Istri Kontrak

Istri Kontrak
Episode 37


__ADS_3

Pagi itu membuat Angga dan Agita saling melengkapi mereka terlihat seperti suami istri sebenarnya pada hal mereka hanyalah suami istri yang berstatus di atas kertas.


Agita saat ini mengganti pakaiannya, setelah mengganti pakaian ia menuju meja rias memakai bedak dkk.


Angga yang melihat istrinya berdandan langsung menatap istrinya yang sibuk menghiasi wajahnya.


Angga beranjak dari tempat tidurnya berdiri di dekat istrinya sambil memeluk dadanya yang bidang.


"Kamu mau kemana?" tanya Angga pada istrinya


"Aku mau berangkat kerja memangnya selain bekerja aku mau kemana di pagi ini?!"


"Apa kamu sudah bisa berjalan, apa sudah tidak sakit lagi?"


"Aku tidak apa-apa, aku juga masih bisa bekerja"


"Gak, pagi ini kamu gak boleh kemana-mana"

__ADS_1


"Tapi aku harus bekerja"


"Apa kau tidak berfikir apa tanggapan orang di tempat kerjamu melihat kau seperti ini ?, bahkan jalanpun begini"


"pokoknya aku bilang kamu gak boleh kemana-mana pagi ini"


Angga melarang istrinya bekerja hari ini karna melihat keadaan istrinya yang berjalan saja ia meringis namun Agita menolaknya Agita ngotot tetap hari ini ia masuk kerja, jika ia tidak masuk kerja bisa-bisa gajinya di potong.


"Aku harus masuk kerja Angga, kalau aku gak masuk nanti gajiku di potong"


"Kau punya segalanya, kau tidak berkekurangan tapi aku! aku harus membiayai hidup ibuku dan juga adiku"


Angga terdiam mendengar perkataan Agita istrinya, bahwa ia memang adalah keluarga yang serba ada tidak pernah merasakan kekurangan sedikitpun.


Agita menatap Angga yang berdiri di belakangnya dari pantulan cermin hiasnya. Agita beranjak dari tempat duduknya ia berjalan pelan menuju pintu untuk keluar dari kamar.


Angga yang melihat itu langsung menahan lengan Agita dan berkata "Jika kamu tetap ingin bekerja biarkan aku mengantarmu ke tempat kerjamu"

__ADS_1


Agita terdiam, ia menatap Angga dalam-dalam mencari sisi Angga apakah iya sedang berhalusinasi atau tidak.


"Aku tidak ingin mendengar alasanmu lagi, jika kau tidak mau ku antar maka kau tidak boleh masuk kerja hari ini" Ucap Angga dengan tegasnya


"Apa kau sedang berhalusinasi, atau kau lupa bahwa dalam kontrak kau tidak ingin hubungan kita di ketahilui orang lain"


"Iya di kontrak seperti itu, tapi aku hanya mengantarmu bukan berarti aku harus ikut turun denganmu masuk ke dalam restoran itu, aku hanya mengantarkanmu sampai di depan restoran tempatmu bekerja".


"Baiklah aku setuju".


Angga dan Agita melakukan rutinitas mereka di pagi hari dengan sarapan pagi bersama dengan roti dan susu. setelah sarapan Angga mengantar Agita ke tempat kerjanya dengan 30 menit perjalanan yang di tempuh menuju restoran tempat Agita bekerja. dalam perjalanan tanpa satu kata pun di antara mereka berdua yang keluar dari mulut mereka, selama perjalanan mereka diam seribu bahasa, namun berbeda dengan Angga sesekali ia menatap Agita dari kaca spion mobil miliknya dengan tersenyum tipis.


#Setelah kalian membaca ceritaku mohon dimaklumi jika ada kesalahan dalam penulisannya.🙏🏻 Aku harap kalian menyukai ceritaku ini. 😊😊


dan jangan lupa berikan rate, vote, like dan coment agar aku lebih bersemangat lagi up nya.


terima kasih buat kalian yang masih setia dengan cerita novelku.🤗

__ADS_1


__ADS_2