Istri Yang Tidak Di Anggap

Istri Yang Tidak Di Anggap
Bab 26


__ADS_3

Malam hari semua orang sudah siap dengan pakaian yang indah, termasuk Sandra dia memakai baju syar'i berwarna hitam, dengan kerudung panjang yang berwarna hitam juga, tidak lupa dia memakai cadar, karena ini permintaan Satya tadi sore dia menyuruh Sandra sebisa mungkin menutupi mukanya.


#flashback.


Sandra sedang berada di dalam kamar mandi, tiba-tiba ada yang mengetuk pintu dengan keras.


"Tok.. Tok.. Tok.. Sandra?? " ucap Satya mengetuk pintu kamar mandi.


"Sandra saya mau bicara, saya tunggu kamu di luar. " ucap Satya.


"Ada apa dengan dia, tapi bagaimana aku bisa keluar aku lupa membawa kerudung dan baju " gumam Sandra.


Karena Sandra tidak kunjung keluar Satya pun mengetuk pintu nya kembali.


"Sandra.. Cepat keluar saya mau bicara.. Saya tidak punya banyak waktu?? " ucap Satya.


"Emm maaf, tapi Saya tidak bawa baju dan kerudung, kamu bisa bicara saja tidak? " ucap Sandra dari dalam kamar mandi


"Tidak bisa saya mau bicara langsung! " ucap Satya


"Kalau begitu bisakah kamu keluar dulu?? " ucap Sandra.


"Baiklah, saya tunggu kamu di ruang tidur saya cepat!! " ucap Satya meninggalkan kamar Mandi dan masuk ke dalam ruang tidur nya.


Sandra pun keluar dengan hati-hati, menyelinap ke ruang baju nya. Namun saat Sandra menyelinap tetap saja masih terlihat oleh Satya karena ruang baju ada di sebelah ruang tidur Satya.


"Rambut nya panjang sekali, kulit nya juga bersih dan ternyata tubuh nya memang bagus, Cantik " ucap Satya kagum melihat rupa Sandra yang tidak berhijab, hanya memakai handuk kimono saja.


"Sadar Satya.. Kamu tidak boleh tergoda" ucap Satya.


Setelah selesai memakai gamis dan hijab nya, Sandra pun menghampiri Satya.


"Ada apa? " ucap Sandra


"Nanti malam apa kamu akan pergi ke pesta? " tanya Satya


"Iya, Umi dan Abi yang mengajak, sebenarnya saya sudah menolak tapi mereka memaksa dan saya tidak mau melawan" ucap Sandra


"Kalau begitu kamu boleh pergi, tapi nanti Abi dan Umi akan mengenalkan kamu kepada klien-klien mereka, walaupun saya sudah mengetatkan keamanan di sana, tapi pasti tetap ada Media, saya harap kamu bisa menutupi wajah kamu, agar mereka tidak mengenalimu, karena saya takut mereka akan mencari tahu dan merusak reputasi Abi dan Umi, saya harap kamu mengerti. " ucap Satya.


"Iya saya mengerti, kamu tidak perlu Khawatir, karena pernikahan kita juga di atas kertas, lebih baik mereka tidak mengetahui sosok Istri dari pemimpin perusahan Wijaya " ucap Sandra tegas.


"Bagus kalau kamu paham" ucap Satya

__ADS_1


"Kalau begitu saya permisi " ucap Sandra. Pergi keluar dari ruang tidur Satya.


"Kenapa perasaan saya sakit ya saat dia bilang seperti itu? Apa dia juga merasakan hal yang sama??... Sebenarnya saya cuma ingin melindungi nama baik nya, kalau semua orang tau tentang dia, mereka pasti akan mencari tahu kebenarannya dan saya tidak mau kamu mendapat hinaan dari mereka..


Tapi saya juga tidak mau memberi harapan pada Sandra karena hati saya masih belum tetap, maafkan saya Sandra" Batin Satya sambil menatap punggung Sandra.


#flashback end.


"Wah kak Sandra cantik sekali, walaupun wajah nya di tutupi Cadar tapi tidak bisa menghalangi keanggunan kak Sandra" ucap Nayla. Melihat Sandra keluar dari kamar nya


"Itu karena ka Sandra mempunyai postur tubuh yang tinggi, walaupun badannya tertutup tetap Saja membuat orang terpana, seperti model-model hijab " ucap Meira menatap Sandra yang sedang berjalan menghampiri nya.


"Sangat Cantik" gumam Arka.


"Apa bang?? " ucap Nayla yang tidak terlalu mendengar gumaman Arka.


"Ah tidak, ini sudah jam berapa ya? " ucap Arka gugup.


"Baru jam 8 " ucap Meira.


"Bang Arka kenapa gugup gitu yaa?? " batin Nayla.


