Istri Kontrak

Istri Kontrak
Episode 137 (part2)


__ADS_3

"Mami kapan datangnya?" tanya Angga pada orang tuanya, namun Ny.Amel tidak menanggapi pertanyaan Angga melainkan ia menatap Angga putranya dengan tatapan membunuh sambil tangannya memijit belakang Agita menantunya.


"Kamu mau cari gara-gara dengan mami?"


"Gak mi"


"Kalau sampai kenapa-kenapa dengan Agita dan cucu mami, mami gak akan maafkan kamu"


"ini juga Angga mau pijitin punggung Agita mi"


"Tidak perlu biar mami yang memijitnya, kamu keluar saja dari kamar mandi"


"Tapi mi, Agita itu istrinya Angga"


"Agita adalah anak mami" ucap Ny.Amel dengan gak mau kalah dari Angga karna kekesalannya dengan melihat Angga membiarkan Agita mual tanpa melakukan apapun


Angga yang merasa maminya sudah benar-benar marah mau tidak mau Angga harus mengalah karna selamanya tetap maminya gak akan terkalahkan.


5 menit Agita dan Ny.Amel keluar dari kamar mandi dengan Ny.Amel memopong Agita ke tempat tidur.


"Aku gak apa-apa mi"


"gak sayang, kamu harus menerima kalau mami membantu kamu"


"Benar sayang kamu harus mendengarkan apa yang mami katakan" ucap Angga dengan mendekati Agita dan maminya.


"Diam kamu di situ, biarkan Agita mami yang urus"


"Gak apa-apa mi, Agita bisa sendiri mami istrahat saja, mami pasti capek"


"Gak sayang, ini sudah menjadi tugas mami" ucap Ny.Amel dengan mendudukan Agita di atas ranjang


"itu seharusnya tugas aku mi, bukan tugas mami"


"Mulai hari ini mami yang akan mengurus Agita dan selama Agita hamil mami akan tinggal di sini untuk merawatnya" ucap Ny.Amel


"Kalau mami tinggal di sini trus papi dengan siapa di sana?"


"Papi kamu bisa mengurus dirinya sendiri"


"Mi, Agita gak apa-apa. Agita bisa koq jaga diri Agita sendiri"

__ADS_1


"Gak sayang, pokoknya mami akan menjaga dan merawat kamu selama kamu hamil" ucap Ny.Amel dengan memberikan baju hamil kepada menantunya untuk di pakai.


"Mami gak mau mendengar bantahan atau penolakan dari kalian karna mami mau merawat menantu dan cucu mami"


Ny.Amel mengajak Agita turun untuk makan malam setelah Agita mengganti pakaiannya, sedangkan Angga dengan wajah yang begitu tidak bersemangat karna maminya akan tinggal di rumahnya bersamanya dengan Agita.


"Cepat mandi kamu, dan turun kebawah untuk makan malam" ucap Ny.Amel dengan melihat sikap putranya yang seperti anak kecil ketika di larang keluar rumah dan main hp.


"Mas, aku tunggu kamu di bawah untuk makan malam bersama"


"Hmmm"


"satu lagi mami akan tidur bersama Agita selama Agita hamil"


Angga langsung menatap maminya, dan berdiri


"Mami gak boleh seperti itu"


"kenapa gak boleh?" tanya Ny.Amel dengan menahan tawanya karna menjahili Angga putranya.


"Pokoknya gak boleh mi"


"Kalau gak ada alasannya, berarti mami akan tidur bersama dengan Agita dan juga Deon"


"Ayo sayang kita turun kasian Deon sedang menunggu kita"


"Mami, mami jangan gitu dong ke Angga"


"Nanti mami pertimbangkan alasan kamu itu"


"Pokoknya mami gak boleh tidur dengan Agita" ucap Angga lalu ia mencium dahi sang istri sebelum Agita dan maminya keluar dari kamar.


Setelah Ny.Amel dan Agita keluar dari kamar , Ny.Amel tertawa puas melihat raut wajah putranya


"Buahahahahaha"


Agita yang melihat mertuanya tertawa merasa aneh, Agita berfikir jika saat ini mertuanya setres karna banyak pikiran.


"Mami kenapa?"


"kamu lihat tadi gak wajah suamimu itu"

__ADS_1


Agita tersenyum melihat mertuanya tertawa, ternyata mertuanya hanya menjahili suaminya.


Ny.Amel dan Agita sedang duduk, Agita menunggu Angga untuk makan malam, namun Ny.Amel melarang Agita menunggu Angga. ia memberikan makanan kepada Agita karna ia tidak ingin menantu dan cucunya kelaparan.


"Cucu nenek yang paling ganteng ayo makan" ucap Ny.Amel dengan menyendok nasi dan lauk di piring Deon


"Deon nunggu Daddy dulu nek"


"Sambil nunggu Daddy kamu bisa makan sayang"


"Gak apa-apa mi, kita tunggu mas Angga dulu"


"Jadi kalian menolak makan malam bersama nenek?!" ucap Ny.Amel dengan meletakan sendok nasi dan kembali duduk di tempat duduknya.


Agita dan putranya, Deon. saling menatap ketika melihat wanita itu cemberut.


"Ya sudah mi, aku dan Deon akan makan sekarang"


"iya nek aku dan mommy akan makan sekarang jadi nenek gak usah cemberut seperti itu"


Ny.Amel yang mendengar ucapan menantu dan cucunya itu langsung tersenyum.


"Ayo kita mulai makan malam"


Angga keluar dari kamarnya menuju ke tempat untuk makan malam. ia terkejut melihat mereka yang sudah mulai makan tanpa menunggunya.


"eee kenapa kalian makan sebelum aku datang"


"Apa kamu ingin istri dan anakmu kelaparan haaa" ucap Ny.Amel


"Gak gitu mi, mereka kan .." Angga tak melanjutkan ucapannya karna jika ia mengatakannya pasti maminya akan marah besar padanya.


"Kenapa, kamu mau bilang kalau mereka makan setelah kamu tiba di meja makan begituu?"


"Mi, ayo kita lanjutin makannya lagi gak enak loh ngomong sambil makan"


"iya sayang"


"Ayo mas kita makan bersama" ucap Agita.


"Ayo duduk dad"

__ADS_1


"iya sayang" ucap Angga dengan memegang kepala sang putra.


Malam itu mereka makan malam bersama walaupun ada sedikit keributan antara Ny.Amel dan putranya, Angga.


__ADS_2