
Amira kembali lagi berbaring setelah membersihkan rumah, Anaknya Fatih juga sudah di jemputnya dari sekolah, dan sudah pergi bermain lagi.
Amira mengingat pertama kalinya adiknya Surya mengajaknya ke kota yang ingin dia bangun perusahaan, kerjasama dengan mitra pamanku, yang juga bos adikku yang satunya, kakak nya Surya, bernama Yudi, Adikku yang nomer empat, adikku Surya adikku ke lima, akulah kakak yang tertua dari enam bersaudara.
Dua adik perempuan dan tiga adik pria yang Alhamdulillah jauh lebih mapan dariku, tapi sangat menyayangi aku sebagai kakaknya.
Amira mengingat hari itu hari Rabu, Amira pergi ke pasar.
Amira pun masuk ke pasar, tiba - tiba ada bapak yang memakai pakaian muslim menegurnya, dia menjual minyak urut dan beberapa jamu.
Dia berkata
"Kemarilah nak, wajah mu sungguh bercahaya, ada tempat mau kamu datangi dan disitulah tujuan hidupmu."
Aku pun mulai kepo, dan mendekat.
Dia pun berkata lagi, sudah waktunya kamu menerima tujuan hidupmu lahir ke dunia ini.
Tolong juga obati Suamimu, Karna sudah lima tahun ada jin yang bersemayam dalam tubuhnya, yang di tugaskan untuk membuatmu pisah dengan Suamimu, karna ada seorang pria yang menyukaimu.
__ADS_1
Jika kamu tak mengobatinya dia akan gila karna jika Jin itu sudah bersatu dengan tulang - tulangnya, akan susah lagi di sembuhkan.
Jin itu juga gantian memasuki raga anak - anakmu, sehingga mereka juga sangat membencimu. jadi satu marah, maka marahlah semuanya.
Akupun mengingat suamiku, memang selalu marah, walau masalah sepele, dan selalu mau pisah denganku.
Suamiku selalu berteriak dan memakiku dengan amarah yang meledak, bahkan mengatakan dia sangat tidak suka lagi denganku. Sering sekali aku menangis di buatnya, tapi aku selalu berusaha mempertahankan rumah tanggaku, walau sudah hampir stres hanya selalu bertengkar, walau hanya sepele.
Bahkan anakku Patih juga sangat membenciku, bahkan Anakku Aryan pun kadang sangat kesal padaku. Rasanya terkadang aku mau buang diriku dari kehidupan keluargaku, aku sudah lelah menahan sabar, sudah lelah menangis.
Anakku Patih, bahkan selalu mendoakan aku masuk neraka, mengatakan aku seorang iblis bahkan menyuruh ayahnya membunuhku, bahkan menyuruh Ayahnya kawin lagi, menghambur pakaian ku di lemari, menghambur perabot dan semua piring, gelas dan apapun di rak dia hambur di lantai, bahkan sengaja membuat kakinya penuh lumpur, menatapku penuh kebencian mengepakkan kakinya lalu lalang di depanku dengan mata yang menyala, dan jika aku ingin mencubitnya Karna aku sudah sangat depresi, Suamiku membentak ku dengan keras.
Menunjukku seperti seorang pencuri dan orang paling menjijikkan di dunia ini.
Aku sangat depresi, akupun curhat dengan anakku Aryan, yang biasa menjadi teman curhat ku, diapun kesal padaku dan tak menggubris ku, hanya menatapku kesal.
Aku benar - benar merasa tak berguna, dan tak sanggup lagi hidup diantara keluargaku.
Tapi aku selalu bersabar, selama lima tahun ini, aku sudah lama memiliki kesedihan yang luar biasa. Seorang wanita yang sangat setia dan penyayang menghadapi cobaan berat dari keluarganya sendiri.
__ADS_1
Bapak itupun berkata, sumbangkan uang sesuai umurmu, dan bawalah ke mesjid atau apapun untuk mahar usia mu, Karna sudah waktunya kamu menerima tugasmu lahir ke dunia ini.
Ini ada jimat warna hijau, dan ini hanya tujuh yang di buat di dunia ini, biar orang mau beli berapapun tak akan di jual, untuk membantumu di daerah yang akan kamu datangi.
Akupun teringat ada cincin juga yang ada padaku, dengan lapadz Allahu di batunya, dengan tulisan Arab.
Aku mengingat adikku Surya pernah mencurinya, katanya dia sedang bawa cincin itu, dan dia mengendarai motor, dengan kecepatan tinggi tapi bannya masuk ke dalam lobang besar, mengakibatkan motornya tersungkur bahkan terpelanting cungkir balik ke aspal sebanyak tiga kali.
Tapi Surya heran, Motor tak lecet, dan kulitnya pun tak tergores sedikit pun.
Tapi dia pun bangun dan mengambil motor itu kembali yang sudah baring di aspal, seseorang menatapnya melongo, tak percaya adikku bisanya baik - baik saja, sedangkan dia melihat motor itu, cungkir balik berapa kali, tak masuk pemikirannya sebagai manusia biasa, Surya tak peduli walau dia pun heran dan segera berlalu pergi.
Keesokan malamnya Surya sangat penasaran Dan membawa cincin itu ke paranormal, bahkan paranormal itu menanyakan alamat adikku, tapi adikku tak mau memberitahu. Dia Khan suka mencuri barang antik milikku, yang selalu datang tampa aku minta, selalu ada yang memberikan. sudah ada beberapa keris, tapi sudah hilang di ambil adikku Surya dan katanya di curi temannya. Aku tak pernah memarahi adikku, Karna akupun tak begitu percaya barang keramat yang banyak menyukaiku.
Paranormal itu berkata, kepada adikku Surya.
"Dik kamu tahu kegunaan cincin ini, dik cincin ini penjaganya banyak wali bersurban. Kegunaannya ini ada 99 kegunaan yang ada di muka bumi ini, tak ada cincin sebaik cincin ini. Surya pun semakin ambisi memilikinya.
Tapi sayang, adikku Surya selalu di ganggu tidurnya, dengan langkah kaki yang banyak jika dia sedang tidur. Bahkan tiap malam bermimpi ada di atas langit, di atas awan dan di sana ada mushala kecil, yang banyak orang bersurban putih memakai baju gamis putih yang panjang sedang shalat berjamaah, jenggot mereka sangat panjang.
__ADS_1
Bersambung.