
"Lo ngomong apa sih Bim" ucap Satya kesal, Satya hendak turun dari podium namun tiba-tiba Bella menahan tangan Satya.
"Hallo, selamat malam semuanya.. Sebelum nya saya mau mengenalkan diri saya sendiri, Saya Bella adik dari bang Bima, sebenarnya kami membuat acara ini selain untuk menyambut kedatangan kakak Saya juga ada satu hal penting yang mau saya umumkan pada kalian semua" ucap Bella
"Lepasin Bel, abang mau turun" ucap Satya
"Tunggu sebentar dulu bang" ucap Bella masih terus memegang tangan Satya.
"Ini bang Satya.. Sebentar lagi kita akan bertunangan dan menikah!! " ucap Bella.
Terlihat raut wajah kesedihan dari Sandra yang sedang berada di sudut ruangan cafe tersebut.
__ADS_1
"Kamu ngomong apa sih Bel" menepis tangan Bella dan beranjak pergi
"Bang Satya jangan tidak mengakui gitu dong, abang kan pernah bilang kalau akan menikahi aku, aku tau abang sudah memiliki istri, tapi kan itu hanya status saja, setelah istri abang melahirkan, aku mau ko menggantikannya. " ucap Bella tersenyum pada Satya.
Satya menghentikan langkahnya, setelah dia sadari, kalau dia ternyata sedang di jebak oleh Bella dan Bima, tamu-tamu besar yang tadi berbincang dengannya sudah lebih dulu meninggalkan ruangan tersebut sekarang yang tersisa para tamu yang ada di sana adalah tidak lain Orang sewaan dari Bella dan Bima, mereka sengaja untuk menipu Satya. Agar bisa masuk kedalam rencana mereka.
"Kalian sedang menjebak aku? " ucap Satya menahan amarah nya.
"Sudah lah bang, selain pengusaha muda yang sukses abang memang sangat jago dalam berakting. Iya aku mengerti di sana ada istri abang kan? " ucap Bella
"Abang tenang aja, aku disini akan selalu menunggu abang, aku akan menunggu sampai anak abang lahir dan abang meninggalkan perempuan itu. " ucap Bella dengan senyum licik nya.
__ADS_1
"Stop Bella!! Kamu beruntung saya sudah menganggap kamu sebagai adik saya, jadi saya tidak harus menampar kamu di depan banyak orang, asal kamu tau, aku sama sekali tidak mencintai kamu!! Aku hanya mencintai istriku dan aku tidak akan meninggalkan nya!! " ucap Satya, terlihat Mata Sandra yang mulai berkaca-kaca.. Satya beranjak pergi untuk menghampiri Sandra.
"Lalu.. Apa artinya surat perjanjian perceraian ini?? Aku tidak sengaja menemukannya di laci meja kerja abang, ini memang hanya fotokopian tapi disini ada tanda tangan kalian kan?? Bahkan sebegitu tidak penting nya istri kamu sampai surat ini pun kamu tidak pedulikan, kalian hanya menikah di atas kontrak, jadi abang tidak perlu menutupi nya lagi dari kita!! " ucap Bella memamerkan kertas yang di pegang nya.
Deg..!! Tiba-tiba saja hati Sandra menjadi sakit, bukan karena malu dilihat dan di ketahui banyak orang, tapi karena rasa kecewanya saat mengetahui kalau suaminya masih memegang surat perjanjian perceraian itu.
Sandra langsung bangkit dari duduk nya dan menyelinap diam-diam berlari keluar caffe, saat semua mata masih tertuju kepada Bella dan surat itu.
"Kenapa aku mengabaikan surat itu!! Itu karena aku sudah tidak memperdulikan lagi surat itu!! Mungkin dulu iya tapi sekarang sekarang semuanya sudah berubah, sedetik pun aku bahkan tidak mau meninggalkan Sandra, surat itu mau kamu anggap penting pun terserah tapi bagi aku itu sampah!! " ucap Satya dengan nada sinis.
Satya berbalik Arah, untuk mencari keberadaan Sandra namun dia tidak menemukannya.
__ADS_1
"Kali ini kalian yang memulainya. Dengan senang hati saya akan menyambut permainan yang kalian buat, buat lo Bim gue ucapin salut!! Jangan salahin gue kalau gue tidak akan sungkan lagi!! " ucap Satya dan berlari meninggalkan Bima dan Bella dari atas podium yang sedang berdiri mematung. Mendengar ucapan dari Satya, yang terlihat serius dan tidak main-main.
Bersambung...