Imram Dan Arul Serta Tim Solidku

Imram Dan Arul Serta Tim Solidku
Bab 66. Adikku Pratama Seorang Kepala Manajer.


__ADS_3

Yudi pun berkata.


"Mana uangnya Mama, aku belikan Masako, Pikir memang Mama apa lagi mau di beli, "


Maka banyaklah pesanan yang lain. Bahkan Loundry pun ada dia bahas, karna Yudi sangat rapi, dia selalu butuh loundry karna di setrika. Karna istrinya di tempat kerjanya. Istrinya juga sangat rajin mengurus Suaminya, jadi tak perlu pelayan rumah tangga.


Dia memiliki Istri yang sangat patuh pada Suaminya. Dia seperti asisten seorang artis terkenal. Yudi sangat hobby menyuruh walau kaos kakinya dan sepatunya, Istrinya yang ambilkan dengan barang yang lainnya.


Dia sosok pemimpin baik di perusahaan, dan keluarga. Tapi sangat setia dan mencintai Istri, dan Anaknya semata wayangnya.


Ooh Yaa Istri Yudi tak ikut, dia ada di tempat kerja Yudi, ada juga rumah di siapkan untuk dia disana, sebagai direktur.


Yudi tak punya pembantu, hanya pembantu Surya yang ikut, tapi hanya baby sitter untuk anaknya, Karna Istrinya ibu rumah tangga yang baik, mengurus keluarganya adalah kewajibannya. Bangun subuh memasak dan mengurus anaknya ke sekolah dan diapun ke rumah sakit.


Hanya Ana dan Nia yang punya pelayan rumah tangga.


Tahukah kalian Amira yang menjodohkan Adiknya Yudi dengan wanita itu, keponakan sahabatnya.


Yudi yang banyak pacar, dari golongan wanita cantik dan tajir melintir, bahkan Dokter cantik anak tuan Takur satu kabupaten pun pernah jadi pacarnya. Sosok yang tampan dan kerja yang mapan tak membuatnya susah mencari pacar.


Tahukah kalian, Mama Amira sampai mau pingsan Karna Amira ngotot jodohkan adiknya dengan orang yang tak di kenalnya, sedangkan keluarga kami banyak yang menunggu, Mama ku menjadi besannya, dan tentunya dari golongan tajir dan melintir.


Calon besannya ini, yang ingin Amira jodohkan dengan adiknya adalah Ayahnya hanya supir dump truk, dengan gaji dua juta per bulan, dan rumahnya hanya berdinding papan, dan lantainya hanya cor semen.


Tapi Amira tahu sosok sahabatnya itu religius, dan baik hati. Begitu semua keluarga besarnya sosok religius dan rendah hati.


Yudi yang direktur muda yang tampan, perlu istri yang dari golongan sederhana, Karna Yudi berjiwa tegas dan harga diri yang tinggi. Dia adalah sosok pemimpin. Jika Yudi menikah dengan golongan atas, Yudi akan tertekan. Semua Pamanku marah, bahkan beberapa orang tak hadir di pestanya.


Mama ku pun bahkan sakit, karna malu sama keluarganya. Dan Amira tak pernah mau mengalah jika tentang kebaikan adiknya. Amira juga heran, Yudi tak menolak, padahal Istrinya tidak cantik, tapi manis dan memang jauh dari kecantikan standar pacarnya. Mungkin Yudi sudah bosan juga dengan yang cantik, makanya cari yang berwajah manis saja, makanya Amira kekeh dengan pilihannya.


"Yudi tak nolak kok, masa kalian pada sewot."


Mamanya tak mau ikut membawa uang panaik, wajahnya selalu lesu dan malu pada keluarganya yang sudah bergosip panas, Karna banyak keluarga kepo, dan mau ikut, dan tentunya membawa cerita yang membuat mamaku tambah puyeng dan migran, bahkan demam.


Karna Amira sudah lamar Anak orang sepihak, tampa menunggu persetujuan Mamanya.


Beginilah percakapan Amira dan Mamanya, itupun dari sambungan via telpon.


Amira.

