Imram Dan Arul Serta Tim Solidku

Imram Dan Arul Serta Tim Solidku
Bab 17. Namaku Imram Tante


__ADS_3

Aku pun penasaran ingin tahu nama anak imut ini.


"Nama kamu siapa nak ?


Diapun menjawab dengan ceria, dan memperlihatkan barisan giginya yang rapi menambah imutnya wajahnya.


"Namaku Imram Tante..."


Mendengar namanya hatiku langsung adem ayem. Nama singkat tapi berisi.


"Tolong yah Tante... bahannya segera di antar karna tukangku mau pakai."


Mulai bawel manja, menampakkan sisi usia nya yang masih sangat belia.


Akupun memberinya senyum yang sangat manis.


"Iya nak, hebat yah masih muda sudah kerja, ada penghasilan tetap, sudah membangun kost, wah...salut deeh Tante..."


"Alhamdulillah Tante..."


Menyisir kembali rambutnya, memakai tangannya. Sungguh anak yang menggemaskan.

__ADS_1


"Tante aku pulang dulu yah..."


Jawabnya sangat akrab, seolah aku dan dia sudah bertahun - tahun akrab, sangat ramah anak baik ini.


"Ooohh...iya...sampai lupa...waktu bicara dengan kamu nak, habisnya banyak kelebihan sih...!!."


Anak manis itu tersenyum, dan dia pun meninggalkan toko adikku, tapi rasa kagum ku padanya sangat membekas di hatiku.


Aku jadi mengenal anak yang masih belia, yang mandiri, cerdas dan sudah memikirkan masa depan. Sungguh beruntung orang tuanya.


Hampir dua minggu aku bantu adikku jaga tokonya. Dan akupun berapa kali bertemu anak yang menggemaskan ini, bahkan sudah mulai akrab denganku. Kebetulan ada Aryan anakku, aku perkenalkan dengan anakku karna Aryan ku juga sudah Tamat SMA, aku sarankan mendaftar di kampus Imram. Aku suruh anakku mengambil nomer Imram.


Imram anak yang sangat baik dan peduli, mau


datang menemani Aryan pindah ke Apartemen.


Sejak saat itu aku sering minta bantuannya, menolong anakku, dia sudah seperti keponakan sendiri, bagiku.


Aryan sangat cerdas tapi dia tidak menyukai pelajaran kimia. Dia sering depresi dan menyesal kuliah. Dan aku meminta Imram membantuku mencari emoji penyemangat untuk Aryan ku. Dan kami selalu tertawa ber balas WA dengan Imram, karna emoji yang di kirimkan Imram, sangat lucu, dan menggemaskan serta banyak juga yang sangat lebay yang membuat aku dan Imram selalu tertawa walau hanya di ketik di pesan WA . Hahaha...dan wkwkwk.


Imram benar - benar membawa keceriaan di dalam hidupku. Yang sangat banyak masalah yang selalu membuatku menangis, dan sudah ingin menyerah dan meninggalkan semuanya, yang semakin hari tak ada lagi yang menyayangiku.

__ADS_1


Imram bagiku bisa menjadi teman terbaik bagiku, Sahabat baikku, kakak bagiku, adik bagiku, ponakan bagiku, dia sungguh sangat peduli dan selalu support.


Aku pun menangis mengingat semua kata - kata bawelnya yang manja dan sangat peduli denganku, Imram hadir di saat aku sangat merindukan sosok Arul, sahabat sejati ku Yang Maha Kuasa telah mengirimkan aku anak baik ini, yang sangat mirip Arul.


"Arul yang bawel tapi sangat sayang padaku, sangat peduli padaku, sangat bijak kata - katanya dipenuhi nasehat yang selalu support


semua masalahku, dan selalu setia mendengarkan curhatan ku. Aku selalu ingat jika aku ada masalah apapun, aku suka sekali curhat dengannya, dan dia setia mendengar curhatan ku dan selalu membelaku.


Dan aku tak tahu kalau Imram tidak nyaman dengan curhatan ku, dan aku sangat menyesal tapi aku tidak bisa mengulang lagi waktu.


Andai waktu itu bisa di ulang aku tak akan membahas masalahku, walau aku depresi dan menghancurkan diri sendiri, aku rela. Aku lancang menganggapnya Arul.


Ibarat nasi sudah jadi bubur hanya penyesalan yang bisa aku lakukan, semoga suatu hari nanti dia akan mengerti posisiku, dan menyadari jika aku tak pernah minta restu pada Orang Tuanya, aku hanya sekedar canda dan gemas saja, jika dia menolak ku,


Karna hal ini selalu aku lakukan padanya. Aku pikir dia faham, jika ini adalah canda seperti biasanya.


Apalagi dia yang punya hak mau menerima atau tidak.


Apa hakku memaksanya, ? Itu bukan pribadiku, aku sosok demokratis."


.Bersambung

__ADS_1


__ADS_2