
Hari yang di tunggu telah datang yaitu peresmian DG MALL. semua orang hadir di dalam gedung yang ada di DG MALL. semua pengusaha bahkan para model pun datang dalam peresmian itu.
Angga telah datang bersama dengan Alex. Angga menjadi sorotan semua para tamu ketika turun dari mobilnya terutama para wanita karna hari ini Angga terlihat cool dan berwibawa. Alex juga tak kalah dari penampilan Angga. sebagai asisten dan juga sahabatnya kalangan wanita memuji mereka dengan ketampanan mereka berdua.
Para tamu menyapa Angga dengan hormat begitupun dengan Angga. masih bisa di bilang kalau Angga adalah pengusaha termudah di kotanya. dengan kerja kerasnya mengantarkan ia menjadi sukses dan itu adalah bukti bahwa tidak ada yang tidak mungkin jika kita terus berusaha dan di barengi dengan doa.
Selain dari harta warisan orang tuanya Angga membuka bisnis lainnya dengan hasil kerja kerasnya tanpa bantuan tangan kedua orang tuanya.
Angga dan Alex mengambil tempat duduk yang telah di sediakan, tak lama Ken juga datang ia tak kalah dari Angga dan Alex dengan sikapnya yang dingin yang gak gampang senyum membuat para wanita semakin terpesona dengan sikap Ken.
Alisa mengambil tempat duduk di dekat Angga seperti layaknya pasangan. Alisa berharap dengan acara ini mereka bisa bersama dan ia akan melakukan sesuai rencananya yaitu berdekatan dengan Angga. agar menjadi sorotan kamera dan di lihat oleh semua orang yang melihatnya.
Angga mengabaikan Alisa yang berada di dekatnya. Angga melakukan seperti ia tidak melihat ada seseorang di dekatnya.
Sedangkan Alex dan ken yang melihat sikap Alisa yang tidak ada rasa malunya merasa kesal, jika bukan di tempat umum Alex sudah melempar Alisa keluar dari gedung itu.
Begitu juga dengan Ken. rasanya ia ingin menendang Alisa keluar dari gedung itu.
Tak berapa lama mobil tuan alord datang dengan beberapa mobil lainnya. para tamu ketika melihat mobil tuan alord datang semua berdiri dari tempat duduknya untuk menyambut tuan penyelenggara acara hari itu.
Beberapa pengawal menyambut mereka di luar gedung dengan membuka setiap mobil yang mereka kendarai. salah satunya adalah mobil yang di naiki Agita dan juga putranya Deon.
Tuan alord dan istrinya ny.diana berjalan di ikuti dengan Daffa dan juga Agita dengan Deon putranya.
__ADS_1
ketika masuk ke dalam gedung semua orang terkagum melihat sikap keluarga tuan alord. tuan alord meluruskan pandangannya ke depan begitu juga dengan kedua anaknya Agita dan Daffa.
Angga, Ken, dan Alex terkejut melihat Agita telah datang bersama dengan keluarga Tuan alord. Angga menatap Alex seolah berita penting ini tak di dapatkan Alex.
Alex mengerti dengan tatapan Angga yang penuh dengan pertanyaan bahwa Alex telah melewatkan berita tentang tuan alord dan ikatan tuan alord dengan Agita apa. Alex menggerutu dirinya ia tidak habis pikir kenapa ia sampai lalai dengan berita ini.
Alisa terkejut dengan membuka mulutnya seolah ia tidak percaya wanita yang ia hina waktu dulu bisa berjalan bersama keluarga tuan Alord dan ny.diana pengusaha yang terkaya no 1 di London.
Alisa terbatuk-batuk ia tidak habis pikir Agita menjadi gadis seberuntung itu.
Sedangkan Deon ia melihat ke kiri dan ke kanan sambil mengenggam tangan Agita. tiba-tiba genggaman Deon semakin kuat Agita kaget dan melihat Deon putranya.
Namun putranya tak melihat Agita. tatapan hanya tertujuh ke wanita yang waktu ketemu dengannya ketika Deon sedang asyik memberi makan ke hewan.
Agita mengikuti arah tatapan Deon. dan dengan terkejutnya Agita melihat Alisa sedang berdiri bersama dengan Angga. ia tidak terkejut melihat mereka bersama tapi Agita hanya tidak ingin putranya menjadi trauma karna sikap Alisa waktu itu.
Agita duduk di tempatnya bersama dengan kedua orang tuanya. begitupun dengan Daffa dan Deon.
Daffa selalu memperhatikan gerak gerik Deon yang selalu menatap ke arah wanita yang bernama Alisa. dengan rasa ingin tau nya iya menggendong Deon dan mendudukkan ke pangkuannya.
"Kau kenapa Deon?" tanya Daffa
"Gak apa-apa uncle" jawab Deon dengan terus memandang ke arah wanita itu
__ADS_1
"Terus kenapa kau selalu memandang wanita itu?"
Deon menundukan pandangannya, dan beberapa detik kemudian ia menatap Agita. namun Agita dengan seriusnya berbicara dengan kedua orang tua angkatnya dan juga beberapa tamu.
Daffa mengerti dengan tatapannya ke Agita. seolah ada yang Deon sembunyikan namun ia takut memberitahukan karna Deon tidak ingin mommy nya marah.
"Nanti uncle yang akan membela Deon kalau mommy marah" ucap Daffa dengan terus membujuk Deon.
"Tapi Deon takut uncle nanti mommy marah ke Deon"
Agita sengaja menyembunyikannya dari keluarga angkatnya termasuk Daffa Abang angkatnya. karna ia tidak ingin mereka berurusan dengan wanita itu atau Alisa.
"Mommy gak bakalan marah ke Deon, dan uncle akan membelikan mainan kesukaan Deon. uncle janji"
"Benarkah, uncle gak bohong kan mau belikan Deon mainan mobil-mobilan"
"iya uncle janji, uncle akan mengajak Deon untuk membeli mainan nanti".
Dengan bujukan mainan akhirnya Daffa berhasil membuat Deon buka suara. Deon menceritakan semua kejadian itu tanpa ada yang kurang dan bertambah persis dengan ucapan Alisa.
Daffa yang mendengarkan penjelasan Deon. tangannya mengepal rasanya ia ingin menarik dan merobek mulut wanita yang bernama Alisa itu, yang sudah berani menghina Agita adik kesayangannya dan juga Deon ponakan kesayangannya.
#Setelah kalian membaca ceritaku mohon dimaklumi jika ada kesalahan dalam penulisannya.
__ADS_1
🙏🏻 Aku harap kalian menyukai ceritaku ini. 😊😊
dan jangan lupa berikan rate, vote, like dan coment agar author lebih bersemangat lagi up nya.