Istri Kontrak

Istri Kontrak
Episode 62


__ADS_3

Setelah kedua orang tuan dan Ken sahabatnya pulang, kini hanya tinggal mereka bertiga yang berada di tempat itu. Tapi tak berapa lama Alex pun meninggalkan mereka berdua. hanya tinggal mereka berdua Angga dan Alisa kekasihnya. ketika Alisa mendekati angga. Angga menyuruhnya pulang karna saat ini Angga ingin sendiri dulu.


"Kau pulanglah, untuk saat ini biarkan aku sendirian"


"Tapi aku mau menemanimu, dan mengobati lukamu akibat pukulan dari Ken tadi"


"Tidak perlu, aku bisa mengobatinya sendiri"


Alisa tetap di tempat berdirinya ia belum beranjak untuk pergi meninggalkan Angga.


Namun Angga mengabaikan Alisa, Angga memegang bibirnya yang mengeluarkan darah sambil memandang ke arah lain dengan tatapan tak terbaca.


Angga terheran ketika Ken sahabatnya dan kedua orang tuanya membela Agita. Angga di buat begitu penasaran dengan sosok mantan istrinya itu.


Angga masih berfikir dengan rasa penasarannya, sedangkan Alisa terus menatap Angga seolah ia menjaga agar Angga tidak mendengar ucapan orang tuanya dan juga Ken. Alisa tidak ingin jika sampai Angga berpaling darinya dan mencari Agita. apalagi saat ini seperti yang di katakan ken bahwa Agita sedang mengandung, Alisa tidak akan membiarkan sampai itu terjadi yang ia tau saat ini sampai seterusnya Angga tetaplah miliknya.


Alisa tidak mendengarkan apa yang di katakan Angga tadi, dirinya tetap ngotot berada di samping Angga sehingga ia mengambil kotak p3k untuk mengobati luka yang ada di bibir Angga.

__ADS_1


Angga tetap masih dengan tatapan kosongnya, ia masih memikirkan ucapan Ken saat ini.


Alisa mengobati lukanya, ketika Alisa menyentuh bibir milik Angga. Angga tersadarkan dari lamunan tatapannya. ia menatap Alisa sejenak lalu beralih ke tatapannya semulah ke arah yang lain.


"Pulanglah alis, biarkan aku sendiri"


Alisa yang mendengar ucapan Angga ia tidak memperdulikannya, Alisa tetap mengobati luka bekas pukulan itu.


Angga menahan tangan Alisa ketika ia akan mengoleskan obat luka ke bibir Angga. Angga menatap Alisa dengan tangannya memegang tangan Alisa agar ia tidak melanjutkannya.


"Aku sudah katakan pulanglah alis. biarkan aku sendiri"


Angga tak mendengarkan Alisa lagi, Angga langsung beranjak dari duduknya dan meninggalkan Alisa. Angga pergi menuju ke kamarnya ia duduk di sofa yang berada di kamarnya.


Sedangkan Alisa begitu marah dengan sikap Angga yang mengabaikannya. Alisa melemparkan kotak P3K yang ada di pangkuannya dan kapas yang di pegangnya.


Alisa mensipitkan matanya sambil berkata.

__ADS_1


"Jangan harap kau akan mendapatkannya Agita. jika bayi itu menjadi alasanmu agar Angga memperhatikanmu dan akan menerimamu kembali"


"Jangan harap kau bisa mendapatkan perhatian dari Angga. selama aku masih hidup tidak ada yang bisa merebut Angga dariku, Angga akan tetap menjadi milikku dan aku adalah wanita satu-satunya yang di milikinya" ucap Alisa dengan tersenyum licik.


Alisa berjalan keluar dari rumah Angga. ia menuju ke mobilnya untuk kembali ke apartemennya.


Angga yang tadinya duduk di sofa sekarang ia duduk melantai sambil meminum alkohol sambil mengusap wajahnya dengan kasar dan menarik rambutnya.


Malam itu Angga terus minum di kamarnya lagi dan lagi ia mengisi gelasnya dengan minum sampai akhirnya ia tertidur tak berdaya lagi.


Sedangkan di tempat lain orang tua Angga tiba di kediaman mereka papinya hanya diam saja sedangkan maminya Angga menangis trus dari turunnya di rumah Angga sampai di kediaman mereka. maminya masih kepikiran dengan sikap Angga yang memperlakukan wanita seperti itu.


Namun kegalauan maminya Angga ia tidak tunjukan pada sang suami ia tidak ingin keluhannya malah membuat suaminya marah ke Angga lagi.


#Setelah kalian membaca ceritaku mohon dimaklumi jika ada kesalahan dalam penulisannya.


🙏🏻 Aku harap kalian menyukai ceritaku ini. 😊😊

__ADS_1


dan jangan lupa berikan rate, vote, like dan coment agar author lebih bersemangat lagi up nya.


__ADS_2