
Keesokan harinya, Dewi dan Andika datang bersama kerumah sakit untuk menemui Bima, Karena dokter bilang kalau Bima sudah sadar dari koma nya.
"Kamu yakin kita bilang sekarang?" tanya Andika pada Dewi
"Yakin kak, itu memang yg diinginkan oleh kak Bima kan" ucap Dewi pada Andika
"Aku takut membuatnya terluka Dewi" ucap Andika
"Tidak kak, ini yang kak Bima inginkan dari kita" ucap Dewi
Dewi masuk lebih dulu kedalam ruangan Bima disusul oleh Andika dari belakang.
"Dewi" ucap Bima melirik ke arah Dewi
"Kak Bima, sudah sehat?" ucap Dewi duduk di kursi samping Ranjang Bima
"Aku tidak akan sehat seperti semula, apa kamu datang kemari dengan Andika?" tanya Bima dengan nada yang hampir tidak jelas
"Iya kak, itu dia" ucap Dewi saat melihat Andika berjalan menghampiri nya.
"Bima bagaimana kabarmu?" tanya Andika tepat di samping Bima
"Aku masih seperti yang sama" ucap Bima tersenyum
"Aku selalu mendoakan kesehatanmu" ucap Andika
"Terimakasih, tapi apa kalian datang kemari membawa kabar bahagia?" tanya Bima
"Iya kak, Aku dan kak Andika sudah memutuskan, untuk menikah" ucap Dewi dengan bibir bergetar
"Aku sangat senang mendengarnya, Kapan rencana pernikahan kalian, aku sangat ingin bisa menghadirinya?" tanya Bima tersenyum namun dengan mata yang mulai berkaca-kaca, ada rasa bahagia di hatinya, namun ada juga rasa kesedihan, bagaimana pun dia akan Melihat Kekasihnya menikah dengan Pria lain.
"Secepatnya, Kamu bisa hadir pada pernikahan kami" ucap Andika
"Aku harap aku bisa datang ke pernikahan kalian, Apa kamu sudah menyiapkan gaun pernikahanmu? " Tanya Bima pada Dewi
"Belum kak, Aku belum menyiapkan gaunku" ucap Dewi
"Dewi juga tidak mau mengadakan pesta pernikahan" Sambung Dewi.
__ADS_1
"Kenpa seperti itu? Kamu harus menyiapkan pesta mu, bagaimanapun ini Pernikahanmu, kamu harus jadi Ratu disana" ucap Bima
"Dewi hanya ingin pernikahan yang sederhana saja, lebih nyaman untuk Dewi" ucap Dewi sambil menundukkan kepalanya
"Pernikahan, adalah sekali seumur hidup, buat sebaik-baiknya pestamu, suatu saat nanti kamu akan mengenang nya dan akan menceritakannya pada anak-anakmu" ucap Bima
"Kamu tenang saja, aku akan buatkan pesta yang terbaik untuk Dewi" ucap Andika
"Aku percaya kau tidak akan memberikan yang buruk untuk Dewi" ucap Bima menatap ke arah Andika
"Walaupun Dewi tidak benar-benar mencintaiku, tapi ini sebuah pernikahan, ikatan yang suci, aku tidak mau mempermainkan ikatan suci" ucap Andika
"Aku tau kamu memang lelaki yang tepat untuk Dewi, semoga kalian bahagia selalu" ucap Bima tersenyum.
...----------------...
Disisi lain Sandra dan Satya sedang berada di kantor polisi, semalam Sandra meminta Satya untuk menemui Bella, mengingat Bima sedang sakit, Sandra pun ingin Bella mengetahui kondisi kakak nya.
"Kamu yakin kita yang harus beritahu Bella?" ucap Satya
"Iya Mas, bagaimanapun Bella adik nya Bima, jadi kita harus beritahu keadaan kakak nya" ucap Sandra.
"Baiklah, semoga dia tidak melakukan hal negatif" ucap Satya.
"Waktu nya 20 menit ya Pak" ucap Polisi tersebut mengingatkan waktu berkunjung.
"Baik terimakasih" ucap Satya, lalu polisi itu menunggu di sudut tembok.
"Kak Satya, kakak mau keluarin Bella dari sini kan? Bella tidak nyaman disini kak" ucap Bella dengan gaya manjanya pada Satya.
"Kami kesini mau memberikan kabar buat kamu bella" ucap Satya.
"Kabar kebebasan Bella kan?" ucap nya .
"Bima Sakit" ucap Satya singkat
"Apa.. Kak Bima sakit?? kak Bima sakit apa??" tanya Bella terkejut.
"Bima sakit.... (Satya menjelaskan semuanya pada Bella)"
__ADS_1
"Kenapa Dia tidak pernah memberitahu aku, tidak memberitahu keluarga kalau dia sakit, apa aku bisa menemui kak Bima??? Aku mohon???" ucap Bella dengan air matanya yang mengalir di pipinya.
"Tapi hukuman mu belum selesai" ucap Satya
"Bella tidak minta di bebaskan, tapi Bella hanya ingin menemui kak Bima walau sebentar saja?" ucap Bella
"Apa orang tua mu tidak mengetahui kmu disini?" ucap Satya
"Mereka tau, tapi mereka tidak peduli, apalagi aku, kk Bima yang anak kandung nya pun mereka tidak peduli" ucap Bella.
"Kamu tau?" tanya Satya
"Iya sekertaris Mami yang bilang, aku sudah tau semuanya, aku pun sudah banyak belajar disini, sekarang hanya kak Bima yang peduli padaku, aku ingin menemani kak Bima" ucap Bella
"Aku tidak bisa berjanji, karena hukuman tetap hukuman" ucap Satya.
"Kak Sandra Bella mohon, Bella sudah mengakui kesalahan Bella, Bella tidak akan melakukan hal bodoh itu lagi, tapi tolong bantu Bella untuk menemui kak Bima" ucap Bella menatap ke arah Sandra.
"Sabar Bella, kita akan mengusahakan, aku akan berbicara lagi dengan Mas satya, aku berharap kamu bisa secepatnya keluar dari sini" ucap Sandra tersenyum lembut.
"Terimakasih kak Sandra.." ucap Bella dengan sendu.
...----------------...
"Sepi sekali rumah memang nya pada kemana?" ucap Arka duduk di sebelah Meira yang sedang mengerjakan tugas kuliahnya.
"Sepi lah.. Bang Satya, Satria dan mba Sandra kan sudah pindah dari sini" ucap Meira.
"Apa mereka jadi Pindah??" ucap Arka terkejut.
"Iya jadi bang" ucap Meira.
"Kenapa harus mereka yang pindah dari sini, kalaupun ada yang keluar harus nya itu aku, bukan mereka" ucap Arka menundukkan kepalanya.
"Sudah lah bang, Mereka mungkin ingin membangun keluarga di istana mereka sendiri, lagi pula kita bisa bertemu mereka kapanpun kan?" ucap Meira.
"Iyaa dek.." ucap Arka sambil tatapan matanya kosong kedepan.
Bersambung.
__ADS_1
*Assalamualikum semuanya.. Happy New year , Ketemu lagi dengan IYTDA, Nia mau minta maaf selama ini IYTDA tidak menemani kalian, karena ada beberapa problem dan kesibukan Nia di Real, Tapi kali ini di awal tahun ini, IYTDA akan menemani kalian lagi... Dengan semangat baru, semoga para penggemar IYTDA kembali semangat menanti, Love dear
Yang penasaran dan ingin bertanya, Kalian Boleh isi pertanyaan atau kritik kalian di kolom komentar, nanti Nia akan membalasnya satu persatu :* :