
Keesokan harinya Alex bertemu dengan Adit untuk menyusun rencana mereka, dengan misi Adit di jadikan sebagai laki-laki yang kaya dengan menarik perhatian Alisa, dan juga menjadi seorang di rektur di sebuah perusahaan periklanan dengan mencari model yang profesional sebaga iklan dalam berlian.
Dengan beberapa arahan yang di berikan Alex. Adit mulai mengerjakan misi yang di berikan Alex dengan berlagak layaknya seorang di rektur.
Alex terus memantau dari kejauhan untuk memastikan bahwa apa yang mereka rencanakan bersama Adit terlaksana dengan baik tanpa di ketahui oleh alisa.
Alisa duduk sendirian, sedangkan Adit ia baru saja masuk ke restoran itu dengan gaganya ia berjalan melewati Alisa.
Alisa terkagum saat melihat Adit, ia menebarkan senyumannya pada Adit, dan dengan ramahnya Adit membalas senyuman Alisa.
Alisa terus menatap ke arah tempat Adit. "baru kali ini aku melihat laki-laki yang begitu manis, apakah dia adalah seorang pengusaha?, jika iya ini adalah kesempatanku mendekatinya yaa setidaknya aku mendapatkan pengganti Angga" ucap Alisa dengan tersenyum bahagia
Alex merasa senang ia bisa melihat dari tatapan Alisa bahwa ia berhasil membuat perangkap buat si Alisa.
Sedangkan Adit iya tetap seperti biasa cuek namun terlihat begitu tampan seperti apa yang Alex katakan, menurutnya ini adalah pekerjaan yang gak gampang namun demi sebuah pekerjaan ia melakukannya dan berusaha agar actingnya gak ketahuan oleh wanita itu.
Seperti aba-aba Alex Adit memperlihatkan sikap cueknya, namun terlihat cool, karna dari fisik dan postur tubuhnya Adit tak kalah tampan dari pengusaha mudah lainnya.
Alex memberinya pesan bahwa Adit harus keluar dari restoran itu, dan itu di lakukan Adit ia berjalan keluar dari restoran menuju mobil yang ada Alex di dalamnya, namun mobil itu adalah mobil baru agar Alisa tertarik dengan kekayaan Adit.
Alisa terus menatap Adit sampai ke tempat parkiran mobil, dan betapa terkagumnya Alisa bahwa laki-laki yang berada di restoran itu bukan hanya tampan tapi juga terlihat kaya. Alisa berencana akan kembali ke restoran itu besok untuk bertemu dengan laki-laki yang di lihatnya.
Alisa bertekad bahwa ia harus bisa mendekatinya dan juga bisa merayu laki-laki itu, agar kebutuhannya bisa terjamin.
"Akhirnya aku mendapatkannya, setelah aku mendapatkan laki-laki itu akan ku buat dirinya jatuh cinta padaku, setelah aku mendapatkannya aku bisa melakukan apapun termasuk menghancurkan Agita" ucap Alisa dengan tertawa setan dan liciknya.
Alex dan Adit memantau gerak gerik Alisa dan terlihat dari sikap Alisa membuat Alex ngeri melihat Alisa tertawa seperti itu, ia tidak habis fikir kenapa bosnya bisa jatuh cinta pada wanita sihir itu yang jahat dan liciknya benar-benar gak ada duanya.
"Semoga aku tidak mendapatkan wanita seperti dia" ucap Alex dengan mengangkat kedua pundaknya.
__ADS_1
Adit melihat tingkah Alex dan mendengar ucapan Alex membuat Adit kebingunan dengan maksud ucapan Alex. dirinya tidak tau apa yang sebenarnya terjadi dan membuatnya gak mencari tau yang ia tau adalah ia mendapatkan pekerjaan yang layak yang bisa memenuhi kehidupannya dan juga keluarganya.
"Misi kita hari ini sudah berjalan dengan baik, hanya selangkah lagi wanita itu akan masuk keperangkap kita, kita harus melakukannya dengan baik besok terutama kamu Adit karna kamu adalah tokoh utama dalam misi ini, jadi besok kamu harus terlihat lebih baik dari hari ini, okey."
"siap pak Alex. akan saya lakukan dengan sebaik mungkin"
"Bagus, okey hari ini sampai di sini dulu ini untuk bayaran kamu hari ini"
"tapi ini terlalu banyak pak, apa gak berlebihan"
"Udah terima aja kalau dalam misi ini kamu berhasil aku akan memberimu lebih dari ini"
"Trima kasih pak"
"iya.., belikan sesuatu yang manis dan enak untuk ibu dan adikmu dan ingat jangan sampai kamu ketahuan sama wanita itu karna wanita itu adalah wanita siluman"
"Baik pak" ucap Adit dengan tersenyum bahagia
Adit telah sampai di rumahnya dengan membawa begitu banyak makanan dan juga pakaian dan perhiasan untuk ibunya dan juga adiknya yang bernama Meri.
"ibuuuu...." panggil Adit dengan masuk ke dalam rumah
"Kenapa sih teriak-teriak"
"ibu manaa?"
"kakak dapat makanan dan barang ini dari mana?" tanya Meri dengan heran
"Tak perlu kamu tau, ibu mana?"
__ADS_1
"Ada di belakang"
"buuu, ibuuu" panggil Adit dengan mencari ibunya di belakang
"Ada apa nak, kenapa teriak-teriak begitu?"
"Aku punya sesuatu buat ibu, ayo Bu ikut aku"
"ini barang-barang siapa, kenapa bisa berada di sini?"
Adit mengambil salah satu tas dan memberikan pada ibunya "ini buat ibu"
"buat ibu?"
"iya.."
ibunya Adit dengan pelan mengambil sesuatu yang berada di dalamnya dan ibunya terkejut ketika yang berada di dalamnya adalah sebuah tas dengan warna kesukaan ibunya.
"kamu jelaskan ke ibu dari mana kamu mendaptkan semua ini"
"Gak perlu ibu tau yang jelas semua ini hasil dari kerja Adit dan kerjaan Adit tuh halal Bu, ibu gak perlu mikir yang macem-macem"
"jangan macem-macem kamu dit"
"tenang aja Bu, dan oh iya aku punya hadiah buat ibu"
Adit mengeluarkan sebuah kalung emas yang berada di dalam saku celananya dan ia memakaikan di leher ibunya
"Wuaaa bagus, cantik banget kak" ucap Adik Adit yaitu bernama Meri
__ADS_1
"Ibu tenang aja, semua ini Adit hasilkan dari Adit bekerja dan dalam beberapa hari Adit akan mendapatkan pekerjaan tetap, dan ibu gak perlu bekerja sebagai ART lagi" ucap Adit lalu memeluk ibunya.