Istri Kontrak

Istri Kontrak
Episode 151 (Part2)


__ADS_3

Ken duduk di restaurant yang biasa ia kunjungi untuk melihat wanita itu. namun sudah beberapa bulan ini Ken tidak melihat wanita itu berkunjung ke restaurant.


Ken begitu kecewa ketika wanita itu tak datang lagi ke rastaurant, sehingga pada akhirnya Ken memutuskan untuk mencari tau wanita itu, mencari tau latar belakang wanita itu.


Setelah Ken mendapatkan apa yang ia inginkan membuatnya terkejut, ternyata wanita yang selama ini yang membuat hati Ken mulai merasakan detakan cepat. ternyata sudah berkeluarga atau memiliki suami.


Pria yang selalu datang bersama dengan wanita itu ternyata adalah suaminya, dan itu membuat Ken merasa kecewa, ia tidak percaya bisa menyukai wanita yang sudah bersuami.


Ken duduk sambil menyedup kopinya, seketika membuatnya tersenyum mengingat dirinya yang begitu sial. ketika ia menemukan wanita yang ia sukai ternyata wanita itu sudah menjadi milik orang lain.


Namun suatu hari, Ken di pertemukan lagi dengan wanita itu di sebuah acara resmi. dengan rasa penasarannya ia mengikuti wanita itu secara diam-diam.


Ken melihat wanita itu menuju ke arah parkiran dengan menemui pria yang menjadi suaminya. ketika Ken melihatnya ia baru percaya ternyata benar wanita itu sudah memiliki seorang pria yang menjaganya yaitu suaminya.


Dengan perasaan kecewa Ken meninggalkan tempat parkir itu, ketika ia melangkah pergi tiba-tiba ia mendengar sesuatu yang terjatuh.


Ken kembali ke tempatnya sebelumnya dengan memperhatikan wanita itu dan suaminya. betapa terkejutnya Ken melihat wanita yang selama ini ia sukai di tampar dan di pukuli oleh pria lain.


Ketika Ken ingin menghampiri mereka tiba-tiba ia melihat beberapa pria berotot berada di sekitaran parkiran.


Ken mengurungkan niatnya untuk membantu, ia tidak mau akan menimbulkan kesalah pahaman, sehingga ia memutuskan menghampiri wanita itu setelah pria yang bersamanya pergi.


Ken menghampiri wanita itu yang sedang terduduk di lantai ketika pria tadi menampar dan memukulnya. Ken mensejajarkan dirinya dengan wanita yang terduduk.


Dengan lembut Ken mengulurkan tangannya agar wanita itu berdiri, namun ketika Ken mengulurkan tangannya membuat wanita itu merasa ketakutan.


"Kamu tidak perlu takut, aku tidak akan melukaimu"


Mendengar apa yang Ken katakan wanita itu menatap Ken.


Ken terkejut melihat wajah wanita itu membiru karna terkena pukulan dari suaminya.

__ADS_1


Ken memberikan sapu tangannya pada wanita itu untuk membersihkan darah yang ada di bibirnya.


"Kamu gak apa-apa?"


"Iya aku gak apa-apa" jawab wanita itu, dengan sesekali menatap ke arah pintu.


Ken memegang bahu milik wanita itu, lalu menuntun wanita itu untuk berdiri.


Wanita itu merintih kesakitan ketika bahunya di sentuh oleh Ken, Ken yang merasa penasaran ia mengangkat lengan pakaian wanita itu,


Ken terdiam melihat tangan wanita itu membiru karna bekas pukulan.


"Apa yang terjadi?"


"Gak apa-apa aku hanya terjatuh saja, sehingga membuat tubuhku seperti ini" jelas wanita itu kepada Ken


"Oh iya aku Ken" ucap Ken dengan memperkenalkan dirinya


"Aku Kiyan" jawab wanita itu dengan membalas uluran tangan Ken.


"Oh begitu rupanya, jadi ini maksud kamu yang belum masuk juga, karna ingin berdua dengan pria lain haaa?"


"Ini semua tidak seperti apa yang kamu pikirkan Bryan" jelas Kiyan dengan memegang tangan Bryan suaminya.


"Lepaskan tanganmu dari tanganku" ucap Bryan dengan melemparkan tangan milik Kiyan.


"Maaf, apa yang Kiyan katakan benar kita tidak ada apa-apa, kita hanya tidak sengaja bertemu di sini saja" jelas Ken kepada Bryan suami Kiyan.


"Diam kamu" ucap Bryan dengan menunjuk Ken


Bryan menarik tangan Kiyan agar masuk ke dalam mobilnya.

__ADS_1


"Aauu sakit Bryan" ucap Kiyan


Bryan tak menghiraukan Kiyan yang merasa kesakitan.


Ken menatap Bryan yang membawa Kiyan dengan menarik tangan Kiyan agar masuk ke dalam mobil.


Setelah Kiyan masuk ke dalam mobil, Bryan mendekati Ken sambil membuka kancing jasnya.


"Aku peringatkan jangan pernah ikut campur dalam urusanku, dan jangan pernah bertemu dengan istriku lagi" ucap Bryan dengan melayangkan pukulan ke wajah Ken


"Jangan kamu pikir aku tidak memperhatikanmu ketika berada di restaurant yang selalu menatap Kiyan, aku peringatkan padamu jangan ikut campur dengan masalahku dan Kiyan " ucap Bryan lalu meninggalkan Ken yang terduduk karna pukulan dari Bryan sehingga membuat bibir Ken berdarah.


Kiyan melihat Ken terduduk karna menerima pukulan dari Bryan, hanya diam saja ia tidak bisa berbuat apa-apa untuk membantu Ken.


Bryan masuk ke dalam mobil duduk bersebelahan dengan Kiyan.


"Siapa pria itu?"


"Aku gak tau Bryan"


"Aku tanya sekali lagi, siapa pria itu?"


"Aku gak tau Bryan, aku beru bertemu dengannya malam ini"


Bryan menarik rambut milik Kiyan, karna dirinya tidak suka kalau wanita miliknya bermain di belakangnya.


"Aauu sakit Bryan" rintihan Kiyan sambil menangis karna kesakitan


"Jika kamu berani membohongiku, akan ku buat kamu tidak bisa berjalan lagi. mengerti kamu?" ucap Bryan dengan membisikkannya di telinga milik Kiyan


Kiyan yang mendengar apa yang bryan katakan, hanya mengangguk-anggukan kepalanya.

__ADS_1


"Bagus" ucap Bryan dengan melepaskan tangannya yang menarik rambut Kiyan. dengan mendorong kepala Kiyan sehingga kepala Kiyan terbentur di jendela kaca mobil milik Bryan.


Kiyan hanya bisa menangis di dalam mobil karna perlakuan Bryan terhadap dirinya selama ini.


__ADS_2