__ADS_1


"Mau di apa Mama, apalagi Yudi mau kok. pokoknya Mama mereka dari keluarga religius dan rendah hati, Yudi itu Mama orangnya di siplin dan suka mengatur. Dia butuh sosok Istri sederhana dan rendah hati."


Mama Amira


"Pokoknya Mama tidak mau, keluarga mama juga dan Ayahmu, banyak sudah mencalonkan anaknya dan aku sudah memilih.dan mereka tajir dan mapan keluarganya."


Mamanya pun tak mau kalah, tentunya Amira adalah pemilik jiwanya juga yang keras kepala.


Amira


"Mama tidak bisa juga aku batalkan, karna keluarganya di sana sudah menunggu pinangan. Mereka sudah setuju, kalau Mama tidak setuju nanti aku wakili, tak perlu keluarga juga datang. Biar aku dan Yudi, kesana, sekarang ada Yudi kok di rumahku, sudahlah mama mengalah saja."


Sambungan telpon di putus Mamanya.


Hidung mamanya sudah berasap dan langsung mendadak pening, mual mau muntah, migran dan mulai meratap sedih memanggil suaminya, yang sudah ada di Syurga. Amin 🤲


"Ooh Suamiku...Mengapa aku harus melahirkan anak yang sangat menyebalkan itu, suamiku...Aku selalu di buatnya menderita, dia tak pernah mau menuruti ku, Suamiku...Jika dia ada di sini aku sudah blender rica kecil dan sumbat ke mulutnya itu. huhuhu...huhu...Mengapa Yudi kesana. dia telah menjebak anak ku yang tampan...huhu huhuhu..."


Nia hanya bisa menarik nafas yang panjang,.


"Mengapa kamu kak, selalu saja menentang Mama, aku sungguh sangat kesal padamu kak, Mulailah dia menelpon Ana, yang selalu mendukungnya."


Akhirnya Saat ini, Yudi dan Mayang menikah dan hidup bahagia.


Memang sih di awal menikah yang banyak perbedaan itu, dan Istri Yudi awalnya keras kepala, dan suka ngambek bahkan membantah, karna dia hanya dua bersaudara, orang tuanya sangat lembut mendidiknya, tak pernah di marah, masuk di keluarga Suaminya walau sangat tampan, tapi semuanya pemarah, kagetlah Istri Yudi, berapa kali juga kabur, tapi di nasehati juga oleh kekuarganya.


Awalnya dia pribadi keras juga, seringlah ada perdebatan. Untunglah Yudi selalu membela keluarganya dan Amira tak berhenti menasehati Istri Yudi, belum mamanya yang selalu menyalahkannya, dan akhirnya karna memang dasar keluarga yang baik, dan Sholeh jadilah istri Yudi, menjadi sosok Istri Soleha.


Istrinya menjadi sangat sayang pada mertuanya, sifatnya yang rendah hati, memang sudah turunan dari keluarga temanku, sudah nampak jelas di pribadinya, yang memang warisan leluhurnya.


Bahkan sangat manja dengan mamaku, bahkan biar kuku Mama ku dan Suaminya dia yang gunting kan. Apapun yang mau dia lakukan di dalam rumah, walau itu rumah Yudi dan dirinya, dia selalu ijin mamaku,


Bahkan mamaku betah tinggal serumah, dan sangat sayang padanya. Dan tentunya tak ada lagi yang memuji Amira, Karna sudah aman dan terkendali, tapi jika Amira salah, akan penuh telinganya omelan. Untunglah Amira sudah biasa tak mendapat pujian.


Amira selalu kekeh dengan prinsipnya dan tak takut di jauhi keluarga selama apa yang dia jalani sesuai kata hatinya. Karna dia selalu ingat pesan Ayahnya.


"Nak jika kamu mencari jawaban yang benar bertanyalah pada hatimu, pasti dia akan menuntun mu. Asalkan hatimu bersih nak. hindari kebohongan dan selalu berpikiran positif jangan memelihara iri, dengki apalagi dendam. Insya Allah Yang Maha kuasa ada bersamamu dan menuntun hatimu ke jalan kebenaran."


