Istri Kontrak

Istri Kontrak
Episode 77


__ADS_3

Setelah kejadian di restoran Angga menjadi pendiam bahkan siapapun yang mengajaknya bicara gak akan mendapatkan respon. Angga masih memikirkan laki-laki yang dekat dengan Agita di restoran apalagi anak kecil itu Angga lebih penasaran lagi.


Ny.amel yang melihat anaknya tidak seperti bisanya, ia menghampiri Angga.


"Angga, ada apa denganmu?" ucap ny.amel sambil memegang tangan Angga putranya.


Angga terkejut dengan tangannya yang di pegang dengan cepatnya Angga menatap tangan itu.


""kamu kenapa sayang?, katakan sama mami"


"Angga gak kenapa-napa mi"


"Bener gak apa-apa?"


Angga diam tak menjawab pertanyaan maminya, ia hanya menatap maminya saja.


"Kamu kenapa?, ngomong sama mami Ngga, jangan sembunyikan dari mami"


Angga ragu mengatakan pada maminya, namun dirinya gak bisa menyembunyikannya kelak nanti pasti maminya akan mengetahuinya juga.


"Angga..." panggil ny. Amel sambil melambaikan tangannya di depan wajah Angga.


"Kamu kenapa sayang?, ayo ngomong sama mami"


Angga memutuskan untuk menceritakan kepada maminya apa yang terjadi tadi siang.


"Mi, tadi aku melihat Agita."


"Kamu melihatnya di mana nak?, kenapa kau tidak ajak dia pulang ke rumah Angga"

__ADS_1


Angga hanya diam sambil mengalihkan pandangannya ke arah lain.


"Angga, kau dengar apa yang mami katakan tidak?"


"Aku dengar mi"


"Trus kenapa kau tidak mengajaknya pulang menemui mami dan papi?"


"Angga malu mi, Angga malu pada diri Angga sendiri yang sudah membuat Agita menderita selama bersama Angga mi"


"Mami kan sudah bilang kalau bertemu dengan Agita, cepat minta maaf lah padanya dengan sikapmu yang dulu"


"Ya sudah, begini saja kalau kau bertemu dengannya lagi ajaklah dia bicara dan minta maaflah padanya"


"iya mi.."


"Tapi mami masih tetap mendukungmu bersama dengan Agita, Ngga"


"Kenapa?, bukannya kau sangat mencintainya bahkan selama bertahun-tahun kau seperti orang yang gak waras, ketawa sendiri, lari-lari sambil memanggil namanya, bahkan setiap wanita yang kau lihat, kau melihatnya seperti Agita dan mengejar mereka"


"Tapi mi, ini sudah berbeda"


"Berbeda bagaimana maksudmu Angga?"


"Agita skarang sudah bahagia mi, dia sudah menemukan laku-laki lain"


Ny.amel terkejut mendengar apa yang di ucapkan Angga anaknya.


"Kau jangan mengada-ngada Angga, kalau kau tidak ingin bertemu dengan Agita. mami gak akan memaksa kau bertemu dengannya"

__ADS_1


"Bukan gak mau mi tapi Angga gak enak, nanti apa yang akan di katakan laki-laki itu kalau Angga deketin Agita"


"Ya sudah kalau memang Agita sudah memiliki laki-laki lain, kau ikhlaskan nak, mungkin dia bukan jodohmu"


"Walaupun berat Angga tetap akan mengikhlaskannya mi, tapi jika laki-laki itu tidak bisa menjaga Agita. Angga akan merebutnya kembali mi"


"Untuk mami mana yang terbaik saja buatmu sayang, asal kau bahagia mami dan papi juga bahagia dan akan selalu mendukung keputusanmu"


"Makasih mi," ucap Angga sambil menyandarkan kepalanya di pundak ny.amel


"Tapi apa kau yakin itu adalah suaminya Agita?"


"Awalnya Angga belum yakin mi, namun ketika melihat anak kecil itu Angga sudah yakin kalau laki-laki itu ada suaminya dan anak itu adalah anaknya mi"


"Gak usah di pikirkan lagi, kau cukup fokus dengan pekerjaanmu saja, nanti mami Carikan kau jodoh yang lebih baik dan cantik lagi"


Angga yang mendengar ucapan maminya, ia mengangkat kepalanya dari pundak ny.amel dan menatap maminya.


"Angga belum mau memikirkan hal itu mi, Angga masih mau fokus dengan pekerjaan Angga dulu"


"Terserah kau Ngga, tapi jangan terlalu lama nanti kau gak akan menikah sampai tua"


"Apaan sih mami, koq ngomongnya kayak gitu sih sama anaknya"


"Mami hanya mengingatkan saja angga"


Angga beranjak dari tempat duduknya pergi ke kamarnya, ia meninggalkan maminya sendirian di ruang keluarga.


#Setelah kalian membaca ceritaku mohon dimaklumi jika ada kesalahan dalam penulisannya.

__ADS_1


🙏🏻 Aku harap kalian menyukai ceritaku ini. 😊😊


dan jangan lupa berikan rate, vote, like dan coment agar author lebih bersemangat lagi up nya.


__ADS_2