Istri Kontrak

Istri Kontrak
Episode 101


__ADS_3

Setelah mengantarkan Deon putranya ke sekolah, Angga menuju ke kantornya. 20 menit waktu yang di tempuh Angga untuk menuju ke kantornya.


Pagi ini perjalanan Angga menuju ke kantornya terhalang dengan kemacetan, namun karna hari ini mood nya lagi baik ia menikmati kemacetan itu dengan mengingat senyuman Agita dan juga kelucuan Deon putranya.


sampai tak di rasakan Angga kini kemacetan itu berhasil ia lalui begitu saja.


Angga telah sampai di kantornya ia berjalan memasuki area kantornya dengan melewati security perusahaannya, dan juga karyawan-karyawan lainnya.


Para karyawannya melihat Angga bos mereka kalau pagi ini terlihat berbeda dengan yang kemarin, kalau pagi ini aura kedamaiannya terlihat jelas dengan keceriaan terpampang di wajahnya. meskipun begitu ia tetap di segani dan di hormati karyawannya sebagai pimpinan mereka.


Sesampai Angga di ruangannya, ia melihat ada seseorang yang sudah berada di ruangannya siapa lagi kalau bukan Alex asistennya.


Pagi ini Alex membawakan informasi yang ia dapatkan tentang Alisa. awalnya Alex tidak ingin memberitahukannya pada Angga karna ia takut Jangan sampai Angga lepas kendali karna emosinya seperti di masa lalu ia mendapati Alisa dengan selingkuhannya.


"Apakah kau sudah mendapatkan apa yang ku perintahkan semalam?" tanya Angga sambil berjalan menuju kursi kebesarannya.


"iya, aku sudah mendapatkannya, dan aku mohon ketika melihat video cctv ini kau bisa mengendalikan emosi kamu Angga.

__ADS_1


"iya, nanti aku akan mengontrol emosiku"


Setelah mengatakan itu, kini Angga mengambil flashdisk yang di berikan Alex, dan iya mencoloknya ke leptopnya.


Alex tetap memantau sikap Angga setelah mendengar dan melihat hasil dari cctv nya waktu di taman kebun binatang. di mana Alisa memarahi dan mengatai dengan kasar pada anak kecil yang tak lain adalah Deon putranya sendiri.


Angga sudah mulai memutar video cctv itu ketika mendengar setiap apa yang di ucapkan Alisa tangannya mengepal rasanya ia ingin merobek mulut Alisa, yang berani-beraninya mengatai Deon putraku adalah anak haram, anak hubungan Agita dengan pria lainnya.


Alex yang melihat reaksi Angga, ia mulai menyingkirkan apa yang ada di atas meja Angga. terutama gelas minumnya yang ada di dekat leptopnya.


Baginya Alisa mulai bermain-main dengannya, dengan menyentuh orang yang ia sayangi, dan itu melukai hati Angga sehingga apapun masalahnya mau masalah kecil atau besar Angga menganggapnya sama selama mereka menyakiti perasaan Agita dan juga Deon putranya.


"Tapi Angga bagaimana mereka setuju dengan ini"


"Kau katakan saja kalau kerugian perusahaan yang mengontraknya sebagai model majalah, model iklan akan aku yg tanggung setengah dari kerugian itu"


Alex mendengar itu ia tidak menyangka kalau saat ini Agita dan Deon begitu penting dalam hidup bosnya, sehingga bisa membayar ganti rugi perusahaan lain agar Alisa menjauh dari kehidupannya, istrinya dan juga Deo putranya.

__ADS_1


Alisa saat ini sedang menikmati sarapannya sambil memandangi pantai. dengan asyiknya berlibur ia tidak menyadari kalau saat ini hpnya sudah berdering beberapa kali menandakan telfon masuk dari manager yang sedang mengontraknya sebagai model iklan,majalah mereka di perusahaan.


Alisa tetap santai saat ini, ia sama skali tidak mengangkat telfon mereka, sampai akhirnya dengan sikap Alisa yang sombong dan acuh tak acuh dengan telfon mereka, para pemegang perusahaan menerima tawaran yang di ajukan Alex lewat telfon dengan mengatas namakan Angga. dan juga perusahaan yang akan Mengganti rugi perusahaan mereka.


Angga tidak peduli dengan apa yang ia lakukan entah hartanya ataupun lainnya baginya Agita dan Deon adalah kesayangannya dan no 1 dari segala-galanya.


"Aku tidak ingin Alisa berkeliaran di kota ini, dan itu sudah menjadi tugasmu mengatasi bagaimana caranya agar Alisa pergi dari kota ini"


"Siap bos laksanakan"


"Aku menunggu kabar baiknya tentang Alisa Lex, jangan sampai kau gagal kali ini menanganinya"


"Tenang saja bos, aku bisa membereskan masalah ini"


"Bagus.... aku akan menantikan kabar baik darimu".


Alex keluar dari ruangan Angga untuk melaksanakan semua yang di perintahkan oleh bosnya. Alex mencari-cari kota yang jauh dari keramaian untuk menempatkan Alisa, sehingga bisa memberi Alisa pelajaran karna sikapnya.

__ADS_1


__ADS_2