Istri Kontrak

Istri Kontrak
Episode 100


__ADS_3

Keesokan paginya Angga berangkat kerja, sebelum ke kantornya Angga menjemput Deon putranya di rumah milik Agita, pagi ini Angga harus mengantarkan Deon pergi ke sekolah dan itu di lakukan Angga pagi-pagi, ia biasa bangun pagi jam 7 namun haru ini jam 7 ia harus menjemput Deon dan juga mengantarkan Deon ke sekolah.


Angga begitu bahagia bahkan baginya ini adalah mimpinya kelak menikah nanti memiliki seorang anak, dan semua impian itu menjadi kenyataan, di pagi ini Angga benar-benar merasakan bahwa dirinya benar-benar adalah seorang ayah.


ini adalah pertama kalinya ia mengantar putranya ke sekolah dan itu membuat Angga tidak ingin terlambat ia ingin menjadi seorang ayah yang bertanggung jawab dan tepat waktu.


Angga telah sampai di depan rumah milik Agita. dengan membunyikan klakson mobilnya pertanda bahwa dirinya telah datang dan siap mengantarkan Deon ke sekolah.


Agita membuka pintu rumahnya dengan mempersilahkan Angga mantan suaminya agar masuk ke dalam rumahnya.


Namun di saat Agita mempersilahkannya masuk Angga hanya bengong saja dengan terus memperhatikan Agita. ia benar-benar terkagum melihat kecantikan mantan istrinya yang begitu alami, sehingga Angga menggerutu pada dirinya sendiri kenapa tidak dari dulu saat dengan bersamanya ia menyadari kalau wanita yang menjadi istrinya dan juga ibu dari anaknya begitu cantik.


Agita yang melihat Angga hanya diam saja tanpa merespon apa yang ia katakan. Agita terus memanggilnya.


"Mas, mas kau gak apa-apa kan?" panggil Agita dan menanyakan Angga apakah terjadi sesuatu dengannya.


Namun Angga tetap diam memandangi Agita tanpa mengedipkan matanya.


Agita yang merasa aneh ia melambaikan tangannya di depan wajah Angga sambil memanggilnya.


"Mas, mas Angga..." panggil Agita sekali lagi dan membuat Angga sadar dari lamunannya.


"eeee, ii..iya ada apa Agita?"


"Aku yang seharusnya nanya ke kamu mas, ada apa sebenarnya kenapa kamu bengong saja di situ"


"Gak apa-apa Agita, aku hanya sajaaa, akuuu, akuuu"


"Aku kenapa mas?!"


"Akuuu, akuuu hanyaaa"


"Ya udahlah mas, kau udah sarapan pagi gak?"


"Belum"


"ya udah sarapan dulu mas"


"Gak usah Agita, biar aku nanti sarapan di kantor" ucap Angga menolak karna ia tidak bisa mengalihkan pandangan selain ke wajah Agita. rasanya ia ingin memeluk Agita dan meminta maaf padanya dengan apa yang ia lakukan padanya di masa lalu.


"kalau begitu aku panggil Deon dulu, kau masuk aja"


"iya terima kasih Agita"


Agita masuk ke dalam rumahnya dengan memanggil Deon yang berada di meja makan bahwa Daddy nya telah sampai dan sudah siap-siap mengantarkan dirinya ke sekolah.


"Sayang, udah selesai sarapannya?"


"udah mom"


"wuaaa anak mommy udah pintar makan sendiri dan habisin makanannya sendiri Tanpa tersisa"

__ADS_1


"Kata Bu guru kita kalau makan harus habisin makanannya mom, kalau gak habis nanti makanannya nangis"


Agita tersenyum mendengar penjelasan putranya, ia memeluk putranya rasa penuh syukur telah di hadirkan seorang anak sepintar seperti Deon.


"apakah putra kesayangan mommy sudah siap berangkat ke sekolah?"


Udah siap mommy"


"Okey sekarang mommy antar ke depan, karna Daddy sudah menunggu Deon di depan"


"Daddy yang akan mengantarkan Deon ke sekolah mom?"


"iya sayang, kenapa? Deon gak senang yaa"


"Deon senang koq mom, impian Deon kita bisa liburan bertiga dan Deon juga ingin kalau mommy sama Daddy yang mengantarkan Deon ke sekolah"


Agita tersenyum dengan mencubit pipi gemesnya Deon, "Tapi hari ini Deon di antar Daddy dulu ya sayang"


Angga yang mendengar apa yang di ucapkan Deon putranya, ia berjalan mendekati Agita dan juga Deon.


