
Tuan Alord memberitahukan ke Agita kalau dirinya dan istrinya akan kembali ke London setelah acara peresmian DG MALL.
begitupun dengan Daffa. ia akan kembali karna ia ada pekerjaan lain di Eropa. mau tidak mau Daffa harus meninggalkan Agita dan Deon.
Sedangkan Zio ia juga akan kembali dengan mengelolah bisnis Agita yang ada di London, jadi yang akan mengelolah DG MALL adalah Agita sendiri. tapi Daffa dan juga orang tuanya akan mengirimkan orang-orang yang di percaya untuk membantu Agita dalam mengelolah bisnisnya.
"Papi harap kau baik-baik di sini Agita. kalau ada yang kau perlukan katakan ke papi nanti papi yang urus"
"Jangan lupa sering-seringlah memberi kabar ke mami, pasti mami akan merindukanmu dan Deon"
"Abang harap kau selalu mengabari Abang, kalau kau tidak ingin Abang khawatir, Abang akan usahain datang menemui kau dan juga Deon nanti"
"iya pap, mam, Agita akan selalu menghubungi kalian, Agita juga janji akan selalu memberikan kabar ke Abang di mana pun Agita berada"
"Baguslah kalau begitu" ucap Daffa pada Agita.
"Dan satu lagi papi harap kau tidak menolaknya Agita. papi ingin kau tinggal di rumah yang sudah papi dan mami siapkan untukmu"
"Tapi pap, Agita bisa tinggal di rumah Agita yang dulu" ucap Agita dengan menolak
"Gak ada tapi-tapian nak, papi mau hidupmu di sini baik-baik saja dan aman-aman saja, papi gak mau putri papi satu-satunya mengurus semuanya dengan sendiri walaupun ia punya bisnis sendiri"
"pap, Agita. bisa memenuhinya dengan penghasilan Agita pap"
"Papi gak mau tau Agita. pokoknya papi mau kau tinggal di rumah yang papi dan mami siapkan, kalau kau menolaknya biar saja DG MALL orang-orang papi yang urus. dan kau ikut kembali dengan papi dan mami di London" ancam tuan Alord
__ADS_1
"Tapi pap, Agita bisa urus semua sendiri" ucap Agita dengan merengek-rengek
Tuan alodr meminum kopinya dan mengabaikan rengekan Agita.
"Baik Agita akan menuruti permintaan papi" ucap Agita dengan mengalah menerima tawaran papinya.
Tuan alord tersenyum mendengar jawaban Agita putri angkatnya.
"itu baru putri papi" ucap tuan Alord sambil mencubit pipi Agita.
Sedangkan ny.diana dan Daffa ikut tersenyum melihat tingkah ayah dan anak.
"sekarang tidurlah Besok kita akan pergi melihat MALL nya" ucap tuan alord
Mereka tiba di DG MALL dengan melihat-lihat setiap sudut MALL nya. dan mereka juga melihat persiapan untuk acara puncak besok.
Daffa sedikit mengoreksi pekerjaan mereka dengan memperbaiki dekorasinya ia tidak ingin kesan MALL adiknya menjadi tidak berkesan nantinya.
Daffa menginginkan puncak untuk bisnis Agita adiknya memukau terlihat mewah. agar para pengusaha yang hadir tau kalau DG MALL adalah milik adiknya satu-satunya.
Tuan Alord mendekati Daffa yang menegur pekerja agar memperbaiki dekorasinya.
"Jangan emosi nak, kasian mereka yang sudah bekerja keras"
"Daffa gak marah koq pap, Daffa hanya menegur letak dekorasinya"
__ADS_1
"iya papi tau, tapi kau lihat mereka jadi takut melihat wajahmu"
"Selesaikan pekerjaan kalian semua, ingat apa yang aku katakan tadi" ucap Daffa dengan meninggalkan mereka dan juga papinya.
"Baik tuan" jawab para pekerja dengan serentak
"Maafkan sikap Daffa. dia memang seperti itu tapi dia baik koq" ucap tuan Alord dengan memberi pengertian terhadap sikap putranya.
"Lanjutkan pekerjaan kalian nanti bonus kalian orang saya yang akan memberikan pada kalian" ucap tuan Alord dengan meninggalkan para pekerja.
"Terima kasih tuan" ucap para pekerja dengan menundukan kepala.
"Aku dengar tuan Daffa menjadi seperti itu karna masa lalunya"
"kenapa dengan masa lalunya?" tanya seseorang satunya
"itulah yang aku tidak tau alasannya kenapa"
Semua karyawan yang bekerja untuk mendekor ruangan itu tertawa sambil melempar kertas ke arah teman mereka karna temannya itu adalah salah satu orang yang bobrok.
#Setelah kalian membaca ceritaku mohon dimaklumi jika ada kesalahan dalam penulisannya.
🙏🏻 Aku harap kalian menyukai ceritaku ini. 😊😊
dan jangan lupa berikan rate, vote, like dan coment agar author lebih bersemangat lagi up nya.
__ADS_1