


Dan Pak Bupati sangat mendukung kegiatan ini, dan banyak juga menyumbang, bahkan pak Bupati pada jamanku, suka memanggil artis dari jakarta, hanya untuk menghibur warganya. juga sering melakukan acara layar tancap di lapangan kabupaten, yang sangat luas itu. Jadi selalu ada acara setiap minggunya. Hanya aku malas pergi ke tempat ramai, kecuali Ayah yang ajak dan Mama.


Itulah suasana Kota ku, pada Jamanku

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2