
Alex dan Adit berhasil mengirim Alisa ke desa dongge, mereka meninggalkannya di sebuah rumah makan kecil dan Alex membayar orang yang memiliki rumah makan itu agar menjaga Alisa dengan baik dan menjaganya agar dia gak bisa kabur.
pemilik rumah makan itu tersenyum karna ia mendapatkan satu orang pelayan yang cantik di rumah makannya, ia begitu senang pasti akan banyak yang datang berkunjung ke rumah makannya.
******
Ulang tahun Agita akhirnya tiba mereka menyiapkan semua kejutan untuk Agita. Angga menyiapkan ruang khusus untuk ulang tahun Agita dan ia sudah menyiapkan hadiah untuk mantan istrinya.
malam telah tiba Angga memakai jas yang mirip dengan putranya yaitu berwarna hitam sedangkan Agita menggunakan gaun yang berwarna merah maron, pada malam perayaan ulang tahun Agita. mereka terlihat begitu serasi bahkan banyak yang memuji dengan kecantikan yang di miliki Agita. setelah acara tiup lilin dan memotong kue mereka melanjutkan dengan pesta dansa namun sebelum pesta dansa di mulai Angga melamar Agita di depan para tamu
"Maukah kau menikah denganku, menemaniku dalam suka maupun duka, dan menjadi ibu untuk anak-anaku" ucap Angga di depan Agita dengan satu kakinya di lipat dan lututnya menyentuh lantai sambil mengeluarkan sebuah cincin yang berada di dalam sakunya yang masih tersimpan di dalam kotak.
Semua orang terdiam mendengar ucapan Angga mereka menunggu jawaban Agita untuk Angga.
Agita terdiam, sebelum ia menjawab Agita menatap putra semata wayangnya ia tidak menyangka jika putranya tersenyum menatapnya sehingga dengan penuh keyakinan ia menerima lamaran Angga.
"Aku siap menemanimu dalam suka maupun duka dan siap menjadi ibu dari anak-anakmu"
Semua berteriak mendengarkan jawaban Agita yang telah menerima lamaran Angga. dan saatnya pesta dansa di mulai
Angga dan Agita berdansa sambil mengobrol
"Terima kasih sudah menerimaku kembali sebagai suamimu" ucap Angga dengan mencium kepala Agita
"Aku janji akan menjadi suami yang baik untukmu dan juga anak-anak kita, akan menjadi suami yang selalu ada untukmu dan juga anak-anak kita"
__ADS_1
"kamu tidak perlu berterima kasih mas dan tidak perlu berjanji, saat ini aku hanya membutuhkan ketulusan seorang suami akan cintanya dan sayangnya buat istri dan anaknya"
Mendengar ucapan Agita Angga memeluk erat Agita, air matanya jatuh di pundak milik Agita. Angga tidak bisa berkata-kata lagi karna saat ini dalam dirinya menyesali semua apa yang ia lakukan di masa lalu dan itu hampir membuatnya kehilangan Agita selama-lamanya namun Tuhan berkehendak lain yaitu tetap mempersatukan dirinya dan Agita istrinya.
tiada kata yang bisa ia ucapkan selain bersyukur
"terima kasih Tuhan karna masih memberiku kesempatan bersama dengannya untuk memperbaiki semua yang ku perbuat"
Agita yang merasakan kalau Angga sedang menangis ia melepaskan pelukannya
"Kamu kenapa mas?"
"Aku gak apa-apa sayang, aku hanya bersyukur dan bahagia apa yang aku nantikan akhirnya telah tiba yaitu bersama denganmu dan Deon putra kita"
"iya mas, aku juga berterima kasih" ucap Agita sambil tersenyum
Malam itu menjadi malam yang bahagia buat Agita, Angga dan juga putranya sekaligus keluarganya.
Bagi Agita ini adalah ulang tahunnya yang tidak akan bisa ia lupakan karna telah mempersatukan keluarga kecilnya kembali.
Semua kerabat dan para tamu memberikan selamat ulang tahun pada Agita beserta kado dan ucapan selamat kepada Angga bahwa lamarannya untuk menikahi Agita di terima.
dan tanpa sengaja Alex bertabrakan dengan Meri teman Agita waktu ia bekerja di restoran dulu.
mata Alex tak berkedip setelah melihat Meri dan ia biasanya selalu emosian jika bertabrakan dengan orang lain namun malam ini ia malah meminta maaf dengan tatapan yang tak terbacakan.
__ADS_1
"Maaf telah membuatmu hampir terjatuh" ucap Alex
"tidak apa-apa ini salahku karna berjalan tidak hati-hati" ucap Meri dengan meminta maaf kembali dan meninggalkan Alex.
Ken datang ke arah Alex ia memukul pundak Alex "plaaakkk..."
Alex terkejut dengan kedatangan Ken yang memukulnya di pundak
"kamu kenapa?" tanya Ken
"Gak apa-apa, minggir" ucap Alex dengan menyenggol Ken
Ken dan Alex berada di meja yang terdapat makanan dan juga kue, Ken mengajak Alex mengobrol namun ucapan Ken di jawab Alex dengan tidak sesuai apa yang di ucapkan Ken. sehingga Ken menatap Alex namun Alex menatap di arah tempat lain yaitu tepat ke arah seorang wanita yang sedang berbicara dengan Agita sambil tertawa.
"Apa yang kamu lihat?" ucap Ken dengan berbisik sambil menatap ke arah yang sama yang di tatap Alex
Alex terkejut ketika mendengar bisikan Ken di telinganya
"Aaaa gak ada apa-apa" jawab Alex dengan seperti seseorang yang terlihat bodoh
"Apakah gadis itu membuatmu terjadi masalah?, jika benar aku akan memberinya pelajaran" ucap Ken dengan berpura-pura ia hanya ingin melihat reaksi Alex saja
"gak, dia gak buat masalah apapun denganku, jadi kamu gak perlu memberinya pelajaran"
"oh benarkah begitu Lex?!"
__ADS_1
"iya.." ucap Alex dengan meninggalkan Ken sebelum dirinya ketahuan sedang menatap wanita.
jika sampai ketahuan bisa-bisa Ken akan mengolok-oloknya. apalagi ini adalah pertama kalinya ia tertarik pada wanita setelah cintanya di khianati oleh tunangannya.