Imram Dan Arul Serta Tim Solidku

Imram Dan Arul Serta Tim Solidku
Bab 114. Semoga Semuanya Akan Baik - Baik Saja.


__ADS_3

Okey My Readers mari kita baca balasan chat Imram.


Kata chat Imram.


"Sekarang lagi nyari - nyari Tante."


Amira sangat kegirangan membaca chat Imram, bahkan pamer chat Imram pada Author dan geng ghibahnya.


"Wkwkwkwk..."


Semua pun ikut bahagia, dan happy karna Imram lagi datang mood baiknya.


Terus Amira seperti biasa tak sadar kalau all out lagi, mengetik lagi chat balasannya.


"Amin 🀲🀲 Semoga dapat yang Sholeha dan yang di cintai yah nak. Amin 🀲🀲 Apa tak terlalu cepat menikah baru umur 22 tahun Khan nak πŸ™ˆ"


Pesan terkirim lagi, tak lama ada balasan lagi, dari Imram.


Dari tadi Amira berubah jadi putri duyung, dari tadi gaya berenang terus dari tadi, saking senangnya, karna anak baiknya Imram mau


juga berbagi cerita bahagia dengannya, sungguh Amira sangat baper berat.


Tidur telungkup, dan kedua kaki berenang terus, kegirangan kayak putri duyung saja saking bahagia nya.


Amira mengetik chat nya kembali.


"Wkwkwkwk kayak baju saja nak, mau di lihat - lihat πŸ™ˆ"


Tak lama ada lagi balasan chat Imram, anak ini sungguh lagi datang mood happy nya, semoga saja nak Imram tak kesal lagi sih, harapan Author dan para gengnya kalau Amira sih, sudah lupa lagi kodratnya kalau Imram datang mood baiknya.


Ini balasan chat Imram.


"Maksudnya udah lampu hijau Tante πŸ˜…"


Para geng Author pun pada gemes dengan Imram. Wajar saja Amira susah move on sama sahabat imutnya ini, Imram sangat menggemaskan dan sangat ceria orangnya.


"Author ijin dong cubit pipi Imram."


Author pun mulai bawel seperti biasanya.


"Aaaah...!! jangan cari masalah deh, sama Imram."


Mengingatkan anggota geng ghibahnya.


Amira pun makin lupa daratan saking senangnya, saat ini Amira sudah di atas awan deeh.


Mengetik chat balasannya kembali. Mumpung hati anak baiknya lagi happy moodnya.


Isi Chat Amira.


"Apa sudah ada yang membuat jantung kita berdebar kencang yah nak ? Atau seperti tante ada yang Tante suka, tapi ilfeel lagi begitu terus, eeh..ternyata jodohnya sama tetangga. wkwkwk"


Pesan terkirim, dan balasan Imram masuk kembali.

__ADS_1


Kata Chat Imram.


"Wkwkwkwk"


Amira makin kesenangan tuh, chat nya di balas Imram. Amira pun mengetik lagi chatnya.


Kata Chat Amira.


"Atau nak Imram sudah punya pacar yah, πŸ₯°Tante lambat info yah πŸ™ˆ"


Tak lama Imram membalas lagi chat Amira.


"Belum."


Nah mendengar Imram belum punya pacar, My Readers cewek pun pada heboh, mau calonkan diri, Habis deeh badan Author di guncang minta di kenalin sama Imram.


Author murka lagi nih, dan mengingatkan kalau cerita ini siapa yang mau baca kalau pada mau masuk dalam cerita. My Readers Amira pun, pada manyun semua deh.


Amira hanya cuek saja melihat pertengkaran Author dan My Readers nya, saat ini hatinya sangat happy dan sangat bahagia karna sahabat mudanya Imram mau berbagi cerita pribadi padanya.


Amira pun membalas chat Imram yang dari tadi Amira jual gigi terus saking senangnya.


Balasan chat Amira.


"Semoga dapat yang terbaik nak, dan yang kita juga cintai nak. Amin 🀲"


Imram membalas kembali chat Amira.


Kata Chat Imram.


Amira jadi pusing nih cari bahan lagi, Amira membuka kembali status Imram dan baru sadar kalau tangan anak baiknya di perban, kalau melihat nak Imram terluka, Amira pasti jadi mewek deeh, ratu bucin di lawan.


"Hik..hik...hik...tangan anak baikku terluka, jadi sedih deeh..lihat anak baik aku luka."


Amira nangis sedih tuh.


Author dan My Readers nya pun ikut sedih deh.


Amira pun mengetik chat nya kembali.


Kata chat Amira.


"Maaf nak,πŸ˜­πŸ™ nak tak lihat tangan kita luka pasti sakit dan perih yah nakπŸ˜­πŸ™


Lain kali jangan pakai deterjen itu lagi yah nak πŸ™ kayak Tante tak cocok deterjen D. "


Amira pun mengirim chatnya kembali.


Menunggu balasan chat kembali tapi Imram tak balas lagi.


Amira pun bersedih kembali, kehilangan respon Imram lagi.


Amira pun curhat sedih lagi pada Author dan My Readers nya.

