Istri Kontrak

Istri Kontrak
Episode 58


__ADS_3

Gina terkejut mendengarkan apa yang di katakan dokter kalau Agita saat ini sedang hamil, ia terkejut karna Agita tidak pernah cerita padanya tentang perihal dirinya yang sudah menikah.


Gina yang mendengar ucapan dokter langsung menatap kakaknya Ken.


Ken yang meengerti dengan tagapan Gina ia mengagukkan kepalanya dengan membalas tatapan Gina adiknya.


malam itu Gina dan zio menjaga Agita sedangkan Ken mengurus semua administrasi milik Agita.


******


Angga begitu marah dengan sikap Agita yang seenaknya tidak pulang ke rumah. ia mondar mandir di dalam kamarnya karna agita sudah 2 hari tidak pulang ke rumahnya.


"Apa dia pikir ini rumahnya dengan seenaknya masuk keluar, tapi tidak apa-apa ini akan menjadi alasanku buat mengusirnya. aku tidak perlu repot-repot lagi memikirkan alasannya" ucap Angga dengan tersenyum bahagia akhirnya ia punya alasan untuk menceraikan dan mengusir Agita dari rumahnya.


Tiba-tiba handphone Angga berdering ia menjawab panggilan itu.


"Hallo sayang"


"Apa kau sudah mengusirnya?" tanya Alisa kepada Angga.


"Belum sayang, tapi aku akan mengusirnya"


"pokoknya gak ada alasan Angga. sebelum kau mengusirnya jangan harap kau bertemu denganku"


"Sayang, sayang aku janji akan mengusirnya tapi jangan begini dong, hallo alisaaaa" panggilan telfon sudah berakhir percuma Angga teriak-teriak karna Alisa tidak mendengarnya.


Angga melempar handphonenya ke dinding dan mengusap wajahnya dengan kasar, sambil memanggil nama Agita ia melempar semua milik Agita yang berada di meja rias.


"Kau yang memancing emosiku Agita dan kau juga yang membuat hubunganku dengan Alisa menjadi tidak baik" ucap Angga sambil menatap dirinya di cermin

__ADS_1


"jangan salahkan jika aku akan menyakitimu Agita, jangan salahkan jika aku akan melakukan sesuatu terhadapmu, jangan salahkan jika aku akan membuat dirimu menyesal karna sudah membuatku marah"


Angga menghubungi Alex agar Alex segera menemukan Agita dan membawa Agita kembali ke rumahnya malam ini.


Alex yang mendengar perintah Angga dengan nada suara yang sedang marah membuat Alex terheran. tiba-tiba Angga menelfon nya meminta agar dirinya membawa Agita ke rumahnya.


"Aneh mereka kan suami istri nomor telfon saja gak punya, dan juga kenapa aku harus terlibat dalam urusan rumah tangga mereka, jika Angga ingin Agita pulang ya udah perbaiki aja sikapnya Angga, gampangkan. dan juga jika istrinya tidak ada rumah kenapa harus menelfon aku, dan harus menyusahkan orang lain kenapa tidak cari sendiri aja" batin Alex


"Emang Agita tidak di rumah kau Angga?" tanya Alex dengan penuh kebingungan


"kalau dia ada di rumahku tidak mungkin aku menyuruhmu untuk mencarinya Lex"


"tapi Ngga" sebelum Alex melanjutkan ucapannya Angga memotong ucapan alex.


"Kau mau bantu aku atau tidak Lex. apa kau sudah bosan kerja bersamaku haaaa" ucap Angga dengan marah-marah


"Pokoknya aku tidak mau tau kau cari dia malam ini dan bawah dia ke rumahku" Angga mengakhiri panggilannya. dan itu membuat Alex emosi melihat sikap Angga yang seenaknya saja.


Alex keluar mencari Agita sesuai dengan perintah bos nya dan sekaligus sahabatnya yang gila cinta itu.


Alex menghubungi Ken sahabatnya sambil melihat kiri kanan untuk mencari Agita.


"Agita kau di mana sih jangan menghilang, jika kau menghilang aku tidak tau apa yang akan Angga lakukan padaku"


"sial, Ken tidak menjawab telfonku"


"Kemana aku harus mencari Agita"


Dengan dua jam Alex menyusuri jalanan untuk mencari Agita. tidak di sangka Alex malah menemukan mobil Ken yang berada di depan rumah sakit dan itu membuat Alex penasaran.

__ADS_1


Dengan rasa penasarannya Alex mencari Ken ke dalam rumah sakit dengan bertanya pada bagian keamanan atau security yang berada di rumah sakit. sebelum security menjawab pertanyaan Alex. dirinya melihat Ken sedang melewatinya namun Alex tidak menegur Ken ia memutuskan untuk mengikuti Ken lebih dulu.


Ken pergi ke bagian administrasi setelah selesai Ken kembali menuju ke ruangan Agita di rawat, dengan perlahan Alex mengikutinya dengan rasa penasarannya Alex mengikuti Ken masuk ke dalam ruangan itu.


Ken terkejut melihat kedatangan Alex, Ken menatap Alex dan menarik tangan Alex agar mengikuti Ken keluar untuk bicara.


"Sedang apa kau di sini, kenapa kau mengikutiku?"


"Aku hanya jalan-jalan Ken aku tidak sengaja melihat mobilmu di depan rumah sakit. dan ketika aku bertanya ke bagian keamanan aku melihatmu dan aku mengikutimu" Alex membohongi Ken ia tidak memberitahu pada sahabatnya itu bahwa iya di perintahkan Angga mencari keberadaan Agita.


Ken menatap Alex dengan kedua tangannya melipat di bagian dadanya.


"Aku harap apa yang kau lihat cukup kau tau saja, tidak perlu kau beritahukan ke Angga apa yang terjadi"


"Tapi Ken, kenapa aku tidak bisa memberitahukan kepada Angga. Angga kan suaminya"


Ken menatap alex, dan Alex tau arti tatapan Ken padanya.


"Oke, oke.. aku tidak akan beritahu Angga. tapi dengan syarat kau harus menjelaskan ada apa dengan Agita Ken?"


"Ken menjelaskan semua masalah yang menimpah Agita saat ini dari perihal ibunya yang sakit sampai meninggal dan tentang kehamilan Agita.


Alex terkejut mendengar semua penjelasan Ken padanya, ia benar-benar merasa bersalah pada Agita karna tidak mengetahui semua masalahnya.


Ken masuk kedalam ruangan kembali di ikuti Alex.


saat ini Agita belum sadarkan diri dari pingsannya tubuhnya begitu lemah.


#Setelah kalian membaca ceritaku mohon dimaklumi jika ada kesalahan dalam penulisannya.

__ADS_1


🙏🏻 Aku harap kalian menyukai ceritaku ini. 😊😊


dan jangan lupa berikan rate, vote, like dan coment agar author lebih bersemangat lagi up nya.


__ADS_2