
Agita membawa Deon pergi ke belakang untuk menenangkannya. Deon terus memeluk Agita ia tak habis pikir jika omongan Alisa waktu itu membuat Deon selalu ingat.
Agita membersihkan wajah Deon dari air mata, Agitapun tidak tahan melihat putranya seperti itu dirinya seperti ingin menangis bersama dengan putranya. tetapi ia menahannya Agita tidak ingin anaknya melihatnya menangis ataupun sedih.
Tak berapa lama Angga datang menyusul Agita dan Deon. ia ingin melihat keadaan Deon putranya.
"Bagaimana Agita. Deon gak apa-apa kan?" tanya Angga pada Agita tentang keadaan Deon.
"Deon gak apa-apa, ia hanya sedikit takut " jawab Agita dengan menatap Deon putranya.
Alisa datang mencari Angga karna ia mengetahui Angga tidak berada di sampingnya di dalam ruangan itu.
"Sayang kau ada di sini?, aku mencarimu kemana-mana" ucap Alisa dengan langsung memegang lengan Angga.
"Apa-apaan sih kau Alisa, ingat aku sama kau sudah tidak ada apa-apa lagi" ucap Angga dengan melepaskan tangan Alisa yang berada di lengannya.
"itu bagimu sayang, tapi bagiku kita masih sepasang kekasih" ucap Alisa dengan menggandeng tangan Angga kembali walaupun Angga melepaskannya.
Setelah selesai menenangkan Deon. Agita berdiri dari tempatnya dan berhadapan dengan Angga dan juga Alisa.
Deon menggenggam erat kembali tangan Agita. dan menyembunyikan wajahnya dari tatapan Alisa.
__ADS_1
Agita yang melihat putranya ketakutan ia angkat bicara dengan memberi peringatan pada Alisa agar tidak mengganggu hidupnya dan Deon lagi. karna ia sudah tidak memiliki hubungan apa-apa lagi dengan Angga mantan suaminya.
Angga yang mendengarkan ucapan Agita. ia tidak terima, Angga menahan lengan Agita agar tidak meninggalkannya dan Angga ingin menjelaskan kalau dirinya dan Agita masih sah menjadi suami istri karna Angga waktu itu belum menandatangani surat cerai.
"aku hanya memberitahumu bahwa kita belum bercerai, aku belum menandatangani surat cerai itu"
Alisa terkejut mendengar ucapan Angga barusan, ia tidak menyangka saat itu Angga membohonginya.
"Apa maksudmu Angga?, bukankah kau sudah menandatanganinya malam itu?!" ucap Alisa dengan memegang lengan Angga.
"Aku belum menandatanganinya" jawab Angga dengan melepaskan lengannya dari tangan milik Alisa.
Alisa menatap Agita dengan tatapan marah.
Daffa datang dengan memanggil Agita karna sedikit lagi acara akan di mulai. dengan sikapnya yang sedikit dingin dan langkahnya besar ia tidak sengaja mendengar ucapan Alisa.
Daffa mendekati Deon dan Agita.
"Kau tidak apa-apa jagoan uncle?" tanya Daffa pada Deon.
"Aku gak apa-apa uncle" jawab Deon
__ADS_1
Alisa yang mendengar percakapan itu ia memutar bola matanya dan berkata
"oh jadi ini putra dari tuan yang terkaya nomor 1 di London?!"
Agita dan Angga diam mendengar apa yang di ucapkan Alisa. begitu juga dengan Daffa ia tetap menatap Deon keponakannya.
"Ternyata seleramu tinggi Agita. dari Angga Hendrawan pengusaha no 1 sekarang berahli pada putra konglomerat yang terkaya no 1 di London, hebat juga kau Agita" ucap Alisa dengan santainya sambil melipat kedua tangannya di dada.
Angga yang tidak terima dengan sikap Alisa ia memanggil nama Alisa dengan keras. namun ketika Angga melanjutkan ucapannya. Daffa berdiri dari tempatnya yang awalnya ia mensejajarkan dengan Deon.
Kini ia berdiri berhadapan dengan Agita lalu menatap ke arah Alisa dengan wajah yang tegas ia mendekati alisa.
"Jaga ucapanmu, Jika kau berani menyentuh Agita adikku ataupun ponakanku dengan tangan kotormu itu hati-hati aku gak akan memaafkan orang yang berani mengganggu keluargaku"
"Apa keluargamu, sejak kapan Agita menjadi keluargamu, yang aku tau dia adalah wanita yatim piatu dan juga wanita murahan"
Angga mendengar itu merasa geram rasanya ia ingin menampar wajah Alisa namun sebelum Angga bertindak Daffa lebih dulu mengambil ahli.
Daffa menatap Agita dengan mengepalkan kedua tangannya telinganya terasa sakit dengan ucapan wanita yang bernama Alisa itu. Daffa memerintahkan agar Agita membawa Deon masuk ke dalam ruangan yang mengadakan acara peresmian DG MALL itu.
#Setelah kalian membaca ceritaku mohon dimaklumi jika ada kesalahan dalam penulisannya.
__ADS_1
🙏🏻 Aku harap kalian menyukai ceritaku ini. 😊😊
dan jangan lupa berikan rate, vote, like dan coment agar author lebih bersemangat lagi up nya.