Istri Yang Tidak Di Anggap

Istri Yang Tidak Di Anggap
Bab 70


__ADS_3

Sandra membuka matanya perlahan, dia meringis merasakan sakit di kepalanya.


"Awss.. Aku dimana?? " ucap Sandra melihat sekeliling ruangan yang tidak dia ketahui.


"Perutku? Perutku kenapa mengecil, sakit sekali rasanya.. Dimana anakku" ucap Sandra panik dia berusaha bangun dan turun dari ranjangnya.


"Awsss.. Sakit sekali" ucap Sandra memegang bagian bawah perutnya, Sandra tentunya belum tahu kalau dia habis menjalankan operasi secar.


"Tolong... Mas.. Mas satya kamu dimana? Anak kita dimana Mas? " teriak Sandra.


Karena mendengar teriakan Sandra, Raya pun langsung berlari dan membuka pintu kamar Sandra.


"Sandra... Kamu sudah sadar? " ucap Raya berlari memeluk Sandra.


"Raya..?? Ini dimana? " tanya Sandra pada Raya.


"Kita lagi di Apartemen" Jawab Raya.

__ADS_1


"Apa?? Apartemen?? Kenapa kita disini Raya?? Mas Satya kemana?? Ah iya anakku, anakku kemana? Dia tidak apa-apa kan" ucap Sandra panik.


"Sabar Sandra. Anak lo baik-baik saja, dia ada di kamar sebelah lagi tidur, dia sudah selamat dan sehat, lo jangan banyak gerak dulu, lo 2 hari yang lalu baru saja habis menjalankan operasi secar" ucap Raya, membantu Sandra untuk duduk bersandar.


"Tapi kenapa kamu bawa aku kesini? Lalu suami ku dimana? Kenapa dia tidak ada disini? " tanya Sandra.


"Sand maafin gue, gue bawa lo dan anak lo pergi diam-diam, tapi gue lakuin ini demi kebaikan lo, gue engga mau lo dan anak lo berada di dalam masalah, gue engga mau kalian celaka" ucap Raya memegang tangan Sandra.


"Apa?? Jadi mas Satya tidak tahu aku dan anak kami berada disini? Kenapa kamu bawa aku pergi Raya? Katakan apa sebenarnya yang terjadi saat aku tidak sadar kemarin? " tanya Sandra.


Raya pun menceritakan kronologi kejadian dengan sedetail mungkin, agar Sandra tidak salah paham dan mengerti tentang keadaannya.


"Maaf kan aku Sandra, kali ini aku belum bisa membawa mu menemui Satya, biarkan dia belajar arti dari kehilangan, agara nanti nya dia tidak lengah untuk menjaga lo dan anak lo, Dan bagaimanapun kondisi diluar belom aman buat lo dan anak lo, keluarga Bella pasti akan balas dendam, dan gue engga mau kalian sampai kenapa-kenapa, jadi gue mohon kalian tetap disini setidaknya sampai masalah nya selesai. " ucap Raya mengusap-usap tangan Sandra.


"Baiklah, aku mengerti Raya, kalau begitu tinggalkan aku sendiri, aku sedang ingin menyendiri dulu. " ucap Sandra tersenyum sendu. Namun matanya memandang keluar jendela.


"Baiklah jika lo perlu sesuatu, lo tinggal panggil gue aja, gue permisi" ucap Raya pergi meninggalkan Sandra yang masih menghadap kearah jendela.

__ADS_1


"Maafkan gue Sandra, gue lakuin ini demi kebaikan lo dan anak lo, gue juga mau tau seberapa kerasa Satya mencari kalian" batin Raya sambil memandangi Sandra sebelum, Benar-benar menutup pintu kamar Sandra.


"Mas.. Maafkan aku diluar sana kamu pasti sedang mencari aku dan anak kita, tapi apa yang di katakan Raya benar, jadikan ini pembelajaran agar kita semakin tau arti dari kehilangan agar kita bisa menjaga satu sama lain, menjaga hubungan kita, rumah tangga kita dan paling penting menjaga anak kita, aku mencintaimu Mas" ucap Sandra meneteskan air matanya.


---------------------------


"Andika ke rumah sakit segera, aku menunggu kamu di loby rumah sakit" ucap Satya memutus kan panggilannya.


Setelah menunggu beberapa belas menit, Andika tiba di loby rumah sakit dan langsung berlari menghampiri Satya dan kedua pengawalnya.


"Iya Tuan ada apa? " tanya Andika


"Aku yakin Raya yang membawa anak dan istriku, kamu harus segera melacak keberadaan Raya atau Dewi, cari Hacker terbaik, saya akan membayar berapapun biayanya. " ucap Satya. Sambil berjalan menuju parkiran mobilnya.


"Baik Tuan" ucap Andika menunduk dan meninggalkan Satya.


"Sabarlah sayang, sebentar lagi aku akan menemukan mu dan anak kita, aku akan menjaga kalian walaupun dengan nyawa taruhannya" ucap Satya pelan.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2