"Wah.. Anak umi yang satu ini Cantik sekali, kenapa kamu memakai cadar?? Padahal umi dan abi akan mengenalkan kamu pada semua orang disana?? " ucap Umi.


"Mungkin Sandra tidak nyaman dilihat banyak orang Umi" ucap Arka.


"Baiklah senyaman nya kamu saja nak" ucap Umi menggandeng tangan Sandra.


"Kak Sandra mau pake apapun tetap saja Cantik" ucap Meira.


"Huft.. Untunglah bang Arka bantu jawab, sebenarnya ini permintaan dari Satya Umi, mungkin dia malu memiliki istri seperti Sandra, atau mungkin dia tidak mau meninggalkan jejak Sandra sedikit pun di hidup nya, karena cepat atau lambat kita akan berpisah" batin Sandra.


"Kalau begitu kita berangkat sekarang aja yaa" ucap Abi.


-------------


Satya Terlebih dahulu sudah datang di pesta, karena dia harus menyambut beberapa tamu yang datang.


"Bagaimana apa semuanya sudah beres? " ucap Satya.


"Sudah Tuan, semua seperti yang Tuan minta" ucap Andika.


"Bagus, nanti kamu terus awasi Sandra, jangan sampai ada orang yang mengganggunya, apalagi nanti setelah Abi mengenalkannya, saya tidak mau ada lelaki yang mendekatinya. " ucap Satya.

__ADS_1


"Laki-laki?? " ucap Andika


"Maksud saya semua mendekatinya, sudahlah pokoknya kamu atur saja" ucap Satya meninggalkan Andika.


"Padahal bilang saja kalau Tuan cemburu" gumam Andika.


--------


Sandra dan keluarga Satya sudah datang di acara pesta, sebelumnya Sandra mendapat telpon dari Raya, kalau dia tidak bisa ikut hadir karena masih mengurus restauran yang berada di luar kota, sebenarnya Sandra sangat merindukan Raya, namun bagaimanapun juga Restauran masih membutuhkan Raya.


Mereka masuk kedalam gedung, tempat acara itu berlangsung, benar saja banyak media yang meliput mereka.


"Tidak apa-apa Sandra mereka tidak akan berani membicarakan apapun tentang kamu, saya akan membantu mengurusnya untuk kamu" ucap Arka. Yang mengerti kekhawatiran Sandra


"Terimakasih bang" ucap Sandra.


Mereka sudah masuk kedalam, Abi sudah berada di atas podium ditemani oleh Satya untuk menyambut, semua tamu yang hadir.


Dari atas podium Satya melihat Sandra yang berdiri di samping Arka, membuat hatinya sedikit tidak enak, dia terus menatap Arka dan Sandra.


"Kenapa dia lihat ke arah sini terus, padahal aku kan sudah menutupi muka ku" batin Sandra.


"Bang Arka tumben mau dekat dengan perempuan selain umi dan Ade-ade, walaupun Sandra ade iparnya tapi tetap saja tidak ada hubungan darah" batin Satya.


Di tengah-tengah pembicaraan, Abi pun memanggil Sandra untuk naik ke atas podium, karena Abi akan mengenalkan Sandra.


"Sebelumnya dalam acara sepesial ini, saya juga akan mengumumkan kabar bahagia, Sandra sini nak?? " ucap Abi.


"Nah ini adalah Sandra, menantu saya, istri dari Satya Wijaya " ucap Abi.


Dan semua orang bertepuk tangan.. Namun ada juga yang tidak percaya kalau Satya sudah menikah, dan banyak juga yang membicarakan miring tentang mereka.


"Hadirin semua pasti bertanya kenapa mereka tidak melangsungkan resepsi Dan terkesan sangat mendadak, sebenarnya Sandra dan Satya sudah kenal lama, karena mereka saling cocok dan tidak mau berpacaran mereka pun memutuskan untuk menikah, namun karena kesibukan masing-masing mereka juga belum melangsungkan resepsi. Tapi saya pastikan kalau Saya akan menggelar resepsi untuk Satya dan Sandra mungkin saat 7bulanan kandungan menantu saya, atau setelah lahiran, karena Alhamdulilah Satya dan Sandra langsung di percayai di titipkan momongan dengan cepat. " ucap Abi.


"Wah selamat yaa.. Satyaa.. " ucap penonton A


"Yaah.. Pangeran gue udah ada yang punya?? " ucap penonton B


"Mendadak sekali pernikahannya, tiba-tiba sudah hamil" ucap penonton C


Di dalam pesta itu banyak sekali yang mengucapkan selamat, banyak juga perempuan yang patah hati karena pernikahan Satya idola semua wanita, dan banyak juga yang membicarakan buruk karena kesirikkan mereka atas kesuksesan Satya di usia muda.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2