Begitulah nasehat Ayahku, mengingatnya Amira selalu menangis. Padahal semua adiknya mengira, Amira tak punya hati.

__ADS_1


Sewaktu Ayahnya meninggal dia sudah datang terlambat, dan tak sempat melihat jenazah Ayahnya tapi tak menangis.


Padahal Ayah meninggal karna kesalahannya. Hampir semua keluarga berpikir begitu.


"Tahukah kalian, betapa hancurnya hatiku, kehilangan Ayahku. Perjalanan dari tempatku ke rumah Ayah selama satu hari satu malam, tahukah kalian tak sedetikpun air mata ini berhenti meneteskan air mata, aku sangat hancur melebihi kalian, bahkan sampai sekarang walau sudah belasan tahun, Yang Maha Kuasa tahu itu, Tapi kenapa saat aku di rumah, ? hatiku begitu tenang dan nyaman, karna Ayah ada disana menenangkan hatiku dan terasa lapang hati ini, dan tak bisa mengeluarkan air mata lagi.


Aku sungguh menyayangi mu Ayah, Bahkan aku rela dan tak akan berpikir andai nyawa itu bisa di tukar Ayah, aku sangat mencintaimu Ayah, seribu nyawa pun rela aku tukar demi Ayah bisa hidup kembali."


Tapi kata kata ini hanya tersimpan dalam hati, Amira selalu bisa menyembunyikan rasa sakit dan luka dalam hatinya. Hanya air mata dalam sepi, yang selalu keluar jika mengingat Ayahnya, tampa orang tahu jika tangisan itu untuk Ayahnya."


Baiklah beralih ke cerita Adik bungsuku yang bernama Pratama, mengingat Ayah, hatiku selalu mewek dan sangat sedih.


Adikku itu adalah sosok yang sangat bandel sampai memiliki Istri, dan tahukah kalian sensasi apa yang di buat Amira lagi.


Adikku Pratama seorang kepala manajer, muda dan tampan tak jauh beda dengan Yudi adikku.


Tapi Pratama mau menikah dengan seorang janda beranak satu, dan tentang wanita itu keluarganya dari golongan yang sangat tak mampu, bahkan orang tuanya tak mampu memberi makan, dan menyerahkan anaknya itu, ke saudara perempuannya, dan dia di jadikan anak angkat dari tantenya yang pemarah, karna dia status wanita jomblo tapi sudah menua tak menikah juga.


Mereka terkenal selalu bertengkar. Sungguh keluarga yang kacau. Dan tahukah kalian rumahnya.


Rumah Istri Yudi masih lebih baik, daripada rumah calon besan ibuku lagi, Jika rumah besannya dari Istri Yudi, lantai rumahnya masih ada tembok nya, cor semen.


Jika rumah wanita pilihan Pratama. sudah di tengah kebun, berdinding papan yang sudah mau roboh, dan lantainya hanya tanah, dan sangat banyak lipan besar, bahkan pernah menggigit Pratama. dan tak bisa tidur hanya menjaga lipan. Bahkan status wanita itu juga janda dan ada anak nya lagi.


Sungguh jauh lagi dari kriteria calon menantu untuk Ibuku tercinta.


Mamaku tidak mau sekali, bahkan mau coret Pratama dari daftar keluarga. Tapi apakah Mamanya tak berpikir jika Amira di pihak Adiknya lagi.


Pratama tentunya ada kakaknya si Singa Betina. Maka merajuk lah dia kepada Amira, Dan tentunya jika tentang kebahagiaan adiknya, semua akan diterjang Amira, walau nyawa taruhan, dia tak akan surut.


"Begitu lah kira - kira deskripsi hati Amira yang punya seribu ide dan akal jenius."


Author pun sangat salut padanya, jadi ikut nimbrung nih.


"Kasian Mama Amira..kira - kira itulah reaksi My readers, wkwkkwkw"


Dua pangeran tampan di nikahkan di golongan yang sangat sederhana, pasti My readers jadi pengen daftar juga khan, Author Doakan deeh, mendapatkan jodoh yang terbaik. Amin 🤲


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2