
Pagi telah datang Agita pun telah bangun dari tidurnya ia mengucek-ngucek matanya dan merenggangkan ototnya.
"aaaaa males banget" Agita rasanya ingin rebahan seharian ini aktifas kerjanya dan melayani suaminya membuatnya begitu capek Agita mengangkat kepalanya menatap wajah suaminya yang tengah tertidur ia menyentuh wajah suaminya sambil tersenyum.
"Ada apa ini kenapa jantungku seperti pacuan kuda, please jangan begini nanti kalau aku jatuh bagaimana bisa-bisa akan sakit dan terluka nantinya" batin Agita sedang berbicara dengan detak jantungnya.
Angga yang merasakan wajahnya di sentuh tersenyum "Apa aku begitu terlihat tampan saat tidur sehingga kau memandangku dan menyentuhku, kau mulai naksir sekarangkan dengan ketampananku?!" ucap Angga dengan mata yang masih tertutup ia memegang tangan Agita yang telah menyentuh wajahnya.
Mendengar perkataan suaminya dengan tangannya di pegang oleh suaminya Agita kaget "Bisa-bisanya aku kepergok memandang dan menyentuh wajah Angga dan apa ini mengapa detak jantungku semakin kuad astaga please jangan buat aku malu bekerja samalah denganku" batin Agita.
Angga membuka matanya menatap Agita sambil tersenyum ia menyentuh wajah Agita.
Agita yang melihat Angga menatapnya dan menyentuh wajah hingga menyentuh bibirnya ia terdiam kaku.
Angga dengan pelannya mendekatkan wajahnya dengan wajah Agita.
Agita yang melihat Angga mendekatkan wajahnya, ia menutup matanya.
Angga tersenyum melihat Agita menutup matanya, namun pagi itu Angga tidak menciumnya ia hanya mau menjahili istrinya dan tak di sangka Agita tidak melawan pagi ini.
Angga mendekatkan wajahnya ke telinga Agita dengan berbisik " apa kau mau melakukannya di pagi ini, jika ia aku akan memulainya skarang sayang"
__ADS_1
Agita yang mendengarkan bisikan itu langsung membuka matanya dan berkata "Gak, aku gak mau melakukan itu" ucap Agita pada suaminya dengan nenyingkirkan tangan suaminya yang memeluk pinggangnya.
Agita bangun dari tempat tidurnya ia hendak berdiri pergi ke kamar mandi ketika melangkahkan kakinya ia meringis kesakitan "aauuu, kenapa rasa sakitnya bertambah lebih sakit dari kemarin sih " batin Agita
Angga yang mendengar rintihan Agita ia segera bangun dan duduk di atas tempat tidur dan berkata "Apa kau baik-baik saja?"
"Iya aku baik-baik saja" jawab Agita pada suaminya dengan berjalan pelan menuju ke kamar mandi.
Angga memalingkan wajahnya dengan menarik nafasnya dan menghembuskan nafasnya kembali lalu ia berdiri berjalan mendekati Agita dan ia langsung menggendongnya.
Agita terkejut ketika merasakan tubuhnya di angkat dalam gendongan suaminya ia meminta agar suaminya menurunkannya.
"Apa yang kau lakukan Angga, lepaskan aku, turunkan aku Angga"
"Tapi aku bisa sendiri Angga, aku masih punya kaki untuk berjalan"
"Tapi kau kesakitan sayang"
"Aku gak apa-apa itu juga hal umum yang di rasakan setiap kaum hawa"
Angga menatap Agita dengan tatapan yang tak terbaca kan seolah menandakan tanpa bantahan karna Angga tidak suka dengan bantahan.
__ADS_1
Agita yang melihat tatapan suaminya terpaksa ia menerima tawaran suaminya membantunya mengantarkan ke kamar mandi dengan di gendong, Agita menggantungkan kedua tangannya di leher suaminya.
Angga yang melihat itu ia tersenyum kecil di bibirnya kadang ia melihat istrinya dirinya begitu merasa gemes dengan tingkah istrinya yang malu-malu.
Angga menurunkan istrinya dari gendongannya
"Mau aku bantu juga mandinya" ucap Angga dengan menggoda istrinya
"Gak usah, aku bisa sendiri kau keluar saja"
"yakin bisa sendiri, gak mau aku bantu ?"
"Iya, tolong keluarlah" Agita sedikit mendorong tubuh Angga
"Tapi aku mau membantumu"
"Angga, tolong keluar..." Angga langsung mencium bibir istrinya dan berbisik
"Mandilah dengan bersih jika ada apa-apa panggil aku" ucap Angga setelah itu Angga keluar dari kamar mandi meninggalkan istrinya melakukan rutinitas mandinya.
#Setelah kalian membaca ceritaku mohon dimaklumi jika ada kesalahan dalam penulisannya.🙏🏻 Aku harap kalian menyukai ceritaku ini. 😊😊
__ADS_1
dan jangan lupa berikan rate, vote, like dan coment agar aku lebih bersemangat lagi up nya.
terima kasih buat kalian yang masih setia dengan cerita novelku.🤗