Istri Kontrak

Istri Kontrak
Episode 55


__ADS_3

Angga telah menyelesaikan keinginannya, ia masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya dari pergulatannya dengan Agita.


sedangkan Agita masih menangis di atas tempat tidur dengan tubuhnya yang tertutup selimut, ia tidak percaya dengan sikap Angga padanya.


Angga telah menyelesaikan mandinya ia keluar menuju ke arah lemari memakai baju. setelah memakai baju Angga berjalan mendekati tempat tidur ia memberikan cek pada Agita dan meninggalkan Agita sendiri di kamar itu.


Angga pergi keluar ia malam ini pergi ke apartemen Alex untuk menginap di sana.


Agita yang melihat Angga melemparkan cek itu Agita merasa dirinya hina ia merasa jika dirinya seperti wanita murahan yang rela menjual tubuhnya demi uang walaupun yang menidurinya adalah suaminya. tapi sikap Angga menggambarkan bukan suaminya melainkan laki-laki lain yang demi mendapatkan kemauannya ia memaksa wanita untuk melayaninya.


Agita menangis sesegukkan dengan pandangannya menatap ke arah cek yang di lemparkan Angga kepadanya. Agita memalingkan badanya memunggungi cek itu. ia tidak menyangka jika dirinya di perlakukan oleh suaminya seperti wanita malam yang menjual tubuhnya demi uang.


Dengan memikirkan semua tentang dirinya Agita tertidur karna seharian ia menangis.


Angga kini telah berada di tempat tinggal Alex.


"Ada apa denganmu Ngga?, tidak biasanya kau datang menginap di rumahku"


"Sudah diam Lex. jangan banyak bertanya dan bicara"


"Oke, aku diam tapi jika setelah mood kau membaik kau harus cerita ke aku Angga"


Angga tidak menanggapi ucapan Alex ia berjalan menuju kulkas dengan mengambil minuman. ia duduk kembali di dekat Alex sambil meminum minumannya.


Alex yang melihat sikap Angga tidak biasanya Alex merasa heran.


"Ada apa dengan sikap Angga hari ini, apa yang terjadi dengannya" batin Alex dengan terus memandang Angga yang menuangkan minuman di gelas dan meminumnya, Angga melakukan itu lagi dan lagi sampai ia merasa pusing menandakan ia mulai mabuk.


"Ada apa denganmu Ngga?" tanya Alex pada Angga. Alex mengambil gelas yang di pegang Angga yang masih berisikan minuman, namun Angga melemparkan tangan Alex yang mencoba menahan tangannya dan mengambil minuman yang di pegangnya.


"Jangan ikut campur Lex, biarkan aku minum Lex"


"Ada apa denganmu Ngga?" Alex mengulang pertanyaannya pada Angga sahabatnya sekaligus bosnya


"Aku akan membunuhnya jika ada yang berani menghina Alisa Lex."


Alex yang mendengarkan ucapan Angga. Alex memutarkan bola matanya seakan Alex malas mendengarkan nama wanita itu. namun Alex harus memancing agar Angga mengatakan apa yang terjadi padanya hari ini.

__ADS_1


"Siapa yang menghina Alisa Ngga, menurutku tidak ada yang menghina dia"


Angga yang mendengar ucapan Alex ia menatap Alex dengan matanya yang terlihat sayup akibat minuman.


"Jangan pernah menghina Alisa, Alisa adalah calon istriku jika ada yang menghina Alisa dia harus berhadapan dengan diriku" ucap Angga dengan memukul-mukul dadanya


Alex melihat sikap Angga yang sedang mabuk ia tidak tau apa yang harus ia lakukan bahkan ia menjaga setiap ucapannya agar tidak menimbulkan masalah.


"Aku tidak menghina kekasihmu Angga, apa untungnya juga buatku menghina Alisa"


"Katakan pada Ken jangan berani menghina kekasihku jika dia masih menganggap aku sahabatnya"


Alex yang mendengar nama Ken keluar dari mulut Angga membuat dirinya keheranan. Alex tidak menyangka Ken yang irit bicara sampai berani menghina Alisa.


