Istri Kontrak

Istri Kontrak
Episode 92


__ADS_3

Setelah selesai agita melanjutkan pengguntingan pita di pintu masuk bahwa DG MALL telah di buka dan siapapun itu silahkan berbelanja dan Agita pun akan memberikan diskon besar-besaran di DG MALL. dan itu membuat para tamu bertepuk tangan.


Dengan selesai pengguntingan pita maka acara telah selesai namun tidak dengan keluarga tuan Alord. mereka masih mengobrol dan memeriksa semua sudut DG MALL. dan yang lebih teliti dalam gedung itu adalah Daffa. ia bahkan menaruh semua cctv di setiap sudut ruangan tak ada yang terlewatkan dan ia pun membayar salah satu ahli dalam komputer untuk memantau semua aktivitas yang di DG MALL salah satunya adalah memantau Agita adiknya dan juga Deon keponakannya.


Semua cara, Daffa. lakukan agar bisa memantau Agita dari jauh, ia tidak ingin apa yang terjadi di masa lalu akan terjadi kembali. apalagi Agita sendirian yang akan ia tinggalkan maka rasa khawatir itu membuat Daffa tidak tenang.


Sedangkan Tuan Alord yang melihat sikap Daffa hanya bisa tersenyum baginya sikap Daffa terhadap Agita terlalu berlebihan. pada hal Agita baik-baik saja.


Di rasa aman semua Daffa menghela napasnya dengan lega, ia menatap Agita dengan mengusap kepala Agita.


"Bagaimana dek, sudah pas kan tata letaknya?" tanya daffa sambil memegang pundak Agita.


"iya udah pas bang"


"Okey kalau sudah pas kita cek ke ruanganmu"

__ADS_1


Agita menganggukan kepalanya sambil mengikuti langkah kaki Daffa.


Sedangkan Alisa terus mengikuti Angga pulang ke rumahnya dari acara peresmian DG MALL ia menempel terus ke Angga. Angga benar-benar risi dengan sikap Alisa mantannya itu.


Sampai di rumahnya Angga masuk langsung ke dalam rumahnya menuju kamar, ia tak menghiraukan Alisa.


Ketika Alisa ingin mengikuti Angga masuk ke dalam kamarnya, langkah Alisa terhenti ketika mendengar orang tua Angga menegurnya.


"Mau pergi kemana kau?" tanya maminya Angga yaitu ny.amel


"Eee mami, maaf mi bolehkah Alisa masuk bersama dengan Angga?" ucap Alisa dengan meminta izin pada ny.amel


Ny.Amel tersenyum melihat Angga seperti itu, dulu Angga bela-belain membela Alisa agar orang tuanya menyetujuinya namun saat ini Angga sendiri yang meminta agar maminya tidak mengizinkannya masuk ke dalam kamarnya.


Ny.Amel mendekati Alisa berdiri sambil melipatkan kedua tangannya di dadanya sambil mengatakan :

__ADS_1


"Maaf Alisa kau tidak boleh masuk di kamar putraku Angga apalagi kau bukan siapa-siapanya lagi, jadi silahkan kau kembali ke rumahmu jangan mempermalukan dirimu sebagai seorang model" ucap maminya Angga dengan mempersilahkan Alisa pergi dari rumahnya.


Sedangkan Angga tersenyum dari kejauhan sambil mengedipkan sebelah matanya dan mengangkat tangan dan membentuk okey. pertanda bahwa Angga memuji maminya.


Alisa berbalik menatap Angga seolah ia meminta bantuan Angga agar dirinya bicara sama maminya biar Alisa mendapatkan izin, namun apa yang Angga lakukan ia malah meninggalkan Alisa dan tak memperdulikannya.


Alisa menatap maminya Angga. namum ny.amel menunjuk pintu rumahnya menandakan bahwa Alisa silahkan pergi keluar untuk meninggalkan rumahnya.


Alisa melangkahkan kakinya pergi untuk keluar namun sebelum ia keluar, Alisa mengatakan pada maminya Angga. bahwa ia akan kembali ke rumah itu tapi bukan sebagai orang lain tapi sebagai menantunya.


Ny Amel tak menghiraukan ucapan Alisa. ia melirik pintu rumahnya dengan matanya bahwa tidak secara langsung ia mengusir Alisa dari rumahnya.


Alisa meninggalkan rumahnya Angga dengan kesal dengan sikap maminya Angga yang tak menghargainya sebagai calon menantunya.


#Setelah kalian membaca ceritaku mohon dimaklumi jika ada kesalahan dalam penulisannya.

__ADS_1


🙏🏻 Aku harap kalian menyukai ceritaku ini. 😊😊


dan jangan lupa berikan rate, vote, like dan coment agar author lebih bersemangat lagi up nya.


__ADS_2