"Apa yang Deon impikan Daddy janji akan berusaha mengabulkannya, dan doakan juga biar Daddy bisa secepatnya bersama dengan Deon dan mommy"


"Deon selalu berdoa mommy dan Daddy bisa bersama-sama lagi merawat Deon hingga sampai dewasa"


Angga langsung menggendong putranya dengan menciumnya. ia begitu bahagia dan bangga memiliki seorang putra.


"Daddy akan berusaha agar bisa sama-sama dengan Deon dan juga mommy" ucap Angga tersenyum sambil menatap Agita.


"Aku dan Deon berangkat dulu" ucap Angga.


Agita mencium putranya dan memberikan bekal milik putranya.


"Apakah mommy hanya mencium Deon?, trus Daddy gak di kiss juga mom?!"


"Astaga, kau mulai nakal ya" ucap Agita sambil menggelitik pinggang putranya.


"Ampun mom, Deon gak akan ngomong kayak gitu lagi" ucap Deon dengan tertawa karna gelitikan Agita di pinggang miliknya.


"Okey janji yaa"


"iya janji"


Angga tersenyum melihat tingkah Deon dan Agita, rasanya ia tetap ingin berada di rumah itu pagi ini, namun apa yang harus ia lakukan Agita pasti melarangnya karna Deon bakal terlambat ke sekolah dan gak akan masuk sekolah hari ini karna ulahnya.


"Udah berangkat sana"


"Okey mom, by mom"


"by sayang"


Angga berjalan keluar dari rumah milik Agita, menuju ke mobilnya setelah Deon masuk ke dalam mobilnya dan duduk di dekatnya. ia menatap Agita .

__ADS_1


"Kita pamit berangkat dulu git" ucap Angga sambil tersenyum canggung karna ia berkhayal kalau saat ini Agita menatap suami dan putrnya berangkat.


"iya hati-hati mas" ucap Agita dengan membalas senyuman Angga.


Dalam perjalanan menuju ke sekolah Angga mengajak Deon mengobrol sebelum sampai di sekolahnya.


"Sebentar pulang sekolah mau gak jalan sama Daddy?"


"Mau Daddy, tapi Deon pengen beli mainan baru dad, mainan Deon gak ada yang baru udah kepakai semua"


"Tapi belum rusak kan"


"belum dad, tapi Deon pengen mainan baru lagi"


"Okey nanti Daddy belikan, nanti Deon pulang sekolah Daddy jemput ya"


"Siap dad"


Dalam waktu kurang lebih 15 menit mereka telah sampai di sekolah Deon. Angga membukakan pintu mobilnya sambil berkata.


"Silahkan tuan mudah kecil" ucap Angga sambil mengulurkan tangannya pada Deon.


"Terima kasih tuan Daddy" balas Deon pada Daddy nya.


Angga yang mendengar sebutan Deon padanya tuan daddy, Angga menahan tawanya karna kelucuan putranya.


"Apakah mau Daddy Gendong masuk ke dalam kelas?"


"Gak usah dad, Deon di gendong cukup di rumah aja, kalau di sekolah sampai di gendong apa kata teman-teman Deon. termasuk cewek-cewek di kelas Deon, pasti mereka menertawakan Deon dad"


"okey Daddy mengerti, di rumah aja kan bisa di gendong"


"iya dad"


setelah di antarkan ke kelas kini Angga pamit ke Deon kalau dirinya harus berangkat ke kantornya juga agar mendapatkan uang untuk membeli mainan milik Deon.


"Daddy berangkat kerja dulu"


"iya Daddy"


"gak apa-apa kan jagoan Daddy di tinggal?!"


"Gak apa-apa Daddy, awas nanti Daddy terlambat"


"Gak apa-apa terlambat asal jagoan Daddy gak terlambat masuk sekolahnya"


Deon tersenyum kalau hari ini ia bisa memamerkan bahwa dirinya memiliki seorang Daddy yang begitu tampan.


"Ya udah Daddy pergi dulu" ucap Angga sambil mencium pucuk kepala putranya dan melambaikan tangannya ketika mau keluar dari pintu kelasnya.


"By Daddy" ucap Deon dengan membalas lambaian tangan Angga padanya.

__ADS_1


__ADS_2