
Agita dan Deon menikmati pemandangan di sekitar restoran dengan sambil menunggu makanan, mereka sedang mengobrol dengan rasa ingin tau nya. Deon banyak bertanya pada mommy nya ketika melihat pemandangan itu.
Ketika seseorang masuk kedalam restoran Seseorang itu melihat mereka berdua Agita dan Deon, laki-laki itu berencana mendekatinya namun seseorang memegang lengannya, dan menggelengkan kepala nya agar temannya gak menghampiri Agita dan putranya.
"Kau kenapa sih angga. kita kan hanya ingin bergabung dengan Agita dan sudah lama juga kita tidak saling mengobrol" ucap Ken kepada angga.
laki-laki itu adalah Angga, Ken, dan juga Alex. mereka tidak menyangka akan bertemu dengan Agita di restoran itu.
Ken tak mendengarkan Angga, ia tetap berjalan mendekati Agita dan juga putranya itu.
"Ayolah Ngga, ini kesempatanmu untuk bicara ke Agita dan meminta maaf padanya" ucap Alex
"Tapi aku masih merasa gak enak Lex dengan sikapku padanya"
"Terserah kau aja Ngga, teruslah kau merasa gak enak seperti itu tapi jangan menyesal jika ada seseorang yang mendekati Agita" ucap Alex sambil menunjuk dengan dagunya ke arah tempat Agita.
"Sialan kau Lex"
" aku hanya mengingatkanmu Ngga, ingat gak waktu itu Ken bela-belain Agita bahkan dia ngamuk di depanmu" ucap Lex sambil mengompori Angga agar dia mau bergabung dengan Agita dan Ken di meja itu, sedari tadi Ken sudah berada di meja Agita. sedangkan Angga hanya berdiri saja dan Alex gak di izinkan Angga untuk menyusul Ken ke tempat duduk Agita.
Angga terdiam ia masih memikirkan perkataan Alex sambil melihat Ken dan Agita lalu menatap Alex.
"Hay Agita" ucap Ken
__ADS_1
Agita yang mendengar namanya di sebut ia mengalihkan pandangannya ke arah suara, dan ia begitu terkejut bisa bertemu dengan Ken di tempat itu.
"Ken.., apa kabar?" ucap Agita langsung berdiri sambil mengulurkan tangannya untuk bersalaman
"Aku baik Git" jawab Ken dengan mengulurkan tangannya.
"Oh iya duduk Ken, kau mau makan apa pesan aja Ken"
Ken tak menjawab pertanyaan Agita, ia hanya menatap anak kecil di sampingnya yaitu Deon putra Agita.
"Oh iya aku lupa, kenalin dia Deon putraku" ucap Agita sambil menatap putranya.
"Hay Deon"
"Koq di panggil om?"
"Deon kan gak tau nama om dan siapa om jadi Deon panggil om aja"
Sedangkan Agita mendengar ucapan putranya ia tersenyum sambil memegang tangan Deon putranya.
"Panggil aja uncel EN sayang" ucap Agita.
"Baik mommy, tapi koq namanya satu huruf mom yaitu N, koq bisa"
__ADS_1
mendengar apa yang di ucapkan Deon. Agita dan juga Ken tertawa melihat kepolosan dan juga kelucuan Deon.
"Kau lucu sekali Deon"
"Tapi aku cowok uncel EN jangan bilang aku lucu. nanti aku di kira perempuan dan orang- orang malah gak takut sama Deon, kalau mereka gak takut gimana Deon akan menjaga mommy nanti"
"Hahahahaha, iya uncel EN gak bilang Deon lucu lagi"
"Makasih uncel EN, tapi uncel bisa bilang Deon tampan koq gak apa-apa Deon juga gak marah kalau uncel bilang itu"
Agita yang mendengar ucapan putranya yang mau menjaganya ia tersenyum bahagia dan bangga dengan niat putranya untuk dirinya.
"Kau lihat kan mereka terlihat cocok menjadi keluarga" ucap Alex lagi
""Diam kau Lex, dasar sialan kau" ucap Angga lalu berjalan mendekati tempat Ken dan Agita.
Sedangkan Alex hanya bisa tertawa dengan melihat sikap Angga, ia berhasil mengompori Angga sahabatnya itu. sehingga Angga sendiri pergi ke arah Ken dan Agita.
"Sikapnya seperti sikap Angga yang PD nya luar biasa" batin Ken.
#Setelah kalian membaca ceritaku mohon dimaklumi jika ada kesalahan dalam penulisannya.
🙏🏻 Aku harap kalian menyukai ceritaku ini. 😊😊
__ADS_1
dan jangan lupa berikan rate, vote, like dan coment agar author lebih bersemangat lagi up nya.