Istri Kontrak

Istri Kontrak
Episode 26


__ADS_3

Di tempat lain sepasang suami istri tidur dengan nyamannya bahkan mereka tak menyadari jika saat ini mereka tidur berhadapan dan saling memeluk satu sama lain. semakin mereka tertidur nyenyak semakin erat pelukan mereka sehingga malam itu menjadi malam ternyaman sepanjang malam buat mereka berdua.


Pagi telah tiba matahari mulai terbit terangnya menembus di setiap cela jendela kamar milik Angga dengan sinar cahaya matahari itu membuat Angga risih rasanya ia ingin menutup jendela dengan alat yang tidak bisa di tembus oleh cahaya apapun, agar sinarnya tak bisa masuk ke dalam kamarnya, ia menggerakkan tubuhnya dan menggesernya namun ia merasakan ada sesuatu yang menindi lengannya dengan pelan ia membuka matanya dan jreeennnggg Angga terkejut ketika membuka matanya, yang pertama ia lihat di pagi hari bangun dari tidurnya adalah wajah istrinya yang cantik alami tanpa balutan make up itu. dengan entengnya ia tersenyum dan menyingkirkan rambut yang menutupi mata Agita, Angga tersenyum dan tanpa ia sadari ia mengecup pucuk kepala istrinya dan memeluk kembali dengan erat seakan tidak ingin bangun dari tidurnya. ia berharap ini akan berlangsung lama ia merasakan nyaman dengan posisi itu.


Tak berlangsung lama hanya 40 menit dengan posisi itu Agita mulai menggerakkan tubuhnya namun tubuhnya terasa sulit di gerakan, ia membuka matanya dan mengucek-ngucek matanya agar terlihat jelas dan saat membuka mata yang pertama di lihat Agita adalah dada bidang suaminya karna saat ini wajahnya berhadapan dengan dada suaminya, ia menelan salivanya dan mencoba melepaskan pelukan suaminya dengan pelan agar suaminya tidak bangun dari tidurnya.


Agita berhasil melepaskan tangan Angga, ia hendak akan bersiap-siap bangun dari posisinya namun Angga langsung memeluknya dan ia tersenyum seakan-akan ia sengaja melakukan itu.


Agita yang merasakan pelukan itu semakin erat sontak terkejut dengan sikap suaminya, ia menarik nafasnya dengan kesal dan membuangnya agar rasa kesalnya bisa ia tahan jangan sampai emosinya akan terpancing di pagi hari karna sikap suaminya.


Angga yang merasakan nafas Agita. tersenyum karna pagi ini ia akan menjahili istrinya dengan cara seperti itu biar istrinya jatuh cinta kepadanya.

__ADS_1


lagi-lagi Agita mencoba melepaskan pelukannya namun tak berhasil juga Angga malah mengeratkan pelukannya. Agita mulai merasa kesal karna pagi ini ia harus bekerja ia tidak ingin terlambat nanti. "baiklah jika kau mau bermain-main denganku, akan ku buat kau menyesal mengangguku", batin Agita. Agita menatap wajah suaminya ia memicingkan matanya tanda bahwa ia akan memulai idenya untuk menjahili suaminya. dengan perlahan Agita mendekati telinga suaminya dan berbisik "apa kau ingin main-main denganku" ucap Agita dengan mulai melancarkan idenya dengan menulusuri tubuh Angga dengan jemari tangannya dari bagian telinga hingga sampai bagian dada.


Angga yang mendengarkan bisikan itu tidak peduli dengan apa yang di katakan istrinya namun dengan sentuhan jemari tangan istrinya membuat Angga merasa tegang di saat ia mulai tegang dan adiknya pun mulai ikut terbangun dengan sentuhan menggoda itu.


Agita melihat reaksi suaminya mulai terhanyut dengan idenya, tanpa menunggu lama Agita menurunkan jemarinya ke bagian pinggang suaminya, Agita mulai menggelitik pinggang suaminya sampai tangan suaminya melepaskan pelukannya karna menahan geli dari gelitikan istrinya.


Angga tak bisa menahan tawanya karna geli akhirnya tawanya pecah karna geli "Hahahaha... apa yang kau lakukan lepaskan tanganmu, hahahahaha"


Sedangkan di luar kamar mandi Angga mengendor-ngendor pintu sambil teriak-teriak rasanya ia ingin mendobrak pintu itu "Keluar kau Agita kau harus bertanggung jawab dengan apa yang kau lakukan, lihat saja aku tak akan melepaskanmu pagi ini aku akan membuatmu tak bisa berjalan pagi ini" ucap Angga dengan nada marah, kesal dengan sikap Agita.


Agita yang mendengar ketukan pintu semakin keras dan kata-kata suaminya itu merasa takut ia berdoa semoga pagi ini selamat dari suaminya itu. dengan rasa takut ia akhirnya membuka pintu Angga tepat berdiri di hadapannya.

__ADS_1


Angga melihat Agita dari atas kepala sampai kaki "Kau tidak akan ku lepaskan pagi ini" ucap angga. Agita saat ini hanya menggunakan handuk mandi saja. Angga tersenyum dan mendekati agita masuk ke dalam kamar mandi Agita berjalan mundur menghindari suaminya. ketika Angga memegang handuk yang di pakai istrinya, untuk melancarkan rencananya ia ingin melepaskan handuk yang di pakai istrinya di depannya agar istrinya tidak bisa kabur dari hadapannya namun rencananya tidak berjalan lancar setelah di tariknya handuk Agita mendorong Angga sehingga Angga terduduk dan Agita berhasil kabur dari suaminya ia keluar dari kamar mandi. Angga yang melihat istrinya kabur dan rencananya gagal ia mengumpat "Shittt !!, siaaaaaalllll.. aaaaaaaa...awas kau Agita kau harus bertanggung jawab dengan semua ini" teriak Angga dengan posisi terduduk


Agita yang mendengar itu membuka pintu kamar mandi dan di intipnya suaminya yang sedang kesal dengan posisi terduduk " Selamat mandi suamiku tercinta mandi yang bersih yaa sayang" ucap Agita dengan senyum lebarnya lalu ia menutup pintu dan menguncinya dari luar kamar mandi.


Angga yang melihat senyuman itu melemparkan handuk ke arah pintu kamar mandi. tapi sayang pintu kamar mandi keburu tertutup dan Agita menguncinya. Agita akan membuka pintu kamar mandi ketika ia bersiap-siap berangkat kerja nanti.


Setelah kalian membaca ceritaku mohon dimaklumi jika ada kesalahan dalam penulisannya.🙏🏻 Aku harap kalian menyukai ceritaku ini. 😊😊


dan jangan lupa berikan rate, vote, like dan coment agar aku lebih bersemangat lagi up nya.


terima kasih buat kalian yang masih setia dengan cerita novelku.🤗

__ADS_1


__ADS_2