Istri Kontrak

Istri Kontrak
Episode 99


__ADS_3

Agita dan Deon kembali ke rumah dengan di antar Angga. mobil milik Agita di bawah orang yang bekerja padanya. selama dalam perjalanan Angga mengajak Deon mengobrol dengan mencoba membujuk Deon agar mau di antarnya ke sekolah besok.


"Deon besok Daddy Yang antar jemput yaa"


"Koq Daddy, emang mommy sibuk yaa" ucap Deon dengan menatap Agita.


"iya besok mommy sibuk jadi Deon di antar Daddy dulu"


"Tapi Deon takut ketemu dengan Tante jahat"


Angga tidak mengerti dengan yang di ucapkan Deon putranya tentang Tante jahat.


"Tante jahat siapa?, koq jagoan Daddy jadi penakut gini sih"


"Besok Tante jahat gak ada, dia udah pergi jauh untuk bekerja"


"Tapi Tante jahat selalu bersama dengan Daddy mom"


Agita menatap Angga yang masih kelihatan kebingungan denga apa yang di ucapkan putranya.


"Yang di maksud Deon Tante jahat adalah Alisa mas, Deon sering melihatmu bersama dengannya"


Angga mengelus kepala putranya dengan tangan kirinya sedangkan tangan kanannya memegang stir mobil.


"Daddy janji kalau Tante jahat itu gak akan dekatin Daddy lagi, apalagi mommy dan Deon" ucap Angga dengan meyakinkan Deon


Angga menatap Agita seolah ia membutuhkan penjelasan apa yang di lakukan Alisa kepada Deon.


Agita yang paham dengan raut wajah Angga, ia tidak memberikan penjelasan apapun ke Angga, Agita memalingkan kepalanya ke putranya dengan memeluk erat Deon putranya di pangkuannya.


"Deon tenang saja, mommy gak akan mengijinkan dia jahat pada ke deon lagi, mommy janji"


"Benar ya mommy, Deon gak mau ketemu dengan Tante jahat lagi"


"iya sayang" ucap Agita dengan mencium kepala putranya.


Kini mereka telah sampai di rumah Agita yang baru beberapa Minggu ia tempati.


Agita turun dari mobil Angga dengan menggendong Deon yang sudah tertidur di pangkuannya.

__ADS_1


Angga berusaha mengambil deon agar dirinya yang menggendong Deon namun Agita tak mengizinkan Angga.


Angga mengikuti Agita, namun di depan pintu Agita berterima kasih ke Angga.


"terima kasih mas, sudah mengantarkan aku dengan Deon"


"iya sama-sama"


"Kami masuk dulu mas, hati-hati di jalan" ucap Agita dengan masuk dan menutup kembali pintu rumahnya.


Angga masih ingin menanyakan apa yang dia lakukan pada Deon, tapi Agita menghindarinya dengan tidak memberitahu apa yang terjadi pada putranya.


Angga masuk ke dalam mobilnya sebelum ia menghidupkan mobilnya, Angga menelfon Alex agar segera datang ke rumahnya ada yang ingin Angga katakan pada Alex.


"Ada apa bos?"


"Datanglah ke rumahku skarang"


"Tapi ini sudah malam, tidak bisakah kita membahasnya besok Ngga"


"Aku bilang hari ini berarti hari ini, Aku tunggu kau skarang jika gak, akan ku potong gajimu 50% " ucap Angga dengan sedikit mengancam Alex sahabatnya, karna dirinya merasa kesal ketika melihat putranya ketakutan dengan menyebutkan Tante jahat .


Alex sampai 10 menit lebih dulu dari Angga, Alex sangat kesal ia cepat-cepat ke rumah Angga namun Angga belum sampai di rumahnya.


Alex menunggu kedatangan Angga dengan duduk menonton di ruang keluarga sambil memakan cemilan dan jus yang di buatkan pekerja yang berada di rumah Angga.


5 menit Angga sampai di rumahnya, ia berjalan ke dalam rumahnya dengan langkah yang lebar dan cepat.


Alex yang melihat kedatangan Angga, dengan langkah kakinya yang tegas membuat Alex kebingungan dengan sikap Angga.


"Kau kenapa sih Ngga, aku udah lama nungguin kau, katanya cepat tapi kau sendiri yang gak ada di rumah" ucap Alex dengan kesal


"Kau ikut denganku ke ruang kerjaku"


"Emang ada apa sih Ngga, apa lagi yang mengganggu pikiranmu" ucap Alex dengan mengikuti Angga ke ruang kerjanya.


Setelah sampai di ruang kerja miliknya Angga duduk di kursi kebesarannya. sambil memijat kepalanya.


"Ada apa Ngga, waktuku terbuang sia-sia dengan sikapmu yang gak jelas"

__ADS_1


"Kau cari tau apa yang di lakukannya kepada putraku, sampai dia merasa ketakutan melihatnya"


"Siapa yang harus aku cari tau Ngga?!" ucap Alex dengan tidak mengerti dengan maksud Angga.


"Aku bilang cari tau apa yang di lakukan Alisa pada putraku Lex ucap Angga dengan penuh marah, ia tidak terima jika ada orang lain yang lancang mengganggu putranya


"Alisa lagi Alisa lagi, emang yaa anak itu gak ada kapok-kapoknya"


"Aku mau besok kau sudah mendapatkan apa yang aku perintahkan, dan aku tunggu informasinya di kantor ruang kerjaku"


"Tapi Ngga, gak mungkin aku kerja malam ini"


Angga menatap Alex dengan mata yang tidak menginginkan alasan apapun, yang ia inginkan cepat lakukan apa yang ia perintahkan dan dapatkan informasinya dengan secepat mungkin.


Alex yang melihat tatapan Angga. menelan salivanya rasanya kalau bos sekaligus sahabatnya itu benar-benar sedang marah Angga tidak lagi main-main.


"iya aku akan mengerjakan perintahmu dan akan aku berikan informasinya besok pagi di kantor" ucap Alex dengan kesal namun ia tidak berani menunjukan kekesalannya di depan Angga.


"Bagus, setelah aku mengantar Deon ke sekolah informasi itu sudah berada di ruang kerjaku Lex"


"iya aku tau Ngga, tapi bolehkah kita makan dulu perutku kelaparan gara-gara ancamanmu aku gak sempat makan di rumah tadi"


"itu urusan kau, siapa suruh gak makan"


"Kan kau yang menginginkan agar aku cepat-cepat datang kemari"


"terserah kau saja Lex, pergi sana ke belakang tanya bi Lastri dia masak apa hari ini"


Alex berdiri dari tempat duduknya sambil berkata


"apa salahnya sih mengajak aku makan di luar sebagai tanda permohonan maafnya karna terlambat" ucap Alex dengan meninggalkan ruang kerja Angga yang berada di dalam rumahnya.


Angga mendengarkan apa yang di katakan oleh sahabatnya itu, tapi ia membuat seolah-olah tak mendengarkannya karna saat ini wajah Deon yang ketakutan masih terbayang di kepalanya.


#Setelah kalian membaca ceritaku mohon dimaklumi jika ada kesalahan dalam penulisannya.


🙏🏻 Aku harap kalian menyukai ceritaku ini. 😊😊


dan jangan lupa berikan rate, vote, like dan coment agar author lebih bersemangat lagi up nya.

__ADS_1


__ADS_2