
Ketika Agita dan Deon sudah mulai tertidur Angga belum bisa menutup matanya karna birahinya. sehingga ia berfikir keras untuk membujuk Agita sampai Angga menemukan ide di kepalanya yaitu menculik Agita ke kamar sebelah.
Angga mulai mencoba mengecek dengan meletakan tangannya di atas wajah Agita untuk memastikan bahwa istrinya benar-benar tertidur, Angga memulai rencananya dengan pelan menggendong Agita. Angga berhasil menggendong Agita tanpa membangunkan Deon putranya, Angga berjalan dengan pelan menuju ke pintu kamar mereka ketika ia akan membuka pintu tiba-tiba putranya memanggil.
"Mommy..." panggil Deon dengan mata tertutup
Angga kaget ketika mendengar Deon memanggil mommy nya, Angga menghentikan langkahnya dan juga niatnya untuk membuka pintu. setelah ia merasa sudah aman ia melanjutkan rencananya namun Deon memanggil mommy nya lagi bahkan panggilannya tak berhenti.
"Mommy..., mommy..."
Angga memperhatikan Agita dan berharap Agita tidak bangun dari tidurnya, Angga mengalihkan pandangannya dari putranya ke istrinya ketika ia menatap Agita mata Agita terbuka dan Agita melihat sekelilingnya yang kini sedang berada di depan pintu. sedangkan putranya terus memanggil Agita yang tak berada di sampingnya.
"Mas, apa yang kamu lakukan?"
"Aku hanya ingin mengajakmu ke sebelah"
"Mas turunkan aku, malu di lihat Deon"
Terpaksa Angga menurunkan Agita dan membiarkan Agita pergi ke arah putranya, dengan kesal ia pergi keluar, tidur di kamar sebelah.
Agita yang melihat suaminya pergi, ia merasa bersalah dan juga kasihan karna tidak bisa memenuhi kemauan suaminya.
"Mommy.."
"iya sayang" ucap Agita dengan naik ke atas tempat tidur dan memeluk putranya "Mommy ada di sini, tidur lagi yaa"
Dengan perlahan Deon tertidur sambil di bacakan dongeng, Agita terus memikirkan suaminya sehingga ia memutuskan untuk mengecek suaminya. Agita bangun meninggalkan Deon sebentar, ia pergi ke ruang keluarga, ke dapur Agita tidak menemukan Angga, lalu ia memutuskan untuk mengecek ke kamar sebelah Agita masuk ke dalam kamar itu dan melihat ke arah tempat tidur bahkan ia mengecek ke kamar mandi tak menemukan suaminya, Agita berbalik untuk pergi meninggalkan kamar itu tapi ketika ia berbalik Angga berada tepat di depannya.
"Aku tau kamu pasti akan mencariku sayang" ucap Angga dengan percaya diri sambil memeluk pinggang milik istrinya
"Mas, aku "
Sebelum Agita melanjutkan omongannya Angga langsung menutup mulut istrinya dengan ciuman lalu Angga menggendong istrinya ke tempat tidur, setelah membaringkan tubuh Agita di atas tempat tidur Angga memulai aksinya dengan menciumi seluruh wajah istrinya dan menurun ke bagian leher yang putih mulus itu dan tak lupa juga tangannya yang mulai aktif bekerja di dalam piyama milik istrinya dan membuka satu persatu pakaian yang di gunakan istrinya.
Anggapun mulai membuka pakaiannya dan saat ini mereka sama-sama tak menggunakan pakaian sehelai pun.
Malam itu menjadi malam yang penuh gairah dengan adanya dua pasangan yang sedang bercinta untuk menuntaskan nafsu birahi mereka. dan malam ini Angga jauh dari kata gagal. ia malah berhasil yang awalnya gagal tapi akhirnya ia malah berhasil.
Mereka melakukan hubungan yang panas itu dengan berbagai cara agar mereka bisa memuaskan satu sama lain, setelah beberapa jam berolahraga kini olahraga malam itu menguras begitu banyak energi mereka sehingga membuat mereka begitu lelah dan tidak punya pilihan lain selain untuk tidur.
Deon putra mereka pun tak bergerak sedikitpun tetap masih dengan posisi tidurnya.
Jam menunjukan pukul 5 Agita bergegas membersihkan tubuhnya dan pergi melihat putranya yang sedang tidur sedangkan Angga suaminya masih terlelap dalam tidurnya.
Agita bergegas menuju ke dapur untuk menyiapkan sarapan pagi untuk keluarganya ia menyiapkan beberapa makanan kesukaan suaminya dan juga kesukaan mertuanya. setelah di rasa sudah selesai semua kini Agita meletakan semua makanan itu di atas meja makan, dan tak lupa juga ia membersihkan tempat ia bekerja mencuci piring.
Agita melihat semua pekerjaannya sudah beres, ia pergi ke kamar tamu untuk membangunkan suaminya yang masih tidur.
__ADS_1
"Mas, bangun mas sudah pagi" ucap Agita dengan membuka gorden yang ada di kamar.
Angga hanya bergumam dan bergerak membalikan tubuhnya sambil memeluk bantal guling.
"Mas.."panggil Agita
tapi Angga tak bergeming sama skali, Agita tetap membangunkan Angga dengan mencium pipi suaminya dan mencubit pipi suaminya.
