Istri Yang Tidak Di Anggap

Istri Yang Tidak Di Anggap
Bab 71


__ADS_3

"Bagaimana keadaan mbak Sandra, mbak? " tanya Dewi sedang menggendong baby Satria.


"Dia sudah sadar dan dia baik-baik saja" ucap Raya tersenyum.


"Kalau gitu aku mau menemui mbak Sandra dulu " ucap Dewi hendak menurunkan baby Satria dan menidurkannya di tempat tidur.


"Jangan dulu Dew" ucap Raya.


"Kenapa kak? " tanya Dewi.


"Dia bilang dia mau menyendiri dulu, biarkan dia sendiri dulu Dew" ucap Raya.


"Oh begitu, ya sudah engga apa mbak" ucap Dewi.


"Mbak Sandra pasti sedang sedih. Setelah melahirkan dia malah lebih menderita sekarang dia juga harus berpisah dengan suaminya, bagaimana caranya agar keluarga Bella tidak mengganggu mbak Sandra lagi? Jika aku bisa, aku ingin membantunya" Batin Dewi berkata.


-----------------------------------


"Apakah benar yang di bicarakan Bella? Apa benar dia tidak mencintai ku? Dan apa benar juga kalau dia akan menikah? Itu tidak boleh terjadi, jika dia tidak bersamaku orang lain juga tidak boleh bersamanya!!! " ucap Bima dengan penuh emosi.


--------------------------------

__ADS_1


"Hallo Raya? Ini aku Arka, apa Sandra sekarang sedang bersama mu? " tanya Arka lewat telpon.


"Iya.. Sandra sedang bersama aku, tapi tolong jangan beritahu Satya dulu" jawab Raya dari seberang telpon.


"Baiklah, tapi apa kamu bisa mengirimkan alamat mu sekarang? Aku khawatir pada adik ipar dan keponakan ku? " ucap Arka


"Aku kirim lewat WA " ucap Raya


"Terimakasih Raya" ucap Arka, Arka pun mematikan telponnya.


"Untung saja tadi sempat mendengar pembicaraan Satya dan Andika, jadi aku bisa mencari Sandra lewat Raya.. Sandra ijinkan aku mengejar mu sekali lagi saja" ucap Arka sambil memandangi walpaper handphone nya yang bergambar kan, foto Sandra sedang memegang handphone sambil tersenyum.


------------------------------


Satya masuk kedalam rumah nya, dia membuka pintu dan merebahkan dirinya di sofa.


"Bang Satya bagaimana keadaan Kak Sandra dan keponakan kami? " tanya Nayla dan Meira, menghampiri Satya ke sofa.


"Maafkan kami kak, kemarin kami ikut Umi dan Abi ke Malaysia jadi kami tidak bisa menjenguk kak Sandra, Umi dan Abi pun belum bisa pulang karena terhalang urusan jadi kami pulang duluan" ucap Meira.


"Doakan saja yang terbaik untuk kakak dan keponakan kalian " ucap Satya sendu

__ADS_1


"Memang apa yang terjadi bang? Katakan pada kami? " ucap Meira khawatir.


"Tidak ada, pokonya kalian harus mendoakan kakak dan keponakan kalian di setiap sholat ya.. Sudah kakak mau istirahat dulu" ucap Satya beranjak pergi meninggalkan Meira dan Nayla.


"Maksud dari bang Satya tadi apa ya kak? " tanya Nayla pada Meira.


"Aku tidak tahu, tapi perasaan aku tidak enak de, semoga tidak terjadi hal buruk pada kak Sandra dan bayinya, nanti kalau bang Satya sudah keluar dari kamar kita tanyakan kembali" ucap Meira.


"Amin" ucap Nayla.


Di dalam kamar Satya termenung memandangi foto pernikahan nya.


"Kemana lagi aku harus mencari, kamu dan anak kita sayang.. Di butik, Restauran, rumah mu bahkan rumah Raya, aku tidak bisa menemukan kalian disana, kenapa begitu sulit untuk kita bersama, semoga kamu dan anak kita baik-baik saja disana ya sayang, Mas janji akan segera menemukan kalian, Mas akan membawa kalian pulang dan kita akan berkumpul bersama lagi, Mas merindukan mu " ucap Satya berbicara pada foto pernikahan mereka, sambil matanya mulai berkaca-kaca.


**Bersambung.


Halo guys.. setelah aku baca komen banyak yang tanya aku anak abg atau dewasa, banyak juga yang bilang aku sombong karena engga di balas komentar nya, maaf sayang bukannya aku sombong tapi aku engga sempet balas satu persatu, tapi tenang aja aku selalu baca kok komentar kalian buat masukan untuk aku, oia kalau kalian mau lebih kenal aku, mau tanya-tanya aku, bisa loh ikut nimbrung di GC aku yaa.. Aku On selalu disana kok**.



Salam Manis dari aku. 😘😘

__ADS_1


__ADS_2