Istri Kontrak

Istri Kontrak
Episode 63


__ADS_3

Pagi telah tiba Angga tatap masih dengan posisinya yang semalam melantai dan di temani beberapa minuman beralkohol, dirinya tidak menyangka jika masalah tantang perpisahannya bersama Agita istrinya bisa berdampak ke orang tuanya dan juga Ken sahabatnya.


Sedangkan Agita dirinya masih bekerja seperti biasa di restoran. siang ini Agita tak menyangka jika masalah akan menghampirinya. Agita terkejut ketika sedang melayani salah satu pengunjung untuk makan siang ia tidak mengerti apa maksud Alisa yang datang ke restoran tempat kerjanya dengan berteriak-teriak.


Agita yang mendengar suara lantang Alisa dirinya hanya mengabaikannya saja namun siapa sangka sikap Alisa mengundang para pengunjung untuk menonton adegan Alisa yang melabrak Agita.


Awalnya Alisa hanya duduk sebagai pengunjung namun ia semakin lama melihat Agita dirinya semakin kesal, sampai akhirnya Alisa membuat Agita bolak balik ke belakang untuk mengambil pesanannya.


"Aku pesan steak dan jus" ucap Alisa


"Agita mencatat semua pesanan Alisa dan Agita juga menjawabnya dengan santun"


Ketika makanan dan minuman pesanan Alisa sampai, Agita meletakan makanan dan minumnya di atas meja namun ketika minuman itu di letakan Alisa sengaja memegang tangan Agita. sontak saja Agita terkejut dan minuman itu tumpah.


"Apa yang kau lakukan, kau bisa kerja atau tidak" ucap Alisa dengan nada yang meninggi


"Maaf aku tidak sengaja melakukannya" ucap Agita dengan meminta maaf


Namun Alisa tidak puas jika ia tidak membuat Agita malu di restoran siang ini.


"Bukankah kau adalah wanita yang berani menjual dirinya hanya demi uang" ucap Alisa dengan tersenyum licik


"Apa maksud anda?"


"Kau menanyakan maksudku apa?, apa harus ku perjelas semua tentang dirimu"

__ADS_1


"Maaf saya tidak paham dengan maksud nona"


"Okey, kalau begitu aku akan membuat dirimu mengerti agar kau tau di mana tempatmu yang layak"


Para pengunjung menatap ke arah mereka berdua siang ini mereka berdua menjadi tontonan karna Alisa memancing agar mereka melihatnya dengan cara Alisa meninggikan suaranya sambil menghina Agita.


"perhatian semua, hati-hati dengan wanita ini dia akan menjadi wanita penggoda bagi suami kalian atau pasangan kalian semua karna dia akan menjual tubuhnya hanya karna demi uang"


Agita menatapnya dengan mata yang berkaca-kaca, namun Agita tak menanggapi ucapan Alisa karna ia tidak ingin emosinya akan berdampak pada kehamilannya pada calon buah hatinya.


Agita menanggapi apa yang di katakan Alisa dengan santai, namun itu malah membuat Alisa kesal karna Agita tak melawannya sedikitpun.


"Jika nona tidak keberatan saya akan menggantikan minuman nona"


"nona mau mempermalukan saya alasannya apa, bahkan saya tidak pernah mengusik hidup nona"


"Apa kau bilang tidak pernah mengusik hidupku, apa kau lupa sekarang kau menggoda calon suamiku, bahkan kau mengaku telah hamil bersamanya. apa karna masa kontraknya berakhir kau tidak tau lagi cara mendapatkan uang makanya kau berani mengaku telah di hamili oleh calon suamiku"


Bu Yeni mendengarkan ribut-ribut di restoran, ia melihat ada seorang model berhadapan dengan Agita, tapi ia tidak tau sedang apa mereka. Bu Yeni memutuskan untuk mendekati mereka karna dialah menager di restoran itu maka ia harus bertanggung jawab.


"Maaf ada yang bisa saya bantu?" ucap Bu Yeni dengan sopan namun tatapan matanya melirik tajam ke arah Agita.


Alisa yang melihat seorang wanita mendekati mereka iapun menatap dan menjawab pertanyaan Bu Yeni.


"Apa anda adalah menager di restoran ini?" tanya Alisa

__ADS_1


""Benar, saya adalah menager di restoran ini"


"Apa ibu tau bahwa karyawan ibu ini telah menggangu pasangan orang lain?"


"Gak, saya tidak tau nona"


"Dan wanita ini juga ia rela menjual dirinya hanya karna uang, bahkan ia mengaku bahwa dirinya telah hamil dengan calon suamiku"


Mendengar ucapan Alisa para pengunjung menatap Agita dari ujung kepala sampai ujung kaki nya, dan merekapun saling berbisik-bisik membicarakan Agita"


Agita yang mendengar dan melihat itu hanya mengepalkan kedua tangannya tanpa mengatakan apapun.


"ingat, walaupun kau datang mengatakan mengandung anak calon suamiku jangan kau harap aku akan membiarkannya, bahkan sebelum aku melarang mungkin calon suamiku yang akan menolakmu dan juga anakmu itu, yaa siapa tau bayi yang kau kandung adalah bayi orang lain"


Agita hanya menundukkan kepalanya sambil mengusap perutnya yang masih rata, rasanya Agita ingin menampar mulut wanita itu namun dirinya tidak ingin masalah akan makin membesar.


Agita pergi meninggalkan mereka, semakin ia berdiri di tempat itu. Alisa akan semakin menginjak harga dirinya, tapi ketika dirinya hendak beranjak dari tempatnya. Alisa menarik rambut Agita ia memberikan peringatan pada Agita agar Agita tak lagi mengganggu kehidupan Angga dan dirinya, jika Agita berani mendekati Angga. Alisa akan membuat Agita tidak akan berani menunjukan batang hidungnya di luaran nanti.


"ingat ucapanku jika sampai aku mengetahui kau mengganggu Angga, aku akan membuatmu menyesal seumur hidup" ucap Alisa dengan melepaskan tangannya yang menjambak rambut Agita. dan Alisa pergi meninggalkan Agita yang sedang berdiri, namun sebelum Alisa pergi Alisa melemparkan uang di depan wajah Agita.


#Setelah kalian membaca ceritaku mohon dimaklumi jika ada kesalahan dalam penulisannya.


🙏🏻 Aku harap kalian menyukai ceritaku ini. 😊😊


dan jangan lupa berikan rate, vote, like dan coment agar author lebih bersemangat lagi up nya.

__ADS_1


__ADS_2