
Karena rasa kangennya dengan Satria, Arka dan Meira bertamu ke rumah Sandra dan Satya, mereka datang dengan membawa mainan dan baju-baju baru untuk Satria.
Ting tong (Suara bell pintu rumah Sandra)
Sandra yang sedang duduk di ruang tamu, langsung berjalan untuk membukakan pintu, melihat siapa tamu yang datang berkunjung.
(Pintu dibuka)
"Assalamualaikum kak Sandra, Meira kangen" Langsung memeluk Sandra.
"Waalaikumusalam ade kakak juga kangen" membalas pelukan Meira.
"Bang Arka" ucap Sandra menyapa Arka yang ikut datang.
"Kami kesini mau menemui Satria" ucap Arka
"Oia bang, sangat boleh ayo silahkan masuk" ucap Sandra mengajak Arka dan Meira untuk masuk kedalam rumahnya.
"Ayo bang, ade silahkan duduk, anggap saja rumah sendiri, tapi maaf jika rumah nya berantakan" ucap Sandra tersenyum.
"Kakak selalu saja merendah, rumah ini bahkan lebih rapih di bandingkan dengan kamar meira" ucap Meira
"Ade berlebihan, Mau minum apa? Biar Sandra buatkan?" tanya Sandra
"Apa aja kak, yang penting dingin, manis dan berwarna" ucap Meira di iringi dengan candaan
"Bilang saja kau mau sirup dek" ucap Arka
__ADS_1
"Iya itu maksud Meira bang" ucap Meira tertawa.
"Kalau abang mau apa ?" tanya Sandra
"Apa saja, abang akan minum, kalau bisa kopi susu" ucap Arka
"Nah kan abang juga jadi ikut-ikutan" ucap Meira
"Iya maaf abang jadi ketularan kamu" ucap Arka dan mereka pun tertawa bersama.
"Kalau gitu tunggu sebentar biar Sandra buatkan" ucap Sandra berjalan ke arah dapur.
...----------------...
Satya lagi-lagi menemui Andika sedang melamun di ruangannya. Karena beberapa kali Satya memberikan salam tidak ada jawaban dari Andika.
"Hey.. Jam segini udah ngelamun aja" ucap Satya sambil menepuk pundak Andika.
"Apaan pake embel-embel bos biasanya lu gue" ucap Satya
"Tapi ini kan di kantor bos" ucap Andika
"Yaudah terserah lu aja, tapi gue serius mau tanya?" ucap Satya
"Tanya apa?" ucap Andika
"Lu kenapa semakin hari semakin melamun padahal ini kan mendekati hari pernikahan lu" ucap Satya.
__ADS_1
"Tidak apa-apa bos, mungkin gue, gugup ya.. Karena mendekati hari pernikahan" ucap Andika
"Yakin gak ada yang ditutup-tutupi?" tanya Satya
"Tidak ada Bos memang sedang gugup saja" ucap Andika
"Jika ada masalah lu bisa cerita sama gue, disini memang lo asisten gue, tapi hubungan kita jauh lebih dekat dari adek kaka, jangan terlalu selalu masalah lo sendiri Andika" ucap Satya.
"Yang penting orang yang gue sayangi bahagia, gue juga akan merasakan itu" ucap Andika.
"Tapi lo juga perlu kebahagiaan lo sendiri, jangan terlalu memikirkan kebahagiaan orang lain" ucap Satya.
"Gue ngerti bos, lu jangan khawatir, kita akan bahagia secepatnya" ucap Andika tersenyum
"Sok bijak kau" ucap Satya membawa nya kembali bercanda.
"Gue emang bijak dari dulu" ucap Andika dan mereka pun tertawa bersama.
...----------------...
Sandra datang dengan membawakan minuman dan camilan untuk Arka dan Meira.
"Maaf ya disini tidak ada apa-apa, harusnya kalian telpon Sandra dulu, agar Sandra menyiapkan makanan" ucap Sandra sambil menaruh nampan yang berisi minuman dan camilan tersebut.
"Tidak apa-apa kak, kami kesini karena kangen pada baby Satria kok" ucap Meira
"Iya benar, kamu tidak perlu repot-repot kita kan bukan tamu juga" ucap Arka.
__ADS_1
"Yasudah kalau begitu, ayo diminum dulu" ucap Sandra.
Bersambung.