Istri Yang Tidak Di Anggap

Istri Yang Tidak Di Anggap
P2 Bab 4


__ADS_3

Dewi bangun lebih awal dari biasanya, pagi ini dia harus pergi ke tempat klien untuk mendiskusikan tentang desain Gaun yang di pesan.


Saat di perjalanan Tiba-tiba Taxi online yang dia tumpangi Mogok dan terpaksa harus menepi terlebih dulu.


"Kenapa pak?" tanya Dewi pada driver taxi online


"Mobil nya mogok sepertinya mbak, saya lihat dulu ya" Driver itu pun turun untuk memeriksa mobilnya.


"Aduh waktunya sudah tidak cukup lagi" ucap Dewi melihat Jam tangannya


"Bagaimana pak?" ucap Dewi turun dari mobil


"Maaf mbak sepertinya harus di bawa ke bengkel" ucap Driver tersebut.


"Yasudah kalau gitu saya cari Taxi lain saja, ini ongkos nya" memberikan selembar uang seratus ribuan.


"Tidak perlu mbak, mbak kan tidak saya antarkan sampai tempat" ucap Driver menolak sopan


"Tidak apa-apa anggap saja rezeki" memaksa memberikannya.


"Terimakasih ya mbak, semoga kebaikan mbak di balas oleh Allah" ucap Driver taxi dengan wajah gembiranya.


"Amin, Terimakasih doanya pak, kalau gitu saya permisi" ucap Dewi dengan senyuman.


"Hati-hati yak mbak" ucap Driver menundukkan kepalanya sopan.


Dewi berjalan menyusuri tempat tersebut, dia hendak memesan kembali taxi online namun handphone nya mati, gara-gara semalam keasikan ngobrol dengan Raya dia jadi lupa mengeCas handphone nya.


"Kenapa tidak ada taxi yang lewat, aku takut telat datang" ucap Dewi. melirik beberapa kali jam tangannya.


Dewi terue berjalan, sampai tiba-tiba ada yang membunyikan klakson dari arah belakang. dan berenti tepat di depan Dewi.


"Kak Andika?" ucap Dewi saat melihat kaca mobil di turunkan.

__ADS_1


"Mau kemana?" tanya Andika dari dalam mobil


"Mau ke tempat klien kak" ucap Dewi.


"Masuk dulu biar aku anter" ucap Andika.


Dewi pun masuk kedalam mobil Andika dan duduk di kursi samping.


"Ko ada disini?" Tanya Andika


"Iya kak, tadi Taxi online yang aku taiki mogok jadi aku nyari Taxi lewat, Soalnya handphone ku lowbat" ucap Dewi.


"Kalau gitu biar aku antar saja" ucap Andika menjalankan kembali mobilnya.


...----------------...


Arka datang ke Restauran, untuk menemui Raya.


"Apa Raya ada?" tanya Arka pada salah satu karyawan disana.


"Ada perlu bilang saja Arka yang mencari" ucap Arka.


"Baik pak, bapak duduk dulu tunggu sebentar ya pak" ucap Karyawan wanita itu


"Baik Terimakasih" ucap Arka.


**


"Permisi Mbak... Ada yang mencari mbak di depan" ucapnya.


"Siapa?" tanya Raya


"Namanya pak Arka" ucap Karyawan tersebut.

__ADS_1


"Nanti saya kedepan, Terimakasih ya.." ucap Raya.


**


"Tumben kak Arka kemari, ada apa ya..?" ucap Raya.


Raya pun berjalan keluar untuk menemui Arka.


"Maaf lama menunggu kak" ucap Raya duduk di seberang Arka.


"Aku juga baru sampai kok" ucap Arka


"Tumben kakak kemari ada apa?" tanya Raya.


"Maaf sebelumnya aku tidak mengabari kamu terlebih dahulu, aku kesini mengkhawatirkan mu" ucap Arka


"Aku ? kenapa kakak mengkhawatirkan aku?" tanya Raya.


"Kata-kata ku kemarin mungkin ada yang menyakitimu aku minta maaf" ucap Arka.


"Tidak apa-apa Kak, aku baik-baik saja kok" ucap Raya


"Ray (menggenggam tangan Raya) Entah kenapa aku selalu memikirkan mu, tapi aku juga tidak mau memberi mu harapan, aku hanya ingin kamu.." ucapan Arka terpotong oleh Raya.


"Apapun keputusan kak Arka aku terima, aku tulus benar-benar mencintai kakak, tapi kalau kakak belum siap aku bisa apa" ucap Raya tersenyum.


"Maafkan aku Ray" ucap Arka


"Tidak perlu ada yang di maafkan ini hanya masalah waktu saja" ucap Raya .


"Terimakasih sudah mau menunggu" ucap Arka.


"Aku akan selalu menunggu jika hasilnya Pasti" ucap Raya.

__ADS_1


Bersambung.


Temen-temen semuanya maaf ya jika beberapa hari kedepan, BEBERAPA NOVEL KU ADA KETERLAMBATAN LAUNCHING, Author sedang ada masalah di dunia nyata, mohon doanya, agar saudaraku kembali dan sehat, Jika ingin tau updet tentang IYTDA DAN NOVEL KU YANG LAIN boleh masuk GC KU ya , SERTAKAN NAMA, UMUR DAN NOVEL APA YANG KALIAN SUKA TERIMAKASIH.


__ADS_2