Istri Kontrak

Istri Kontrak
Episode 150 (Part2)


__ADS_3

Dalam perjalanan menuju ke tempat Alex dan Meri. Agita diam saja dengan menatap ke arah luar jendela, Agita terus memikirkan seseorang yang menabraknya di supermarket itu.


Angga terus memperhatikan Agita yang dari tadi diam saja. Angga memegang tangan Agita yang berada di atas perut.


"Kamu kenapa sayang?" tanya Angga


Agita kaget ketika tangannya di pegang oleh Angga.


"Aku gak apa-apa mas" jawab Agita dengan menatap Angga


"Bener kamu gak apa-apa?"


"Iya mas"


Lalu Angga fokuskan dirinya untuk menyetir namun ia kepikiran yang melihat Agita dari supermarket jadi diam saja.


"Sebenarnya apa yang kamu sembunyikan sayang?" batin Angga


Akhirnya mereka telah sampai di tempat Alex dan Meri. Agita turun dari mobil dengan membawakan apa yang dirinya belikan, namun Angga mengambil bawaan itu untuk di bawahnya.


Agita membunyikan bel rumah milik Alex dan Meri. tak menunggu lama pintu rumah itu di bukakan oleh Alex.


"Kalian di sini? koq gak ngasih tau dulu kalau mau datang"


"Iya biar kejutan buat kalian berdua" jawab Agita


"Kelamaan kalian, aku mau masuk berat tau" ucap Angga dengan masuk ke dalam rumah


Alex tertawa melihat tingkah bosnya itu


Meri keluar dari kamar setelah mendengar suara yang ada di depan.


"Hay Meri" sapa Agita


"Hay mba, koq datang gak ngasih tau dulu" balas Meri dengan mendekati Agita. mereka berpelukan dan tak lupa juga mereka cium pipi kanan cium pipi kiri.


"Gimana kabar kamu?" tanya Agita


"Alhamdulillah baik mba" jawab Meri dengan menyuruh Agita masuk dan duduk di shofa yang ada di ruang tamu


"Banyak sekali bos"


Angga menatap Alex.


"Ini istriku yang belikan, tapi bukan buat kamu buat Meri istrimu"

__ADS_1


"Lah sama aja bos, milik Meri milikku juga"


"Bedalah, orang kita belinya buat Meri" ucap Angga dengan mengambil salah satu minuman botol yang di belikan Agita buat Alex dan Meri di minum Angga.


"Koq di minum bos, itu kan buat aku sama Meri"


"Suka-suka aku dong"


"Dasar bos pelit"


"Kamu bilang apa tadi?"


"Aku bilang terima kasih bos atas buah tangannya"


"Bagus, kamu tau berterima kasih"


Angga dan Alex jika bertemu ada saja yang mereka lakukan.


Agita dan Meri yang mendengar Angga dan Alex saling berdebat, mereka mendekati keduanya.


"Sayang kenapa lagi?" tanya Agita


Angga yang mendengar dirinya di panggil sayang itu langsung mendekati ke arah Agita


"Gak ada apa-apa sayangku" jawab Angga dengan memeluk Agita dan mencium pipi milik Agita


"Abis kamu gemesin sayang, apalagi manggil aku pake sayang ke gitu"


"Ih lebay" ucap Alex dengan kesal melihat Angga yang sok lebay ke Agita di depannya


Meri yang mendengar apa yang suaminya katakan, Meri langsung menyenggol tangan Alex dengan tangannya.


"Husstt jangan ngomong seperti itu, mereka adalah tamu kita"


"Tamu sih tamu, tapi liat tempat dong, ini rumah kita masa mereka sosweetan di rumah kita"


"Napa, bilang aja iri"


"Iri buat apa, aku juga punya kali bos, ini" ucap Alex dengan mencium bibir Meri


"Mas Alex, apa-apaan kamu, malu tau di liat mba Agita" ucap Meri dengan memukul dada bidang milik Alex


"Aku juga punya, ini" Angga mencium bibir Agita seperti yang di lakukan Alex ke Meri.


"Sudahlah mas, kita datang kesini mau jenguk Meri, bukan memperlihatkan seperti ini"

__ADS_1


"Alex yang duluan tuh"


"Koq aku, bos kan yang mulai duluan"


Agita langsung memegang wajah Angga, mengelus pipi Angga dengan lembut.


"Udah ya sayang, kita datang ke sini untuk menghibur Meri" ucap lembut Agita, agar Angga menghentikan sikapnya kekanak-kanakan


"Baiklah, aku akan duduk diam dan hanya akan mendengarkanmu" ucap Angga lalu mencium dahi milik Agita.


"Maaf ya Meri, sudah membuat keributan di rumah kamu"


"Gak apa-apa mba, aku malah senang koq, lagian kita udah lama gak ketemu"


Mereka berempat duduk sambil mengobrol, Agita dan Meri mengobrol tentang kehamilannya sedangkan Angga dan Alex diam saja mendengarkan istri-istri mereka sedang mengobrol.


Tapi jangan salah mereka diam saja bukan berarti mereka diam duduk manis.


Angga dan Alex masih saja bertengkar tapi kali ini mereka bertengkar dengan tindakan bukan dengan berdebat.


Angga yang tak mau kalah melihat Alex memeluk Meri dari samping sambil merapikan rambut dan ta tak lupa juga Alex mencium rambut Meri.


Angga pun melakukan apa yang Alex lakukan pada istrinya.


Sehingga menimbulkan ketidaknyaman di antara Meri dan Agita untuk mengobrol


"Sayang... berhenti"


"Mas Alex.. berhenti" ucap Meri dan Agita bersamaan


Angga dan Alex menghentikan apa yang mereka lakukan.


"Udah ya Meri, aku pamit dulu nanti aku kemari lagi"


"Iya mbak, maaf ya mbak sudah membuat mba Agita gak nyaman"


"Aku yang harusnya minta maaf Meri"


"Gak apa-apa mba"


Meri mengantarkan Agita ke depan menuju ke mobil.


"Makasih mba, sudah mau datang"


"Iya sama-sama Meri, aku pamit dulu yaa"

__ADS_1


"Hati-hati di jalan mba, semoga sampai dengan selamat" ucap Meri dengan melambaikan tangannya ke arah Agita dan Agita pun membalas lambaian tangan dari Meri.


__ADS_2