
Seseorang terlihat begitu risau ketika mendengarkan kabar bahwa orang yang ia sayangi menangis. rasanya ia ingin datang dan menjadi sandaran bagi wanita itu.
Pria itu mengambil handphonenya dan menghubungi seseorang.
"Teruslah di sampingnya dan terus pantau Agita"
"Baiklah aku akan terus memantau dia, sesuai permintaanmu"
Panggilan telfon di akhiri oleh pria itu, ia melemparkan handphonenya di tempat tidur dan mengusap wajahnya.
"Aaaaaaa....." rasanya ia ingin melemparkan semua yang ada di kamarnya.
"Aku masih memberimu kesempatan yang terakhir kalinya, jika kau tidak berbaik hati padanya akan ku buat kau menyesal" ucap pria itu dengan rahang yang mengeras
*******
"Git, ada apa denganmu?" tanya Gina
"Aku tidak apa-apa Gin" jawab Agita dengan menghapus air matanya.
"Kau kalau punya masalah berbagilah denganku Git, jangan simpan sendiri" ucap Gina sambil memegang tangan Agita
"Ini adalah masalah keluarga, masalah pribadiku, nanti aku akan mengatakannya padamu"
"Aku tidak memaksamu untuk berbagi cerita denganku tapi ingat git, walaupun kita baru saling mengenal aku sudah menganggapmu sebagai sodaraku selain sahabat Git"
Agita menatap Gina dengan mata yang berkaca ia langsung memeluk Gina sahabatnya.
__ADS_1
"Apa aku harus mengatakannya pada Gina. semua tentang diriku bahwa diriku sudah menikah"
"tidak, ini belum waktunya aku cerita dan lagi pula apa yang harus ku ceritakan, apakah aku harus mengatakan kalau aku sudah menikah dan suamiku adalah tuan Angga Hendrawan pemilik perusahan Golden Grop. tapi kalau aku mengatakannya yang sebenarnya sama saja aku mempermalukan diriku, aku hanyalah istri kontrak, yang bisa di katakan demi uang aku rela melakukannya" batin Agita
"Aku siap mendengarkan semua ceritamu dan apapun masalahmu aku akan berusaha akan slalu ada di sampingmu, menjadi sahabatmu selamanya"
mereka tidak mengetahui seseorang sedang berdiri tepat di pintu sambil memandang keduanya yang sedang berpelukan.
"Wua wuaa, ada drama apa di sini, apa kalian sedang syuting di sini hmmm" ucap Yeni dengan matanya yang melotot
Agita dan Gina mendengar suara itu melepaskan pelukan di antara mereka dan langsung berdiri dari tempat duduk mereka berdua. Agita yang tadinya menangis ia menghapus air matanya agar Bu Yeni tidak melihatnya.
"Yang lain pada bekerja kalian malah enak-enak duduk di sini, cepat kesana layani pesanan para tamu"
"Baik Bu." ucap Agita dan Gina bersamaan mereka keluar dari ruangan itu meninggalkan Bu Yeni yang sedang berdiri.
Agita dan Gina bekerja melayani para tamu yang datang untuk makan malam. malam ini begitu ramai bahkan tempat duduk full orang-orang pada bergantian datang untuk makan.
*********
Seorang wanita turun dari mobil yang super mewah bisa di katakan tidak semua orang yang memilikinya. hanya orang-orang tertentu saja yang bisa memiliki mobil Veyron seperti itu.
mereka berdua masuk menuju sebuah hotel berbintang yang hanya untuk orang-orang papan atas atau orang-orang yang bisa di katakan orang terkaya.
mereka menuju ke kamar 503 setelah sampai di depan kamar 503, mereka berdua masuk ke dalam kamar sambil tertawa.
si pria langsung memeluk wanita itu dan mulai menciumnya, namun wanita itu menolak ia mendorong wajah pria itu yang hendak akan mencium bibirnya.
__ADS_1
"Tahan dulu sayang, tidak perlu buru-buru seperti itu, kita masih punya banyak waktu malam ini" ucap wanita yang sedang dalam pelukan si pria
"Tapi aku tidak bisa menahannya, aku begitu rindu padamu,"
Tawa wanita itu pecah ketika mendengarkan ucapan pria itu "Hahahahaha, aku tau tapi malam ini kita memiliki waktu yang banyak sayang" ucap wanita itu sambil mengantungkan kedua tangannya di leher si pria dan langsung mencium bibir si pria. si pria itu langsung membalas ciumannya sehingga malam itu terjadilah sebuah hubungan yang slalu di lakukan seperti umumnya suami istri.
Setelah selesai melakukan hubungan itu, mereka saling berpelukan.
"Bagaimana hubunganmu dengannya?" tanya pria itu pada si wanita
"Hubunganku dengannya baik-baik saja"
"Kau ternyata wanita licik yang pernah ku kenal"
"hahahaha, tapi kau tidak bisa jauh dari wanita licik ini kan" ucap wanita itu sambil mencium bibir si pria.
"Nanti akan ku transfer uang untuk kau gunakan shopping dan keperluanmu lainnya"
"Makasih sayang kau Memang yang terbaik, kau slalu tau apa yang ku mau" ucapnya sambil mengeratkan pelukannya.
"Hahahaha trus bagaimana dengan kekasihmu itu yang pemilik perusahaan Golden Grop?"
"Dia slalu menuruti semua ke inginanku tapi aku mulai bosan dengan caranya padaku" ucap wanita itu yang bernama Alisa.
Ya, wanita yang bersama seorang pria di mobil Veyron yang super mewah itu, dan di hotel berbintang yang hanya bisa di gunakan oleh orang terkaya yang saat sedang menempati kamar 503 adalah Alisa model yang saat ini sedang terkenal sebagai model yang cantik dan anggun siapa lagi kalau bukan kekasih Angga Hendrawan.
#Setelah kalian membaca ceritaku mohon dimaklumi jika ada kesalahan dalam penulisannya.🙏🏻 Aku harap kalian menyukai ceritaku ini. 😊😊
__ADS_1
dan jangan lupa berikan rate, vote, like dan coment agar aku lebih bersemangat lagi up nya.
terima kasih buat kalian yang masih setia dengan cerita novelku.🤗