"bagaimana ceritanya Ken sampai menghina alisa aku jadi penasaran, tapi kalau aku bertanya kepada Ken gak mungkin di jawab sama laki-laki itu, dan kalaupun aku bertanya ke Angga saat ini bisa-bisa aku yang kena batunya karna saat ini Angga sudah mabuk" ucap Alex dengan suara kecilnya dengan tersenyum ia masih tidak menyangka kalau Ken berani angkat bicara pada wanita itu. rasanya Alex ingin tertawa tapi ia menahannya


Sedangkan Angga masih saja menyebutkan jangan menghina Alisa dia adalah calon istriku, sampai tertidurpun Angga masih mengucapkan kalimat itu.


Alex mengambil handphonenya di saku celananya ia berusaha menghubungi Ken terus menerus sampai Ken menjawabnya,


"Sialan, dasar manusia robot" ucap Alex dengan kesal karna Ken tidak menjawab panggilannya namun Alex tetap tidak menyerah ia menghubungi terus Ken sampai akhirnya di panggilannya ke empat Ken menjawab panggilannya.


mendengar Alex berteriak Ken menjauhkan handphonenya dari telinganya.


"Ada apa denganmu Lex?"


"Ada apa ada apa orang kalau menghubungimu berkali-kali berarti penting Ken"


"Skarang aku sudah menjawab panggilanmu, bicaralah"


"Aku ingin menanyakan sesuatu padamu Ken"


"Tanyakan saja, tapi jika pertanyaanmu itu tidak penting maka akan ku akhiri panggilan ini"


Alex diam mendengarkan apa yang diucapkan Ken dan ia mencari ide agar Ken menanggapi pertanyaannya dan memberinya penjelasan.


"Alex, jika kau tidak bicara juga aku akan mengakhiri panggilannya"

__ADS_1


"Iya sebentar Ken dasar laki-laki robot, dan kulkas"


Ken mendengar nama yang di juluki Alex padanya. Ken menarik nafasnya dan mengeluarkan nafasnya kembali.


"Alex.."


"iya Ken sebentar"


"Aku mau istrahat jika tidak terlalu penting besok saja"


"Bagiku penting Ken"


"Ya sudah bicaralah Lex"


"mmmm... Angga skarang berada di apartemenku Ken"


"Trus hubungannya denganku apa?"


"Ada Ken, Angga marah-marah dengan menyebut namamu karna telah berani menghina Alisa kekasihnya"


"Kau menghubungiku hanya mau mengatakan itu saja Lex"


"Aku hanya penasaran saja kenapa kau sampai menghinanya Ken"


"Hanya itu pertanyaanmu yang penting itu Lex"


"hehehehe.. iya Ken itu pertanyaan penting bagi aku dan aku ingin mendengarkan alasanmu"


"Kau kan sekarang bersama Angga nah kau tanyakan saja padanya aku malas membahasnya Lex." setelah mengatakan itu Ken mengakhiri panggilannya.


"Ken, Ken.... ah sial dasar robot jadi orang pelit amat sih" ucap Alex setelah melihat panggilan telah berakhir.


Alex menatap Angga yang sedang tidur dengan posisinya sedang duduk dan wajahnya di letakan di meja. Alex menggeleng-gelengkan kepalanya dan meninggalkan Angga.


Alex masuk kedalam kamarnya untuk istrahat seperti mereka berdua. Alex merebahkan tubuhnya di atas tempat tidurnya ia memejamkan matanya sampai ia pun tertidur malam itu.


#Setelah kalian membaca ceritaku mohon dimaklumi jika ada kesalahan dalam penulisannya.

__ADS_1


🙏🏻 Aku harap kalian menyukai ceritaku ini. 😊😊


dan jangan lupa berikan rate, vote, like dan coment agar author lebih bersemangat lagi up nya.


__ADS_2