Imram Dan Arul Serta Tim Solidku

Imram Dan Arul Serta Tim Solidku
Bab 104. Amira sangat beruntung.


__ADS_3

Amira sangat bahagia dia tak menyangka kalau Andre juga menyukainya, walau tak ada kata - kata resmi untuk mereka bahwa jadian, tapi perhatian dan perlakuan Andre membuktikan jika Andre memang menyukainya juga.


Tiada hari tanpa melihat wajah tampan Andre, dunia terasa indah dan berwarna.


Jika hari Minggu, selesai shalat shubuh sangat banyak pemuda dan pemudi bahkan orang yang sudah berkeluarga pun, banyak


sekali joging santai ke lapangan.


Andre pun selalu ada di samping Amira dampingi Amira olahraga.


Jika Sore pun walau hanya setengah jam, kadang Amira ke rumah Andre, duduk di teras nya, bercerita tentang apa saja hal, dan selalu ada bahan menarik untuk mereka.


Pada saat shalat magrib pun, Amira tak pernah Alpa ke mesjid.


Selesai shalat Isya pulang ke rumah.


Amira dan Andre selalu sibuk berdua bercerita apa saja, di tengah teman - teman dan tetangganya, yang seolah hanyalah hiasan dan tanaman yang tak hidup bagi mereka. Serasa dunia yang luas ini hanya milik mereka berdua. Itulah kiasan cinta bagi keduanya yang begitu akrab, seperti sepasang sahabat tapi rasa pacar.


Amira sudah jarang ke rumah Arul, dan Amira yakin kalau Arul akan sangat merindukannya.


Namun jika Amira sungguh merindukan Arul. Sesekali Amira datang, walau hanya satu atau dua kali dalam sebulan.


Saat itu Amira sudah naik kelas tiga SMA.


Amira tak pernah ceritakan Andre pada Arul, Amira tak mau kalau Arul merasa Amira bukan miliknya lagi. Cinta dan sayang itu berbeda. Tapi bagi Amira, Arul adalah pria terbaik yang juga dia miliki, Arul adalah sahabat dan Abangnya yang sangat Amira sayangi.


Amira tak mau Arul tahu jika saat ini Amira sudah memiliki kekasih hati, dia ingin Arul tetap tak sungkan padanya karna sudah memiliki perhatian lain dari pria lain yang juga baik dan bersahabat seperti Arul.


Amira sangat beruntung memiliki dua pria yang terbaik dalam hidupnya.


Satu pria yang mencintai nya, dan juga Amira cintai.


Satu pria lagi yang menyayangi nya, dan juga Amira sangat sayangi.


Arul ku tak pernah berubah dia selalu mahal, bawel dan kalem tapi sangat baik, tulus dan peduli.

__ADS_1


Sedangkan Andre adalah sosok pria dewasa, kalem, sopan, ceria, humoris dan selalu ada waktu untuk mendengar semua cerita Amira yang tak berujung.


Andre dan Arul ku adalah dua pria yang selalu


sabar mendengarkan ceritaku, kecuali Arul ku yang sangat bawel jika ceritanya sudah tak masuk di akalnya.


Arul akan berkata.


"Amira sekarang kamu pulang, aku mau tidur dan jangan kamu datang lagi, hidupku sungguh bahagia tampa dirimu di sisiku."


Seperti biasa aku adalah wanita sakit jiwa jika bersamanya. Aku selalu berkata.


"Sayangku...aku tak bisa hidup tampa mu sayang, kamu adalah milikku dan aku milikmu, aku adalah pemilik tubuhmu, wajah mu bahkan rumah mu. Jadi tersenyumlah."


Seperti biasa bukan senyum yang aku dapatkan tapi Arul, akan mengidam mual seperti biasanya, sangat muak, sangat Ilfeel dengan kata romantis dariku. Akhirnya berakhir lagi dengan drama pelukan pemaksaan dariku.


"Andre adalah sosok dewasa walau sedikit pendiam, tapi sangat nyaman di ajak bercerita. Tapi aku juga wanita yang suka tantangan dan Arul adalah orang yang selalu menganggap aku tak berguna, sangat rese, sangat menyebalkan dan aku selalu merindukan dirinya yang sangat bawel, dan gampang ilfeel denganku, tapi sungguh Arul sangat sayang dan peduli padaku. Walau dia suka mengikuti alur drama pemaksaan dariku, dan terpaksa ikuti alur, tapi aku tahu Arul sangat sayang padaku.


