
Keesokan paginya Agita mengajak Deon jalan-jalan ke kebun binatang dengan bahagianya Deon memberi makan ke hewan-hewan sambil tertawa dan takut. ketika mereka dengan asyiknya memberikan makanan ke hewan-hewan Agita mendapatkan telfon dari Gina. ia mengangkat telfonnya dengan pergi ke tempat duduk dari kejauhan Agita menatap putranya yang tersenyum sambil melambaikan tangannya padanya Agita pun mebalas senyuman putranya dengan melambaikan tangan.
Agita serius mengobrol dengan sahabatnya lewat telfon begitu juga dengan Deon putranya begitu menikmati sehingga dengan ketakutannya ia mundur ke belakang dan tiba-tidak Deon tidak sengaja menabrak tubuh wanita yang sedang berjalan dengan membawa segelas minuman, dan minuman itu tumpah ke pakaian wanita itu.
Wanita itu berteriak sambil membersihkan pakaiannya yang terkena tumpahan minumannya sendiri, ia menatap Deon dengan tatapan dan tatapan itu membuat Deon ketakutan.
"Apa kau buta, kau tidak melihat ada orang lain di sini?, kalau takut gak usah datang kemari dan bermain dengan hewan-hewan itu. lihat pakaian ku jadi kotor gara-gara kau dasar anak sialan, apa orang tuamu tidak mendidikmu haaaa" ucapan wanita itu dengan marah-marah sambil membentak.
Deon mendengar ucapan wanita itu menangis ia merasa ketakukan.
Agita yang melihat dan mendengar putranya di bentak ia menghampiri putranya.
"Kau kenapa sayang?" tanya Agita dengan mengusap kepala putranya dan menghapus air mata putranya.
Agita mengabaikan wanita yang berdiri di hadapan putranya ia mengutamakan putranya dari pada wanita itu.
"Oh jadi dia putramu, pantas aja wajahnya gak begitu asing, ternyata putra dari wanita Pela**r yang menjual dirinya demi uang, hey nak kau tau gak kalau kau itu terlahir gak punya seorang ayah" ucap wanita itu dengan tersenyum merendahkan
Agita tak menerima dengan ucapan wanita itu ia berdiri mensejajarkan dengan wanita itu.
"Tutup mulutmu, jaga ucapanmu seharusnya kau sadar diri siapa wanita murahan yang sebenarnya aku atau kau, secantik apapun parasmu tapi kau adalah wanita murahan yang berani mengganggu laki-laki yang sudah beristri" ucap Agita dengan menampar wanita itu dan juga menunjuk wajahnya.
__ADS_1
"Aku peringatkan padamu jangan pernah mengganggu putraku, aku masih menghormatimu karna kita sama-sama wanita dan karna kau adalah model terkenal aku menjaga reputasimu akan hancur, tapi kalau kau seperti ini jangan harap aku menghormatimu sebagai wanita baik-baik lagi" ucap Agita dengan meninggalkan wanita itu dan menggendong putranya.
Wanita itu kesal ia tidak menerima perlakuan Agita padanya apalagi dengan menamparnya.
"Dasar wanita jalaaaanngg" ucap Alisa dengan berteriak
"kau kenapa Alisa?" tanya temannya.
wanita itu adalah Alisa kekasih dari mantan suaminya, rumah tangganya hancur karna mantan suaminya lebih memilih model itu.
"Aku kesal dengan wanita murahan itu"ucap Alisa dengan menunjuk Agita yang sudah jauh.
"Kenapa kau melepaskannya, kenapa kau tidak memberinya pelajaran dulu Alisa"
"Kau benar-benar wanita licik Alisa"
"Siapa dulu alisaa, jangan panggil aku Alisa kalau gak bisa membuatnya sengsara" ucap Alisa dengan tertawa dan di ikuti teman-temannya tertawa.
Agita berjalan sambil menggendong putranya dengan air mata terus menetes di pipinya.
Deon melihat itu ia menghapus air mata mommy nya yang merusak kecantikan mommy nya.
__ADS_1
"Mommy kenapa?, maaf gara-gara Deon mommy jadi menangis" ucap Deon dengan menundukan kepalanya.
Agita yang mendengar ucapan putranya ia berhenti dan menurunkan putranya dari gendongannya.
"Mommy gak apa-apa sayang, dan ini juga bukan salah Deon, jadi gak usah menyalahkan diri Deon yaa"ucap Agita dengan memeluk Deon putranya.
"Mommy gak usah sedih lagi, Deon janji akan menjaga mommy dan mencari Daddy buat mommy"
Agita mendengar ucapan putranya rasanya ia benar-benar merasa bersalah karna menyembunyikan identitas Daddy nya.
"Maafkan mommy sayang yang belum bisa mengatakan yang sebenarnya bahwa daddy mu ada di kota ini, bahwa daddy adalah pengusaha yang terkenal di kota ini" batin Agita
"Makasih sayang, mommy sangat menyayangi Deon" ucap Agita dan mencium putranya
"Deon juga sangat menyayangi mommy".
"Mommy udah lapar kita pergi makan yuk!" ucap Agita dengan mengajaknya makan agar Deon tidak merasa sedih dan merasa bersalah lagi.
#Setelah kalian membaca ceritaku mohon dimaklumi jika ada kesalahan dalam penulisannya.
🙏🏻 Aku harap kalian menyukai ceritaku ini. 😊😊
__ADS_1
dan jangan lupa berikan rate, vote, like dan coment agar author lebih bersemangat lagi up nya.