
Agita mendengarkan itu hanya mengangguk-nganggukan kepalanya tanda bahwa Agita siap menerima semua hukumannya jika ia melanggar janjinya ke suaminya besok malam nanti.
Setelah mengatakan itu suaminya kembali ke posisi tidurnya ia memunggungi istrinya.
Agita membuang nafasnya tanda bahwa ia selamat malam ini dari suaminya tetapi ia harus memikirkan cara dan alasan lain agar bisa menghindari suaminya besoknya nanti "Aku harus memikirkan alasan dan cara untuk besok" batin Agita. ia bangun dari tempat tidurnya hendak keluar untuk minum air. Agita berjalan dengan pelan-pelan agar suaminya tidak terbangun dengan gerakannya, ketika ia melewati suaminya yang tidur tangannya langsung di cekam oleh suaminya, Agita sontak kaget dan berteriak ia langsung menutup mulutnya sendiri ia tidak ingin jika teriakannya itu bisa membangunkan para maid di rumah itu, Agita langsung mengalihkan pandangannya pada suami yang masih tidur di tempatnya namun Agita kaget kalau ternyata suaminya belum tidur.
Angga membuka matanya dan berkata "Kau mau kemana ?, apa kau akan lari keluar lagi seperti malam itu?!" tanya Angga dengan menatap Agita yang dirinya masih berbaring di tempat tidur namun tangannya tetap menggenggam tangan istrinya.
"Siapa bilang aku mau kabur ! aku hanya mau ke dapur mau minum air saja".
"ngapain ke dapur kalau di sini ada air buat di minum" ucap Angga dengan menggunakan dagunya menunjuk air yang berada di atas nakas di sebelah tempat tidur mereka.
Agita menarik nafasnya dan melepaskan nafasnya tanda ia kesel ke Angga. "Kenapa aku harus bertemu dengan orang seperti ini, kenapa harus dia yang akan jadi suamiku, dia begitu menyebalkan rasanya pengen ku cincang dan ku robek-robek" batin Agita dengan keselnya.
"Apa yang kau pikirkan ? apa kau merencanakan sesuatu tentangku hmm?"
"bagaiman dia bisa tau aku kan hanya ngomong dalam hati saja kenapa dia bisa tau sih, apa jangan-jangan dia bisa baca apa yang aku pikirkan" batin Agita. ia menggeleng-gelengkan kepalanya ke kiri dan ke kanan "gak, gak mungkin jika itu sampai bener matilah aku".
__ADS_1
Angga mengerutkan keningnya melihat istrinya terlihat aneh ia bangun dari tidurnya dan menarik istrinya sehingga tubuh istrinya mendorong tubuh Angga sampai akhirnya mereka berposisi Agita di atas tubuh Angga dengan menindih tubuh Angga mereka saling bertatapan Angga hendak mendekati bibirnya ke bibir Agita. Dangan cepat Agita menghindar dan berakting batuk "uhuk uhuk" maaf aku mau minum air lepaskan tanganmu
Angga tersadar dengan batuk Agita ia langsung melepaskan tangannya dan berkata "Bangun kau dari posisimu cepat atau kau akan tanggung akibatnya sendiri" ucap Angga dengan sikap canggungnya karna posisi mereka.
Agita segera berdiri dan mendekati nakas yang tak jauh dari tempat tidur itu ia mengambil air dan meminumnya setelah minum air Agita tidur begitupun dengan Angga mereka saling memunggungi akn tetapi mereka belum memejamkan mata mereka, entah apa yang mereka pikirkan saat ini, yang paham dengan apa yang mereka pikirkan hanyalah mereka berdua dan sang pencipta.
Angga bangun dari tidurnya ia mengambil air di atas nakas untuk di minumnya setelah itu ia meraih handphonenya dan berjalan menuju balkon yang berada di kamar itu. ia menghubungi kekasihnya namun tak mendapatkan jawaban dari kekasihnya, Alisa tak mengangkat telfonnya. jika di ingat-ingat Alisa selalu menghubungi Angga lebih dulu bahkan ia akan marah jika Angga tak mengangkat telfonnya atau membalas chat nya, Angga tak habis fikir jika kekasihnya kini telah berubah tapi Angga menghempaskan membuang jauh-jauh pikiran itu ia harus berfikir positif terhadap kekasihnya. 60 menit telah berlalu udara malam terasa begitu dingin Angga masuk ke dalam kamarnya ia berjalan dengan meletakan handponennya di atas nakas lalu ia berbaring di tempat tidur tak menunggu lama Angga tertidur Agita pun sudah tertidur.
********
jika malam itu di lalui dengan penuh drama oleh suami istri maka berbeda dengan pria misterius ini.
"Aku harap kau bahagia dengan duniamu, selama aku hidup aku akan menjagamu dari kejauhan hanya itu yang bisa kulakukan saat ini kau adalah seorang istri pengusaha di kota ini. tapi jika suatu saat kau menangis karna suamimu itu aku yang pertama akan membuat perhitungan dengan orang itu aku harap kau masih seperti dulu saat pertama kali kita bertemu".
pria itu masih mengingat waktu di mana ia benar-benar terpuruk karna masalah keluarganya gadis inilah yang datang memberinya nasehat dan semangat agar kuat menghadapi segala macam masalah di dunia ini.
ia hanya menunggu waktu yang tepat saja untuk menyapa gadis yang ada di dalam foto itu. kemudian ia tersenyum mengingat saat gadis itu menghiburnya dengan tingkah lucunya bisa membuat dirinya meenghadapi semua masalahnya saat itu. dengan larutnya ia menatap gambar foto itu sehingga pria itu tertidur.
__ADS_1
******
di club malam ada sepasang teman duduk sambil minum-minum dan bercerita satu sama lain membahas tentang kehidupan sahabat mereka yang tak lain adalah Angga Hendrawan pengusaha yang berpengaruh di kota ini. siapa lagi mereka kalau bukan Alex dan ken sahabat Angga dari semasa kuliah dulu.
"Aku prihatin dengan kehidupan percintaan Angga, yang di manfaatkan hanya sebagai batu loncatan untuk karir kekasihnya"Ucap Alex dengan meminum segelas bir
"Biarkan saja itu urusan dia kita cukup memantau saja apa yang di lakukan wanita licik itu, apa lagi sekarang Angga telah menikah kita sebagai sahabatnya hanya bisa membantunya di saat ia menginginkan bantuan kita" ucap ken sahabatnya Angga dan Alex
"Hmm, kau benar Ken kita tidak perlu ikut campur dalam urusannya, tapi aku merasa kasian dengan istrinya apakah ia bisa meluluhkan hati Angga yang hanya untuk kekasihnya Alisa itu". Alex
"itu kita lihat aja nanti Lex, apakah Angga akan jatuh cinta pada istrinya atau tetap mempertahankan perasaannya pada wanita licik kekasihnya itu" Ken
dengan berputarnya jam yang semakin larut Alex dan ken mengakhiri bahasan mereka tentang sahabat mereka yaitu Angga Hendrawan, mereka melanjutkan dengan minum-minum setelah merasa waktu menunjukan sudah larut Alex dan ken pamit satu sama lain untuk pulang istrahat.
Setelah kalian membaca ceritaku mohon dimaklumi jika ada kesalahan dalam penulisannya.🙏🏻 Aku harap kalian menyukai ceritaku ini. 😊😊
dan jangan lupa berikan rate, vote, like dan coment agar aku lebih bersemangat lagi up nya.
__ADS_1
terima kasih buat kalian yang masih setia dengan cerita novelku.🤗