Bersama Arul aku merasa selalu happy, ceria, dan selalu tertawa lepas. Dia sungguh hiburan yang sangat menarik bagiku. Sedangkan Andre adalah rumah yang nyaman.


Sungguh aku beruntung memiliki dua pria terbaik ini.


Amira kembali mengingat Suaminya Andre yang saat ini sungguh sudah sangat berubah.


"Walau di masa depan, Andre berubah menjadi sosok yang sangat jahat.


Pengorbananku terasa sia - sia setelah aku memilih dirinya, dan menentang semua keluarga ku yang tak merestui hubungan kami.


Andre yang sekarang menjadi Suami ku, telah berubah menjadi orang yang sangat pemarah, pendendam, suka berkata kasar, dan sangat hobby menyakiti hatiku, bahkan tega mau melepaskan aku.


Bahkan menantang ku jika aku tak kuat lagi dan ingin bercerai dengannya. Dengan mudahnya Andre pun sangat senang melakukannya.


Ibarat aku api yang menyala dan Andre menjadi sosok minyak tanah yang selalu memperbesar masalah sepele, menjadi masalah yang begitu besar, dan tak ada kata penyelesaian.


Akupun sungguh tak mengenal dirinya lagi, bagiku Andre sudah berubah dari malaikat yang sangat baik, menjadi iblis yang tak punya belas kasihan.

__ADS_1


Rasa cinta yang begitu besar padanya semakin menghilang, dan tak tersisa.


Andre saat ini sudah sangat berubah, dia menjadi sosok yang sangat pemarah, dan tak mau mengalah walau hanya masalah sangat sepele.


Sangat mudah baginya berkata kasar walau di depan Anak - anaknya.


Dia telah merugikan dirinya sendiri, secara perlahan dan pasti dia telah melukai hati kami dengan egonya yang menuruti iblis dalam dirinya. Karna jiwa nya saat ini yang tak sabar adalah teman terbaik iblis, jadi Iblis begitu mudah mempengaruhinya.


Andre tak sadar jika sudah kehilangan kami, tak ada jalan untuk dia kembali pada kami.


Dia adalah sosok kepala rumah tangga, tapi jiwanya yang selalu mengeluh, putus asa menuruti egonya akan membuang Keluarga yang begitu sayang padanya, yang akhirnya kasih sayang itu akan hilang menyisakan penyesalan yang tak berujung padanya di masa tua.


Amira jika sudah meninggalkan mu, dia tak akan pernah mau kembali lagi padamu.


Mungkin hidup di dunia masing - masing adalah jalan terbaik untuk kami.


Perceraian memang tak mesti kita lakukan Karna hak itu sangat di benci yang Maha Kuasa, tapi jika kita hanya saling menyakiti dan menambah banyak dosa. Berpisah adakah solusi terbaik untuk kami berdua.


Rasa cinta dan kesetiaan yang sangat besar dariku sungguh sudah semakin hari memudar, bahkan tak ada lagi, hanya takdir lah yang akan menentukan jalan terbaik untuk kami berdua nantinya.


Rasa sakit yang telah Andre berikan padaku, begitu pula rasa sakit yang aku berikan padanya, karna melalui banyak pertengkaran.


Semoga semua akan mendapat solusi terbaik dan jika memang pada akhirnya kami harus berpisah, Semoga Andre dan Aku memiliki kebahagiaan yang jauh lebih baik lagi.


Andre pun sudah cukup menderita, begitu juga denganku.


Semoga Aku dan Suamiku Andre akan mendapatkan kebahagiaan dengan pasangan yang jauh lebih baik.


Tapi jika takdir tetap mengikat kami, Semoga Andre ku yang dulu akan kembali lagi padaku.


Dan Aku dan Arul bisa bertemu lagi dan menjadi sahabat yang solid.


Begitu pula Aryan ku, semoga Ardi, Fandi dan Imram pun bisa menjadi sahabat yang solid, saudara yang saling menyayangi.


Dan Imram tetap menjadi Anak dari Mamanya dan menjadi sahabat terbaik untuk Aku dan Aryan juga Ardi dan Fandi.

__ADS_1


Semoga kami selalu bertahan di dalam kebaikan dan selalu solid untuk mengejar Syurga Allah, juga sukses dunia maupun Akhirat Amin YRA 🤲🤲."


Bersambung.


__ADS_2