__ADS_1


"Semoga Imram tak kesal lagi sama aku, anak baikku itu selalu takut mendapat kasih sayang dariku, takut aku ambisi memiliki dia sebagai anak ku. Aku sungguh sangat sayang sama dia, dia bagiku seperti anak bayi ku jika sakit seperti itu. Kalian khan tahu betapa posesif nya aku jika anakku bahkan adikku yang sakit. Jika ambisi sungguh aku orangnya sangat menghargai kenyamanan orang lain, tak mungkin memiliki sifat ambisi."


Akhirnya Amira pun capek nangis dan akhirnya tertidur.


Author dan My Readers hanya bisa mendoakan Amira, agar suatu hari nanti Imram akan percaya padanya. Jika Amira sungguh menyayangi dia seperti sayang sahabat sejati baginya. Amin 🀲🀲


Waktu terus bergulir, hari berganti lagi menjadi pagi lagi.


Amira melihat ponselnya dan senang kembali mendapat balasan chat dari Imram, sahabat muda kesayangannya.


Isi Chat Imram.


"Nda apa apa ji Tante."


Amira sangat senang membaca chat Imram.


Beberapa hari kemudian Amira mencoba chat lagi. tapi Sahabat mudanya, tak membalas nya lagi. Saat ini Amira harus lebih dewasa dan sabar menghadapi Imram yang Moody.


Saat ini Amira harus menyadari jika Imram sudah tak nyaman dengannya lagi.


Semoga saja suatu hari nanti, hubungan persahabatan kami, bisa terjalin dengan kepercayaan yang lebih kuat, dan kokoh ke depannya.


Seharusnya persahabatan itu, tak memilih batasan apapun. Yang penting persahabatan itu sehat, dan menjadikan kita menjadi manusia yang kuat, tabah dan sabar, dan lebih baik lagi.


Sesulit apapun masalah kita, jika mendapatkan sahabat yang baik dan tulus kita akan selalu nyaman, dan bahagia walau banyaknya masalah dalam hidup kita.


Kita perlu teman yang baik, dan banyak pikiran positifnya agar kita selalu tabah, dan sabar serta tahan akan segala goncangan badai yang menerjang kehidupan kita.


Begitupula sebaliknya untuk sahabat kita, Karna kita akan selalu setia berada di sampingnya support, dan membantunya dengan penuh kasih sayang dan keikhlasan.


Membuat sahabat kita jangan sampai terluka. selalu ada di sampingnya menghiburnya, dan memberinya support di saat tak ada yang melihat dirinya terluka, selain hanya mata kita yang selalu setia menjaga sahabat kita tetap nyaman, dan bahagia.


Indahnya persahabatan yang saling melengkapi seperti itu.


Sahabat adalah satu orang yang bisa melihat air matamu, di saat ribuan teman yang lain hanya mengenal tawa mu.


Persahabatan dengan lawan jenis membawa kesalahfahaman, di pandangan orang lain.


Aku dan Arul adalah contoh persahabatan yang tulus dan murni. Walau seandainya pun Arul mencintaiku, tapi Arul bisa menjaga persahabatan kami, dan memilih terluka daripada mengotori persahabatan kami yang sangat tulus dan murni.


Saat ini aku kehilangan dia, tapi aku yakin selamanya dia selalu sayang padaku, begitupula aku sangat sayang padanya.


Aku adalah wanita yang sangat setia dan komitmen. Yang Maha Kuasa telah mengijinkan Imram masuk ke dalam hatiku, sebagai sahabat yang sangat aku sayangi, kalaupun Imram terus memaksa keluar dari hatiku, aku tak akan pernah melepaskan dia sebagai kenangan terindah pernah memiliki teman yang sangat baik, dan imut seperti dirinya. Saat ini aku hanya bisa selalu mendoakan yang terbaik untuknya.


"Maafkan aku yah nak Imram, terlalu setia pada sahabat nya yang imut dan menggemaskan, dan ketahuilah nak, pastilah kita adalah anak yang sangat baik sekali, Karna bisa menembus ribuan pintu hati Tante nak, yang selama ini punya ribuan teman tapi menumbuhkan kepercayaan hanya pada Ayah. Arul dan akhirnya ke kita juga nak.


Aku memang terlihat friendly, cerewet tapi sungguh cerewet dengan hal bukan pribadi, hanya pembicaraan yang tak penting yang tante kemas jadi lucu, dan menarik karna Tante sangat ceria dan humoris, tak sembarang aku terbuka masalah pribadi, seperti Tante terbuka padamu nak, karna Kepercayaan Tante sangat besar padamu nak, jadinya kesalahfahaman kita nak, membuat Tante sangat hancur dan sedih.


Semoga semua akan baik - baik saja, Tante hanya akan menjalani takdir nak, kehadiran kita sudah takdir kita berdua untuk bertemu nak. Walau kita tak cukup lima kali bertemu, tapi hati kita pernah saling mempercayai jika kita berdua adalah sepasang teman yang sangat solid, dan penyemangat terbaik nak, dan saling peduli satu sama lain, dan tulus satu sama lain. Makanya hati ini bisa sangat percaya padamu nak. Begitupun sebaliknya kita pun pernah percaya pada Tante.


Semoga semua akan baik - baik saja, dan akan indah pada waktunya. Amin YRA 🀲🀲


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2