
Agita mengantar keluarganya ke bandara untuk kembali ke London, sepanjang perjalanan menuju ke bandara Daffa bermain dengan Deon di dalam mobil sedangkan Agita mengobrol bersama dengan mami dan papinya.
Empat puluh lima menit waktu yang di tempu untuk pergi ke bandara, kini mereka telah sampai di bandara. Deon masih saja di gendong oleh Daffa walaupun Deon menginginkan untuk turun dari gendongannya, namun Daffa tetap menggendongnya bahkan Daffa memegangnya dengan erat.
Tuan Alord dan ny diana memberikan nasehat kepada Agita agar berhati-hati selama mereka tidak bersama dengannya. begitupun dengan Daffa. ia menyuruh Agita agar sering menghubunginya, meminta tolong padanya, pokoknya yang Daffa inginkan adalah Agita selalu memberikan kabar padanya tentang semua keluhan agita. selama ia tidak bersamanya.
Tapi Agita tidak ingin membuat keluarga angkatnya merasa terbebani akan hal tentang dirinya kedepan nanti, menurutnya apa yang selama ini keluarga angkatnya berikan merupakan sudah berlebihan bahkan Agita memikirkan bahwa dirinya banyak berhutang Budi pada keluarga angkatnya.
Daffa mengelus-elus rambut kepalanya Agita sebagai Tanda bahwa ia benar-benar menyayangi Agita layaknya sebagai seorang adik. dirinya merasa berat harus meninggalkan adiknya dan keponakannya sendirian saja.
__ADS_1
Agita memeluk Daffa. rasanya Agita akan kehilangan sosok Abang yang begitu menyayanginya dan bukan hanya itu saja Agita juga akan kehilangan sosok Abang yang selalu membelanya, menasehatinya.
Rasanya Agita tidak ingin di tinggalkan namun apa yang harus Agita lakukan, dirinya tidak ingin membebankan kehidupannya dan putranya pada mereka, ia ingin membesarkan Deon dengan hasil kerja kerasnya.
Walaupun di kota ini begitu banyak masa lalu yang kelam bagi Agita. namun ia harus menghadapi semua masa lalunya, ia harus berdiri di kedua kakinya demi masa depan putranya.
Kini keberangkatan mereka telah tiba, Daffa mencium puncak kepala agita. Daffa menggendong Deon dan menciumnya, seperti yang ia lakukan pada Agita. dan Daffa memberi tugas ke deon agar menjaga mommy nya dan juga harus melaporkan dua puluh empat jam kepada daffa. dengan polosnya Deon menganggukan kepalanya menandakan Deon setuju dan akan melaporkan semua apa yang terjadi selama deon hanya tinggal bersama dengan mommy nya.
keluarga tuan Alord menuju ke pesawat, mereka melambaikan tangan mereka ke Agita dan juga Deon, Agita menggendong Deon ia tidak menurunkan Deon dari gendongannya , Agita khawatir kalau Deon hilang dari pandangannya dan juga dari genggaman tangannya.
__ADS_1
Kini keluarga tuan Alord mulai tak kelihatan mereka sudah mendekati tangga pesawat. setelah lepas landas pesawat yang di tumpangi keluarga angkatnya Agita. ia kembali kerumahnya namun sebelum ia kembali Agita berencana untuk singgah berziarah ke makam kedua orang tuanya bersama dengan Deon putranya.
#Maaf para raiderku kalau beberapa hari author gak up karna author masih sibuk dengan semester, dan juga tangan author terluka kena gelas pica pas waktu lagi nyuci piringπ jadi maaf kalau kemarin-kemarin author gak bisa upππ
insya Allah kalau udah agak baikan dan udah gak sibuk lagi author akan up setiap harinyaππ
#Setelah kalian membaca ceritaku mohon dimaklumi jika ada kesalahan dalam penulisannya.
ππ» Aku harap kalian menyukai ceritaku ini. ππ
__ADS_1
dan jangan lupa berikan rate, vote, like dan coment agar author lebih bersemangat lagi up nya.