Angga yang merasa benda dingin menyentuhnya ia membuka matanya dan langsung memegang tangan milik istrinya.
"Apa ini sayang, kenapa tanganmu dingin sekali"
"Oh ini, aku baru selesai memasak dan mencuci piring"
"Pantas saja tanganmu seperti es batu"
Agita tersenyum mendengar ucapan suaminya, lalu memegang ke dua pipi suaminya.
"Aaaa sayang tanganmu dingin" teriak Angga
"Kamu terlihat sangat menggemaskan sayang" ucap Agita dengan mencubit hidung suaminya.
Angga langsung menarik tangan Agita dan langsung terduduk di pangkuannya.
"Lepaskan mas"
"Baiklah aku akan mengulanginya"
Angga menunggu ucapan kalimat Agita kembali namun ucapan itu hilang satu kalimat.
"Kamu terlihat sangat menggemaskan mas" ucap Agita
"Kenapa ada mas nya, sebelumnya gak ada mas nya" ucap Angga.
"Sudahlah mas kasian Deon pasti mencariku"
"Gak akan ku lepaskan sebelum mengulangi ucapan yang kamu katakan tadi"
Agita terpaksa mengulangi ucapannya yang sebelum. "Kamu terlihat sangat menggemaskan sayang, sehingga membuatku merasa jatuh cinta setiap hari" ucap Agita dengan mencium pipi suaminya. lalu pergi meninggalkan suaminya.
Angga terdiam mendengar ucapan istrinya dan juga ciuman Agita reflek membuatnya terdiam selama ia bersama dengan Agita sangat jarang ia mendengar dan melihat Agita melakukan itu.
Agita terus tersenyum sampai ia meninggalkan suaminya yang terdiam tanpa bergerak sedikitpun di tempatnya.
Angga memegang kedua pipinya dengan kedua tangannya dan ia tidak bisa berkata-kata lagi dan karna begitu bahagia Angga mengejar Agita dengan tanpa sadar Angga hanya menggunakan celana boxer di atas lututnya dan kaos gandeng.
Para pelayan yang melihat Angga terkejut selama mereka bekerja tidak pernah melihat tuan mereka memakai pakaian itu.
__ADS_1
Nyonya Amel yang melihat putranya keluar dari kamar tamu terkejut dan mencari-cari kenapa Angga keluar dari kamar tamu "apakah mereka sedang bertengkar?" batin nyonya Amel tapi dalam tingkah Angga yang nyonya amel lihat Angga malah senyum-senyum seperti orang gila.
"Angga.." panggil nyonya Amel
Angga melirik ke arah Suara yang memanggilnya
"eee mami, ada apa mi?"
"Kenapa kamu keluar dari kamar tamu, sedang apa kamu di sana?"
"Angga hanya..... istrahat aja mi di situ" ucap Angga dengan memberi alasan agar maminya percaya
Nyonya Amel menatap Angga dari ujung kepala sampai ke ujung kakinya.
Angga merasa aneh dengan tatapan maminya, ia melihat dirinya sendiri dan betapa terkejutnya ketika ia melihat dirinya dan pakaian yang di pakainya, dengan pelan ia mengangkat kepalanya melirik ke kiri dan kekanan untuk melihat apakah ada orang lain selain maminya. dan ketika Angga melihat ke arah kanannya betapa malunya dirinya di perhatikan oleh beberapa pelayan wanita di rumahnya, dengan pelan Angga melangkahkan kakinya dan berlari menuju ke kamarnya.
Agita yang merapikan Deon putranya kaget melihat suaminya yang berlari dan menutup pintu kamar dengan kencang.
"Kamu kenapa mas?" tanya Agita.
Angga tak menanggapi pertanyaan istrinya, ia menutup wajahnya dengan bantal karna mengingat apa yang terjadi membuatnya begitu malu
Agita bingung melihat sikap Angga yang aneh "Kamu kenapa mas?" tanya Agita sekali lagi
Pintu kamar di ketuk dari luar seseorang memanggil nama Angga.
"Angga.. apa kamu tidak apa-apa nak?"
Agita berdiri dan membuka pintu kamar "Ada apa mi?"
"tadi Angga di lihat oleh pelayan berpakaian seperti itu dan itu membuatnya malu" bisik nyonya Amel pada menantunya
Agita dan nyonya Amel melihat Angga yang terus merontak-rontak tidak terima jika tubuhnya di lihat oleh orang lain.
"Mami keluar dulu ya nak, kamu hibur Angga kasian dia" ucap nyonya Amel dengan tertawa
"Mi, stop menertawakan Angga" teriak Angga ketika mendengar suara maminya.
Agita mendekati suaminya "Mas, kamu gak apa-apa kan?"
"Gak, tapi aku malu sayang mereka melihatku seperti ini"
"tapi Daddy kelihatan lucu dengan memakai celana itu koq" ucap Deon
Dan itu membuat Angga terus merengek bahkan berteriak..
Agita dan Deon tertawa melihat Angga, Agita benar-benar tak bisa menahan tawanya sehingga tawanya lepas dan itu membuat Angga ngambek dengan pergi ke dalam kamar mandi.
__ADS_1
"Ayo sayang mommy antar Deon untuk sarapan pagi, biarkan Daddy sendiri dulu mengurus celana Micky mousenya" ucap Agita sambil menahan tawanya.