Istri Kontrak

Istri Kontrak
Episode 84


__ADS_3

Angga dan Agita keluar dari lift menuju kamar milik Agita, namun sedikit lagi sampai di kamar yang akan mereka tujuh tiba-tiba mereka bertemu dengan seorang laki-laki yang tak lain adalah Daffa.


Agita menghentikan langkahnya ketika melihat Daffa berjalan menuju ke arah mereka.


Angga terlihat bingung ketika Agita menghentikan langkahnya. Angga menatap Agita namun tak mendapatkan jawaban, ia mengikuti arah tatapan Agita. melihat laki-laki itu Angga mengerutkan kedua keningnya.


" kenapa laki-laki yang bersama Agita di restoran dua hari lalu berada di hotel ini dan kenapa Agita menghentikan langkahnya saat melihat laki-laki ini, ada apa dengan mereka berdua" batin Angga


Daffa mendekati Agita. ia menatap Angga lalu Agita dengan berkata.


"Kenapa baru pulang, katanya kan tidak akan lama"


Daffa menanyakannya pada Agita, namun Agita tak menjawab hanya diam saja.


"Ayo masuk papi dan mami sudah menunggumu dan Deon" ucap Daffa sambil mengambil Deon di gendongan Angga.


"Terima kasih sudah mengantarkan mereka pulang"


"iya sama-sama" ucap Angga sambil menatap Agita.


"Ayo masuk" ucap Daffa sambil memegang tangan Agita.


Angga yang melihat tangan Agita di pegang dan masuk ke dalam kamar ia tidak terima tapi ia tidak bisa berbuat apa-apa karna Agita bukan lagi istrinya.


Angga meninggalkan hotel itu dengan wajah yang terlihat kesal dengan sikap laki-laki itu yang sembarangan menyentuh Agita.


Angga masuk ke dalam mobilnya ia memegang stir mobil dengan kencang, seandainya stir mobil itu terbuat dari bahan yang lunak pasti sudah hancur karna genggaman Angga.


Angga memukul-mukul stir mobilnya ia benar-benar merasa kesal. jika bukan dalam rencananya mengambil hati Agita kembali ia sudah memukul laki-laki yang berani memegang tangan wanitanya.

__ADS_1


Angga menghidupkan mobilnya dan melakukannya dengan kecepatan di atas rata-rata, rasanya Angga ingin menabrak semua yang menghalangi jalannya dan penglihatannya yang ada di depan. bahkan pengendara yang lain berteriak-teriak dan memaki Angga yang membawa mobil ugal-ugalan. Angga bahkan menerobos di saat lampu merah dan untungnya di saat sat lantas mau mengejarnya tiba-tiba Ken Alex menghalanginya dan mereka memberi keterangan pada pihak keamanan, mereka berdua akan mengurusnya di kantor nanti. dan untungnya mereka mendengarkan penjelasan Ken dan Alex.


Setelah mengurus semuanya kini Ken dan Alex mendatangi rumah Angga dengan melihat keadaan Angga. karna Ken dan Alex tak habis pikir awalnya Angga bahagia ketika masuk ke dalam hotel namun ketika keluar dari hotel wajah Angga terlihat begitu tidak senang sehingga Angga membawa mobil dengan kecepatan seperti orang yang sedang di kejar.


Alex dan ken tiba di rumah Angga. mereka langsung ke dalam rumah mencari Angga. imformasi yang mereka dapatkan dari pembantunya. Angga sampai ke rumah dengan wajah terlihat marah bahkan ia menutup pintu dengan keras sehingga para pembantunya terkejut dengan sikap Angga.


Dari kamar Angga pembantu mendengar Angga berteriak-teriak namun tak ada satupun dari mereka pembantu Angga yang berani melihat keadaan Angga di dalam kamar.


Alex dan ken bergegas menuju ke kamar Angga. mereka mengetuk pintu kamarnya namun tak mendapatkan jawabannya.


Ken berencana ingin mendobraknya namun niatnya terhenti ia pergi mencari pembantu di rumah itu dan menanyakan kunci cadangan kamar milik Angga. setelah Ken membuka pintu kamarnya Alex terkejut melihat dalam kamar Angga yang berantakan dan Angga yang sedang duduk seperti manusia yang tak bernyawa.


Ken mendekati Angga ia duduk di samping Angga sedangkan Alex membereskan kamar Angga yang berantakan. setelah selesai Alex ikut duduk bersama dengan mereka.


Ken menatap Angga yang terlihat seperti seseorang yang sedang menahan emosinya.


"Kau kenapa Ngga, bukannya tadi kau bahagia bersama mereka?" tanya Ken


Angga menceritakan semua pada mereka apa yang terjadi ketika ia mengantar Agita dan Deon.


Ken dan Alex yang mendengar penjelasan Angga mereka tertawa ternyata yang mereka khawatirkan hanya masalah kecemburuan saja.


Angga menatap Ken dan Alex bergantian.


"Apa itu terlihat lucu?!"


"Angga, kami pikir kau kenapa sampai ugal-ugalan di jalan dengan membawa mobil, memberantakan kamar membuat para pembantu khawatir, tapi masalah yang membuatmu marah hanya karna Agita di sentuh laki-laki lain dan di ajak masuk ke dalam kamar di depanmu, sadar Angga bisa saja laki-laki itu hanya menidurkan Deon habis itu ia pulang dari hotel itu"


"Bagaiman aku tidak marah istriku di sentuh laki-laki lain dan putraku di gendong laki-laki itu"

__ADS_1


"Apa kau bilang Ngga, istrimu?!, sejak kapan kau menikah dengan Agita. kau kan sudah cerai beberapa tahun lalu" ucap Alex


"Diam kau Lex, mulai saat ini dan seterusnya Agita adalah istriku" ucap Angga dengan marah dan melototkan matanya ke hadapan Alex.


"Dan kenapa juga kau marah Ngga, Agita dekat dengan laki-laki lain kau kan hanya tinggal mantan suami saja jadi gak ada hak lagi"


"Kau bisa diam tidak Lex, kalau kau ngomong sekali lagi aku akan memecatmu dari kantorku"


"iiiddiiiiihhhh pakai ngancam segala, okey deh aku diam"


Ken menatap Angga. Angga terlihat begitu kesal di tambah dengan ucapan Alex menambahkan emosinya memuncak.


"Kau selidiki dulu laki-laki yang bersama dengan Agita itu siapa, apa hubungan mereka bukan marah-marah gak jelas kayak gini Ngga" ucap Ken dengan memberi saran kepada Angga.


"Nah betul apa yang Ken katakan"


Angga menatap Alex seolah ia tidak mengizinkan Alex ber- bicara.


"Iya aku diam, aku gak ikut campur"


"Hadehh masalah sepeleh gitu aja membuatmu marah Ngga" ucap Alex dengan suara kecil namun masih bisa di dengar Angga dan Ken.


"Kau benar-benar cari masalah ya Lex"


"Astaga Angga aku hanya becanda, emang ya cemburu bisa membuat orang seperti hewan buas yang kapan saja bisa menerkam yang lainnya, walaupun mereka gak bersalah" ucap Alex dengan menyalakan tv yang berada di kamar Angga.


#Setelah kalian membaca ceritaku mohon dimaklumi jika ada kesalahan dalam penulisannya.


🙏🏻 Aku harap kalian menyukai ceritaku ini. 😊😊

__ADS_1


dan jangan lupa berikan rate, vote, like dan coment agar author lebih bersemangat lagi up nya.


__ADS_2